Berita

Prediksi Bintang ONE Tentang Laga Sam-A Gaiyanghadao Vs. Josh Tonna

ONE Championship siap menggelar malam penuh aksi luar biasa berikutnya.

Hari Jumat, 9 Oktober ini, organisasi bela diri terbesar di dunia ini akan membawa ONE: REIGN OF DYNASTIES ke Singapura, dimana kartu pertandingan ini sarat dengan berbagai laga bela diri campuran yang luar biasa.

Sementara itu, laga utama malam itu akan menampilkan perebutan gelar Juara Dunia ONE Strawweight Muay Thai yang ditunggu oleh para penggemar selama beberapa waktu.

Dalam laga itu, Juara Dunia dua disiplin ONE Sam-A Gaiyanghadao akan ingin melanjutkan kejayaannya di puncak divisi strawweight, sementara kuda hitam asal Australia, Josh “Timebomb” Tonna, yakin bahwa ia memiliki kemampuan untuk merebut sabuk tersebut.

Sebelum kedua striker luar biasa ini berlaga Jumat malam nanti, mari kita simak beberapa prediksi dan pemikiran dari para bintang ONE lainnya.

Rudy “The Golden Boy” Agustian

Indonesian mixed martial artist Rudy Agustian

“Sam-A jelas memiliki keunggulan dalam hal kemampuan dan pengalaman. Lagipula, Sam-A adalah seorang petarung legendaris yang telah memenangkan berbagai gelar Juara Dunia Lumpinee Stadium di Thailand.”

“Sejak bergabung bersama ONE Championship, Sam-A mampu membuktikan dirinya dengan menjadi Juara Dunia dua disiplin ONE. Ia berada di atas kompetitornya, dan saya melihat dirinya akan menang melalui KO.”

“Sejujurnya, dalam hal kemampuan, mereka sangat berbeda. Saya telah menonton beberapa laga Tonna, termasuk saat ia menghadapi Petchdam [Petchyindee Academy]. Walau Tonna menunjukkan seberapa berbahaya dirinya, ia akhirnya terkalahkan. Dan kaliber Sam-A itu jauh di atas banyak petarung Thailand lainnya.”

Abro “The Black Komodo” Fernandes

Indonesian mixed martial artist Abro Fernandes wears the winner's medal

“Mereka berada di usia 30an, maka mereka memiliki pengalaman. Mereka mengetahui permainan itu, namun jika kita melihat sejarah pertandingan mereka, Sam-A berada jauh di atas Tonna – dan ini adalah sebuah laga Muay Thai, dimana Sam-A menjadi seorang legenda.

“Sam-A tak hanya berbahaya di dalam clinch, namun tendangannya juga sangat kuat. Di sisi lain, Tonna memiliki pukulan dan tendangan yang kuat, maka Sam-A harus menghindari semua itu. Tonna juga memiliki kekuatan pencetak KO, maka ia akan mencari cara untuk melepaskan itu.”

“Tonna lebih tangkas dan memiliki semangat juang yang bagus. Gayanya itu sangat luar biasa untuk dilihat, serta sejak ia turun divisi, saya kira ia tampil jauh lebih baik.”

“Sebagai tambahan, saya melihat bahwa Tonna memiliki stamina yang lebih bagus, namun secara keseluruhan, saya kira Sam-A mungkin akan mampu mempertahankan gelarnya.”

Elliot “The Dragon” Compton

Australian Muay Thai Fighter Elliot Compton throws an uppercut at Matthew Semper's face

“Saya kira laga Josh dan Sam-A akan menjadi laga yang terkeras! Sam-A adalah seorang legenda hidup, namun Josh adalah pria yang memiliki misi.”

“Josh memiliki semangat ‘kuda hitam’ dan beberapa taktik eksplosif. Jika Josh ingin sukses, ia harus memulai dengan keras, menjadi tak dapat ditebak, serta tidak memberi Sam-A waktu untuk menggunakan pengalamannya atas dirinya.”

“Sam-A mungkin memiliki beberapa serangan balik dan IQ pertandingan terbaik di antara jajaran atlet ONE secara keseluruhan, dimana ia akan menggunakan seluruh aspek itu.”

“Saya kira Josh memiliki beberapa trik di tangannya dan akan menangkap sang juara dengan rangkaian serangan yang berbeda dari yang pernah dilihatnya dari lawan-lawan sebelumnya. Saya kira laga ini akan berakhir pada siapa yang lebih menginginkan [kemenangan], dan anda tak boleh meremehkan seorang ‘kuda hitam’ yang ingin membuktikan sesuatu.”



Arjan “Singh” Bhullar

Indian mixed martial artist Arjan Bhullar enters the arena for his debut

“Saya suka melihat kedua petarung, dimana saya terutama sangat senang melihat pertumbuhan yang telah dicapai Josh baru-baru ini untuk mencapai tingkatan dirinya saat ini. Ini adalah sebuah kesempatan yang hebat bagi Josh.”

“Dengan itu, saya kira Sam-A akan mempertahankan sabuknya. Ia sangat licin dari kuda-kuda southpaw miliknya, dan penempatan waktunya itu sempurna.”

Lito “Thunder Kid” Adiwang

Team Lakay's Lito Adiwang celebrates his victory over Pongsiri Mitsatit

“Melihat beberapa laga Tonna sebelumnya, ia memiliki [gaya] menekan maju yang agresif, dan satu hal yang saya sukai tentang dirinya adalah bahwa ia menggunakan tinjunya dengan baik dan memiliki kombinasi solid yang dapat memberi permasalahan bagi sang juara karena itu adalah salah satu kelemahan dari Sam-A.”

“Dalam laga-laga Sam-A sebelumnya, saya melihat dirinya berjuang keras [saat] berhadapan dengan pemukul yang bagus, maka itu adalah salah satu kunci bagi Tonna dalam laga ini. Ia akan harus menekan Sam-A dan menyambungkan beberapa pukulan kuat, terutama dengan sarung tangan 4 ons itu.”

“Ia tak boleh membiarkan Sam-A mendikte laga. [Sam-A] adalah seorang Juara Dunia karena sebuah alasan, dan ia sangat baik menggunakan serangan baliknya. Ini adalah divisi dimana Sam-A benar-benar bersinar. Ia lebih kuat dalam divisi ini dan itulah mengapa saya akan mengunggulkan Sam-A dalam laga ini.”

“Saya melihat mereka akan berlaga sampai akhir, dengan Sam-A mempertahankan sabuknya melalui kemenangan mutlak.”

Taiki “Silent Sniper” Naito

Japanese Muay Thai fighter Taiki Naito kicks Rui Botelho

“Saya kira Josh Tonna akan menang. Sam-A berlaga dengan indah, namun saya melihat bahwa Josh Tonna sangat menjanjikan dengan kombinasi agresif dengan serangan lutut yang kejam.”

Baca juga: Bintang ONE Prediksi Laga Reece McLaren Vs. Aleksi Toivonen