Fitur

Daya Ledak ‘Dynamite’ Yang Akan Mengiringi Petualangan Eko Roni

Setelah lama mencari, Eko Roni Saputra telah menemukan nama yang cocok untuk menemani petualangannya di atas Circle ONE Championship.

Eko “Dynamite” Saputra kini akan menjadi nama pangung bagi pria kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur, tersebut.

“Nama itu pemberian dari coach Yar [Siyar Bahadurzada]. Karena ada banyak pertanyaan apa nama panggung saat bertarung, saya hubungi coach Yar untuk dapat masukan,” ungkap Eko Roni.

“Saya enggak mau sembarangan, karena nama membawa doa juga. Coach Yar sudah beberapa puluh tahun di dunia seni bela diri campuran, jadi saya percaya beliau.”

Pertanyaan tentang julukan Eko Roni muncul dari para fan dan orang-orang sekitarnya seiring dengan keberhasilannya mengawali karier menjanjikan dalam dunia seni bela diri campuran.

Sejak terjun dalam debut pada awal 2019 lalu, juara gulat nasional ini telah membukukan dua kemenangan cepat pada ronde pertama, meski sempat mengalami hambatan dalam laga perdananya.



Bagi Eko Roni, Siyar Bahadurzada tentu merupakan orang yang tepat untuk dimintai pendapat. Bagaimanapun, pelatih ternama kelahiran Afghanistan ini telah makan asam garam dalam dunia olahraga kombat.

Pelatih utama Evolve MMA tempat Eko Roni beranung tersebut telah menggeluti dunia seni bela diri selama lebih dari 18 tahun dengan pengalaman bertanding di berbagai belahan dunia. Ia pun dikenal sebagai sosok dekat bagi atlet Indonesia yang telah menetap di Singapura sejak akhir 2018 lalu itu.

“Saya tanya coach Yar, apa nama yang pantas buat saya. Saya nunggu cukup lama sebelum dapat julukan tersebut. Dia melihat dari karakter saya saat latihan dan akhirnya munculah nama itu. Dia bilang ledakan cocok untuk menggambarkan saya,” jelas pria berusia 29 tahun tersebut.

Bukan tanpa alasan Eko Roni mendapat julukan tersebut. Bagi sang juru taktik, Eko Roni dianggap mampu tampil total dalam mengenyam menu latihan dan menampilkan semangat tinggi saat berada di gym.

“Coach Yar menilai dari segi latihan saya. Saya dilihat selalu semangat,” ungkap Eko Roni.

Sebelum memantapkan hati dengan julukan tersebut, Eko Roni sempat mencoba mencari beberapa opsi, termasuk julukan yang terinspirasi dari nama hewan.

Ia pun mengaku sempat terpikirkan untuk menggunakan salah satu nama hewan buas yang juga dikenal sebagai raja hutan. Namun, nama “Tiger” telah lebih dulu tersemat pada rekan satu tim di Evolve – Ritu “The Indian Tigress” Phogat

Dengan momentum dua kemenangan beruntun, serta peningkatan kemampuan selama hampir dua tahun berlatih di salah satu sasana terbaik di dunia, Eko Roni berharap bisa memunculkan daya ledak yang bisa membawanya pada deretan teratas atlet divisi flyweight.

“Dengan nama baru ini, saya berharap bisa memberi kebaikan dalam pertarungan. Saya enggak mau neko-neko. Mudah-mudahan lancar perjalanannya dan bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” pungkas Eko Roni.

Baca juga: Adrian Mattheis Berbagi Harapan Tentang Kembalinya ONE Championship