Eko Roni Saputra Mengincar Kemenangan Cepat Di Jakarta

Eko Roni Saputra at ONE DAWN OF VALOR DC IMGL7003 768x512

Setelah mengantongi kemenangan perdana dalam ranah seni bela diri campuran, Eko Roni Saputra ingin menampilkan aksi terbaik di depan pendukungnya dalam ajang ONE: WARRIOR’S CODE.

Pada Jumat, 7 Februari, juara gulat nasional ini akan kembali ke tanah air untuk menghadapi atlet Kamboja Khon Sichan di Jakarta.

Terakhir kali Eko Roni tampil di atas Circle, fokus utamanya adalah untuk meraih kemenangan. Namun kali ini, ia berharap bisa menampilkan performa spektakuler di Istora Senayan.

Indonesian wrestling star Eko Roni Saputra lunges forward with a cross on Niko Soe.

“Saya akan fokus dan memulai laga dengan cepat,” tuturnya.

“Saya akan membaca situasi terlebih dahulu, tapi jika memungkinkan, saya ingin meraih kemenangan cepat. Saya tidak ingin mengecewakan para pendukung yang datang.”

Sejak akhir tahun 2018, Eko Roni telah berlatih keras di Evolve MMA di Singapura untuk mempertajam teknik BJJ serta tinjunya. Ia pun telah bertransisi menjadi seniman bela diri campuran dengan kemampuan lengkap. Progres yang telah ia capai membuatnya semakin percaya diri, namun tidak membuatnya menganggap remeh lawan terutama saat duel striking.

Sichan merupakan atlet Kun Khmer ternama dengan torehan 50 kemenangan. Dan ia telah menunjukkan kemampuannya saat mengalahkan atlet Indonesia Riski “King Kong” Umar lewat keputusan terbelah (split decision). Eko Roni tentu tak ingin menjadi korban dari serangan eksplosif Sichan saat duel stand up. Dan ia pun membeberkan rencananya untuk laga nanti.

“Dia bagus dalam striking dan saya harus mengantisipasi serangan elbow miliknya, karena jika sampai kena, hal itu bisa berbahaya. Saya tak ingin memberi alasan bagi wasit ataupun dokter untuk menghentikan laga karena itu,” jelas Eko Roni.

“Saya sedang mengasah teknik takedown dan saya pikir ground adalah area yang bisa saya kontrol. Saya harus waspada karena dia mungkin sudah tahu tentang latar belakang gulat saya. Jadi saya perlu mengantisipasi serangan lututnya juga.”



Eko Roni akan tampil penuh hati-hati saat duel stand-up, namun hal berbeda akan terjadi jika laga berlangsung di atas kanvas.

“Saya akan membawanya ke ground dan mencari teknik finishing yang bisa saya terapkan – apakah kuncian atau ground and pound. Semuanya tergantung situasi, tapi saya telah dilatih untuk membaca berbagai posisi,” tambahnya.

“Yang pasti, saya harus mampu mengontrol [area ground] karena jika dia lepas, akan sulit dapat kesempatan yang sama. Pastinya dia sudah belajar.

“Ini akan jadi laga klasik antara striker lawan grappler. Dia akan mengantisipasi takedown saya dan saya akan menghindari strikingnya. Saya tak akan menganggap remeh lawan karena segalanya bisa berbalik hanya dalam satu detik.”

Salah satu alasan mengapa atlet asal Samarinda, Kalimantan Timur ini menginginkan kemenangan yang impresif adalah karena laga terakhirnya berakhir antiklimaks.

Eko Roni Saputra at ONE DAWN OF VALOR

Saat itu, dukungan yang para pendukungnya berikan di Istora membakar semangatnya. Namun ia belum berhasil menunjukkan kapasitas sesungguhnya karena sang lawan mengalami cedera saat laga baru berjalan 19 detik.

Meskipun merasa bersyukur bisa meraih kemenangan, ia bertekad untuk menampilkan sebuah performa ciamik yang bisa membuat bangga seluruh bangsa Indonesia.

“Saya terdorong oleh teriakan dari para pendukung. Sebagai pegulat, saya telah bertanding di berbagai negara, namun dukungan seperti ini merupakan pengalaman baru bagi saya. Saya sangat termotivasi,” tutur atlet berusia 28 tahun ini.

“Motivasi saya sudah maksimal karena laga itu merupakan kesempatan saya untuk berlaga di negara sendiri. Saya ingin menunjukkan yang terbaik dan perubahan yang telah saya alami. Itulah mengapa untuk laga nanti, mudah-mudahan saya bisa menampilkan permainan terbaik.”

Baca juga: Sebuah Jalan Tak Berujung Bagi Eko Roni Saputra

Selengkapnya di Bela Diri Campuran

Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Nadaka Yoshinari faces off with Har Ling Om ahead of ONE SAMURAI 3
Yuya Wakamatsu enters the ring at ONE SAMURAI 1
Petmuangsri Torfunfarm faces off with Gregor Thom ahead of The Inner Circle 29
Joshua Pacio faces Japan's Keito Yamakita for strawweight MMA gold on November 18
Brazil Aekmuangnon Petphupa Aekpujean ONE Friday Fights 168
Muay Thai fighters Worapon Lukjaoporongtom and Lenny Blasi face off ahead of The Inner Circle 28
Itsuki Hirata and Jihin Radzuan run it back at ONE SAMURAI 4
Muay Thai fighters Songchainoi Kiatsongrit and Banluelok Sitwatcharachai face off ahead of The Inner Circle 27
Stella Hemetsberger will defend her Muay Thai belt against Natalia Diachkova
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background