Adrian Mattheis Berbagi Harapan Tentang Kembalinya ONE Championship

Indonesian mixed martial artist Adrian Mattheis lunges forward with a jab

Pada Jumat, 14 Agustus, ONE: NO SURRENDER II hadir sebagai sequel dari ajang trilogi yang menandai kembalinya ONE Championship.

Inspirasi serta harapan yang terpancar dari sebuah pergelaran di Bangkok, Thailand, sampai juga pada para hero di Indonesia, termasuk Adrian “Papua Badboy” Mattheis.

Pria yang besar di Sorong, Papua Barat, tersebut memendam berbagai harapan di tengah upaya dunia untuk bangkit dari dampak destruktif akibat pandemi global.

https://www.instagram.com/p/CDvin7Lh168/

“Kalau untuk Adrian, kembalinya ONE jadi motivasi juga. Mungkin biar Adrian dengan teman-teman Indonesia yang lain bisa cepat turun bertarung dengan yang lain,” ujar atlet asal Tigershark Fighting Academy tersebut.

“Mungkin ada yang punya cara lain dalam mencari kehidupan di sana juga, terutama yang punya anak istri. Mungkin dengan adanya ajang ini, cepatlah kita bisa turun lapangan. Begitu, kakak.”

Walau belum mendapat panggilan untuk kembali bertugas dan mempertontonkan kualitasnya, semangat Adrian untuk berlatih dan mengasah kemampuan bela dirinya tidak otomatis surut.

“Kalau Adrian, sambil jaga kondisi, memang ada saran-saran yang Adrian minta dari pelatih gulat dan pelatih tinju. Adrian lagi dalamin semuanya,” ungkap atlet berusia 27 tahun tersebut.



Sebagai pribadi positif, Adrian mencoba melihat pandemi COVID-19 dari berbagai posisi. Menurutnya, tetap ada hikmah yang bisa diambil dari pandemi yang tengah melumpuhkan dunia saat ini.

“Bersyukur saja, kakak. Dengan adanya pandemi ini, kebanyakan orang terhalang, tapi kita diajarkan untuk bersyukur. Kalau maksudnya ada sesuatu yang Tuhan siapkan, mungkin hikmah kasih buat kitorang,” tutur Adrian.

“Dengan adanya pandemi ini, Tuhan menyuruh kita untuk latihan lebih keras lagi. Mungkin ke depan akan lebih keras. Untuk saya seperti itu.”

https://www.instagram.com/p/CDBP4nAFr63/

Keseriusan itu dibuktikan Adrian lewat porsi latihan yang tetap intens selama masa pandemi. Lewat etos kerja tinggi, atlet berusia 27 tahun itu mengaku hanya libur latihan pada hari Minggu.

Dengan mentalitas yang telah teruji, serta keinginan untuk terus mengasah kemampuan terlepas dari adanya hambatan, Adrian memiliki modal besar saat nanti dipanggil kembali untuk bertanding.

“Kalau dalam seminggu, bukannya sombong, paling Adrian istirahat hanya pada hari Minggu. Pokoknya hari Senin sampai Sabtu, Adrian latihan terus, termasuk strength dan conditioning. Fokus pada teknik pokoknya semua. Adrian minta bantuan dari pelatih-pelatih,” urainya.

Baca juga: 3 Laga Pencuri Perhatian Di ONE: NO SURRENDER II

Selengkapnya di Berita

Nabil Anane at The Inner Circle 25
Masaaki Noiri celebrates after stopping Liu Mengyang at ONE SAMURAI 2
Suakim celebrates his win over Nabil Anane at The Inner Circle 25.
Abdulla Dayakaev lands a left hand on Superlek at The Inner Circle 25.
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Nabil Anane and Suakim face off ahead of The Inner Circle 25
Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126
Nico Carrillo celebrates his World Title win over Shadow Mavinn at ONE Fight Night 40.
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.
Ramadan Ondash connects with a right hand on Johan Ghazali at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24