Bela Diri Campuran

Eko Roni Saputra Tampil Memukau Lewat Kuncian Di Ronde Pertama

Eko Roni Saputra berhasil memenuhi ekspektasi para penggemarnya dengan tampil tanpa cela di Istora Senayan Jakarta.

Pada Jumat, 7 Februari, penampilan sempurna Eko Roni dalam sebuah laga flyweight ONE: WARRIOR’S CODE berakhir klimaks bagi atlet kelahiran Samarinda, Kalimantan Timur tersebut setelah mencetak kemenangan lewat kuncian rear-naked choke pada ronde pertama.

Eko Roni Saputra ???????? cetak kemenangan di ronde pertama lewat rear-naked choke!

Eko Roni Saputra ???????? cetak kemenangan di ronde pertama lewat rear-naked choke!

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, February 7, 2020

Eko Roni segera menerapkan upaya grappling dan membawa Khon Sichan ke atas kanvas. Sebuah serangan sikut kanan pada Sichan membuat atlet asal Kamboja tersebut menyadari bahwa ground bukan area yang tepat baginya dan harus segera kembali pada posisi berdiri.

Sejenak, Sichan mampu kembali berdiri saat atlet asal Evolve tersebut berupaya untuk meraih posisi yang lebih ideal. Namun Eko Roni kembali membawanya pada duel ground dan langsung mendapatkan posisi mount.

Dalam posisi tersebut, Eko Roni memiliki beberapa pilihan menyerang. Ia hampir menerapkan teknik kuncian Americana dan triangle pada lengan Sichan, sembari melayangkan beberapa sikutan keras.

Eko Roni Saputra attacks Khon Sichan ONE WARRIOR'S CODE

Sichan mencoba bertahan dan mencari celah untuk melepaskan diri dari serangkaian serangan ground and pound milik Eko Roni. Namun disaat yang sama, Eko Roni berhasil meraih punggung lawannya dan menempatkan lengan kanannya di sela-sela leher atlet asal Phnom Penh MMA/PRODAL Fight Gym tersebut dan langsung mengeksekusi kuncian rear-naked choke.

Sichan mencoba bertahan, namun tekanan yang Eko Roni terapkan semakin kuat dan memaksa atlet berusia 32 tahun tersebut untuk tap.

Kemenangan ini seolah menjadi pembuktian dari evolusi Eko Roni. Juara gulat nasional tersebut kini mengoleksi dua kemenangan beruntun yang kesemuanya di raih pada ronde pertama.

Dengan kemampuan yang terus meningkat, bukan tak mungkin bagi atlet berusia 28 tahun tersebut untuk segera berada dalam deretan atlet top divisi flyweight.

Baca juga: Matsushima Cetak Kemenangan TKO Jelang Penghujung Laga