Muay Thai

Pratinjau Adrian Mattheis Tentang Laga Sengit Saemapetch Vs. Rodlek

14 Agu 2020

Laga Muay Thai utama antara dua rival lama Saemapetch Fairtex dan Rodlek PK.Saenchai Muaythaigym di Bangkok, Thailand, diprediksi akan berjalan alot.

Dalam ajang ONE: NO SURRENDER II pada Jumat, 14 Agustus, publik akan mengetahui siapa yang lebih unggul dalam salah satu laga semifinal Turnamen ONE Bantamweight Muay Thai tersebut.

Laga utama itu juga turut mencuri perhatian Juara Turnamen ONE Strawweight Indonesia, Adrian “Papua Badboy” Mattheis, yang juga sempat menimba ilmu Muay Thai di Thailand.  Tak kalah dengan laga sebelumnya, pertemuan antara Saemapetch melawan Rodlek juga dipastikan berjalan sengit.

Secara pribadi, “Papua Badboy” memang pernah melihat keduanya bertanding secara langsung. Atlet kelahiran Halmahera, Maluku Utara, yang besar di Sorong, Papua Barat, ini menilai kekuatan keduanya cukup setara.

“Saemapetch cepat, dan juga punya teknik elbow bagus,” buka Adrian.

“Kemarin dia sempat bertemu dengan [Nong-O [Gaiyanghadao]. Ini laga semifinal untuk lawan Nong-O lagi, toh.”

Sebelumnya, Saemapetch pernah menjajal kehebatan Nong-O dalam perebutan gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai. Dalam ajang ONE: EDGE OF GREATNESS pada November 2019 silam, Nong-O meraih kemenangan KO pada menit 1:46 ronde keempat.



Menghadapi Rodlek, Saemapetch harus merasakan kekalahan saat bertemu pertama kali. Namun ia berhasil mengejar kekalahan lewat kemenangan tahun 2014 silam. Rodlek kembali menunjukkan supremasinya dan kembali unggul 2-1 dalam pertemuan ketiga.

“Rodlek sudah punya pengalaman. Yang Adrian lihat Rodlek ini juga kuat. Kalau untuk saya Rodlek juga bagus sekali, jam terbang sudah tinggi juga. Paling kaya akan pengalaman Rodlek ini,” ujar atlet berumur 27 tahun itu.

“Kalau Adrian prediksi sih kemenangan buat Rodlek kayaknya.”

Adrian menambahkan bahwa Rodlek juga memiliki gaya bertanding yang mirip dengan Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai, Rodtang “The Iron Man” Jitmuangnon, yang mampu mempertahankan gelarnya dalam ajang ONE: NO SURRENDER akhir bulan lalu.

“Saya pernah lihat Rodlek tanding. Itu dia punya skill sama dengan Rodtang. Semakin dipukul dia semakin mau maju. Mereka sama-sama kalau Adrian bilang, sama-sama batu,” ujar Adrian.

Baik Saemapetch atau Rodlek tengah mempertaruhkan mimpi besar dalam laga ini. Saemapetch tentu ingin melakukan revans dan mendapat kembali kesempatan untuk menghadapi Nong-O, sementara Rodlek ingin meneruskan tren positifnya setelah meraih tiga kemenangan beruntun sejak debutnya di ONE Super Series.

Bagi Adrian, pertandingan antar keduanya akan berjalan alot selama tiga ronde. Sang pemenang, menurutnya, akan ditentukan lewat keputusan juri.

“Kayaknya karena sama-sama kuat, mungkin menang angka untuk Rodlek.”

Baca juga: Daya Ledak ‘Dynamite’ Yang Akan Mengiringi Petualangan Eko Roni