Berita

Lewat Head Kick, Bokang Masunyane Hentikan Catalan Dalam 37 Detik

Bokang “Little Giant” Masunyane kembali menunjukkan performa eksplosif sesuai yang diharapkan dari ajang ONE: BIG BANG

Pada Jumat malam, 4 Desember, ia mengalahkan penantang peringkat ketiga divisi strawweight Rene “The Challenger” Catalan.

PECAH! Bokang Masunyane ???????? cetak KO cepat atas Rene Catalan!

PECAH! Bokang Masunyane ???????? cetak KO cepat atas Rene Catalan!#ONEBigBang

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, December 4, 2020

Masunyane, yang menjuluki dirinya “Raja Baru Afrika”, mampu membuktikan ucapannya dengan sebuah kemenangan KO lewat head kick tepat 37 detik sejak bel pertama berbunyi di Singapore Indoor Stadium.

Sejak laga dimulai, kedua atlet sama-sama memasang kuda-kuda solid untuk membidik dan melemparkan serangan terbaik.

Tendangan rendah (low kick) dari Catalan menjadi serangan pertama yang mendarat, dan disusul dengan hook kanan keras ke arah kepala Masunyane.

Sebagai respons, “Little Giant” masuk ke posisi clinch, lalu melemparkan tendangan ke arah kepala Catalan dari jarak rapat. Namun, serangan pertamanya belum mendarat sempurna.

Masunyane kembali tampil menekan dan merotasi kuda-kuda miliknya – bergantian antara ortodoks dan southpaw.

Ia mencoba mendapatkan posisi clinch untuk mendaratkan serangan lutut ke arah rusuk “The Chalenger.” Melihat atlet Filipina tersebut melangkah mundur, petarung asal sasana Coach Quan University ini langsung membidik serangan pamungkas.

Sebuah tendangan kiri kearah kepala mendarat tepat pada saat Catalan melangkah mundur, yang berhasil membuatnya terjungkal ke atas kanvas 37 detik sejak laga dimulai.

Kemenangan kilat tersebut merupakan yang kedua tercepat dalam sejarah strawweight, dan hanya kalah dari rekor 22 detik milik Adrian “Papua Badboy” Mattheis’ saat menang KO atas Rustam Hutajulu pada 2016 silam.

Kemenangan atas Catalan tersebut semakin mempertajam rekor atlet Afrika Selatan ini menjadi 8-0 dan menjadi modal kuat baginya untuk menembus jajaran teratas divisi strawweight.

Setelah laga, Masunyane langsung melayangkan tantangan pada Juara Dunia ONE Strawweight Joshua “The Passion” Pacio.

“Saya adalah yang terbaik di divisi ini. Saya ingin menantang sang juara,” tutur Masunyane“Jika sang juara tidak siap, saya bisa menghadapi atlet nomor satu atau dua. Beri saya laga menghadapi juara.”

Baca juga: ONE: BIG BANG – Hasil Langsung Dan Sorotan Laga Grigorian Vs. Kondratev