Berita

Izagakhmaev Kunci Nakashima Dalam Debut Eksplosif Di ONE

Saygid Izagakhmaev jelas membuktikan ‘hype’ itu dalam debut mengesankan di ONE Championship.

Grappler Dagestan ini membuat seluruh divisi lightweight waspada dengan mencetak submission atas mantan penantang gelar Juara Dunia ONE James Nakashima dalam laga bela diri campuran mereka di ONE: HEAVY HITTERS pada Jumat, 14 Januari.

Anak didik legenda MMA Khabib Nurmagomedov yang masih berusia 27 tahun ini mengamankan head and arm triangle choke pada menit 2:17 ronde kedua, yang menggemparkan para penggemar di Singapore Indoor Stadium.

Namun, itu bukanlah sebuah kemenangan mudah, karena Nakashima membawa laga ini menjadi kontes striking virtual selama mayoritas ronde pertama. Atlet asal Amerika Serikat itu bergerak maju, mengarahkan kombinasi jab-hook sembari melontarkan tendangan rendah saat Izagakhmaev berusaha membalas.

Nakashima terus menekan sampai pertengahan ronde, dimana ia mendaratkan beberapa serangan tegas yang termasuk sebuah pukulan overhand kiri keras.

Pria Rusia itu membalas dengan tendangan ke arah kepala dan jab yang solid sebelum ia merunduk di bawah pukulan kiri Nakashima dan mendaratkan double-leg takedown dengan hanya satu menit tersisa.

Izagakhmaev memanfaatkan waktu itu dengan baik saat dirinya mampu menyarangkan pukulan pendek dari posisi atas (top position), tetapi ia harus kehilangan kesempatan menyarangkan kuncian leher saat bel berbunyi.

James Nakashima battles Saygid Izagakhmaev

Namun, bintang Academy MMA itu nampak sama kuatnya pada stanza kedua. Dengan Nakashima yang sekali lagi merangsek maju, Izagakhmaev menempatkan sebuah double-leg takedown dan meraih punggung lawannya dengan keyakinan tinggi.

Bahkan pengalaman Nakashima dalam kancah gulat universitas di AS mampu menyelamatkannya saat bintang Dagestan itu membantingnya ke atas kanvas, mengamankan kakinya di pinggul dan masuk ke posisi full mount. 

Dari posisi tersebut, Izagakhmaev memilih serangannya dengan tiga pukulan solid yang mendarat sebelum beralih ke tubuh dan menyarangkan siku kerasnya. Penyelesaian itu tiba saat ia melingkarkan lengannya di leher Nakashima dan beralih ke side control untuk mengeksekusi kuncian leher itu dengan sempurna.

Nakashima tak memiliki pilihan selain tap-out, dan Izagakhmaev membawa catatan rekor dalam karier MMA-nya menjadi 20-2 dan meraih kemenangan submission ke-13.

Setelah laga, Izagakhmaev tak membuang waktu untuk meminta sebuah laga lainnya sembari dengan santai menantang mantan Juara Dunia ONE Lightweight Shinya “Tobikan Judan” Aoki dan legenda MMA Eddie “The Underground King” Alvarez.

Baca juga: Supergirl Bertahan, Rebut Kemenangan Atas Vandaryeva

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.