5 Pertanyaan Terbesar Jelang ONE Fight Night 15: Le vs. Freymanov, Sabtu Pagi Ini

Martin Nguyen Thanh Le inside the matrix 1920X1278 7

Beberapa hari lagi, ONE Fight Night 15: Le vs. Freymanov akan berlangsung, dan terdapat berbagai aksi menarik yang hadir di kartu pertandingan ini.

Dengan dua gelar Kejuaraan Dunia yang siap diperebutkan, serta serangkaian penantang teratas yang akan beraksi pada jam tayang utama A.S. pada Jumat malam, 6 Oktober, atau Sabtu pagi, 7 Oktober waktu Asia, perubahan besar dapat terjadi di jajaran puncak beberapa divisi.

https://www.instagram.com/p/Cx67nlHvS_c/

Tak ada banyak waktu untuk melihat bagaimana seluruh laga ini berakhir. Sebelum itu terjadi, berikut adalah lima pertanyaan terbesar yang akan terjawab di arena ikonik Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Thailand.

#1 Akankah Le Atau Freymanov Cetak KO Yang Jadi Sorotan?

Thanh Le dan Ilya Freymanov akan beradu demi gelar Juara Dunia Interim ONE Featherweight MMA di laga utama gelaran ini, dan keduanya membawa kekuatan luar biasa ke dalam ring.

Sang penguasa Tang Kai masih belum diperbolehkan untuk kembali beraksi setelah menderita cedera, maka Le dan Freymanov jelas akan ingin mencetak pernyataan tegas dengan merebut sabuk interim itu melalui KO impresif.

Le membawa catatan penyelesaian sempurna, dengan 12 KO dan satu submission dalam 13 kemenangan di disiplin MMA, sementara Freymanov mencetak sembilan KO dan satu submission dalam 12 aksinya yang sukses.

Dengan lima ronde yang dipersiapkan bagi kedua striker kuat ini untuk menemukan sasaran di rahang lawan, hanya ada kemungkinan yang sangat tipis untuk mencapai bel akhir pertandingan.

Faktanya, mantan penguasa divisi Le baru-baru ini menyatakan bahwa sebuah penyelesaian dapat dipastikan saat ia berjuang kembali merebut singgasana tak terbantahkan itu, sementara penantang #3 Freymanov sangat bersemangat meraih kemenangan terbesar dalam kariernya.

Catatan rekor mereka masing-masing, serta pertaruhan luar biasa ini, menyiratkan bahwa keduanya akan beradu keras dari berbagai sudut.

#2 Dapatkah Williams Coreng Rekor Sempurna Di Bella?

Bintang Italia-Kanada Jonathan Di Bella akan mendapatkan ujian berat saat ia mempertaruhkan gelar Juara Dunia ONE Strawweight Kickboxing saat melawan “Mini T” Danial Williams.

Walau Di Bella adalah lawan kuat, pengalaman Williams melawan sosok superstar Rodtang Jitmuangnon dan Superlek Kiatmoo9 hanya berarti dirinya takkan gentar dengan apa pun yang dilihatnya di dalam ring.

Striker Thailand-Australia ini beradu melawan Rodtang di tengah Circle sepanjang tiga ronde liar, maka ia jelas takkan mengambil langkah mundur – bagaimana pun Di Bella menyerangnya.

Namun, dengan catatan rekor profesional kickboxing sempurna, 11-0, penguasa ini memiliki kepercayaan diri yang sangat kuat karena belum pernah terkalahkan – serta gaya licin yang akan mempertanyakan agresi dari “Mini T.”

Apakah gaya serangan dan pengalaman Williams dapat membawa kekalahan perdana bagi Di Bella, ataukah petarung asal Montreal lawannya dapat mengatasi sebuah tantangan besar lainnya?

#3 Apakah Tawanchai Jadi Ancaman Baru Di Disiplin Kickboxing?

Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai Tawanchai PK Saenchai mengambil kemenangan besar dalam aksi perdananya di disiplin kickboxing ONE, dengan tendangan kiri keras yang mematahkan lengan Davit Kiria.

Kiria adalah salah satu veteran yang paling dihormati dalam jajaran featherweight kickboxing, namun Tawanchai tak mengalami kesulitan sedikit pun untuk meraih kemenangan atas dirinya demi meraih posisi peringkat #5 divisinya.

Sebuah kemenangan tunggal dalam disiplin yang baru memang tak dapat dinilai signifikan, namun jika megabintang Thailand itu dapat melewati “Smokin'” Jo Nattawut dengan penuh gaya pada Sabtu pagi ini, ia akan mengirimkan peringatan keras bagi rekan-rekannya.

Nattawut juga berbagi Circle dengan sosok kuat seperti Juara Dunia ONE Featherweight Kickboxing Chingiz Allazov dan legenda hidup Giorgio Petrosyan, maka ia tahu bagaimana dirinya dapat menghadapi petarung terbaik di antara yang terbaik.

Jika Tawanchai dapat mendominasi dan mematahkan kompatriotnya yang sangat berpengalaman itu, para petarung di jajaran lima besar akan harus menganggap serius impiannya menguasai dua disiplin ini.

#4 Akankah Penantang Gelar Pertama Muncul Bagi Brooks?

Petarung pertama yang akan menantang Juara Dunia ONE Strawweight MMA Jarred “The Monkey God” Brooks dapat saja dipastikan pada Sabtu pagi ini.

Mantan penguasa divisi Joshua “The Passion” Pacio kehilangan sabuk emas itu setelah lima ronde keras melalui keputusan juri di tangan Brooks, tetapi kemenangan atas Mansur Malachiev dapat mengamankan laga ulang melawan pria Amerika itu.

Tetapi, Malachiev, yang tak terkalahkan dengan catatan rekor 11-0, menembus panggung dunia dengan submission ronde pertama yang mematahkan empat KO beruntun Jeremy “The Jaguar” Miado.

Pria Rusia itu adalah pegulat seumur hidup yang dapat menjadi satu-satunya petarung strawweight yang mampu menandingi Brooks dalam area tersebut.

Namun, jika “The Passion” dapat menunjukkan perkembangan besar untuk mementahkan serangan grappling Malachiev, itu akan menjadi tanda yang bagus bahwa ia telah cukup berkembang untuk mengancam “The Monkey God” dalam laga keduanya.

Apa pun itu, Brooks dapat saja melihat dengan jelas lawan berikutnya dengan segera.

#5 Akankah Ada Wajah Baru Di Peringkat Teratas Flyweight MMA?

Eko Roni Saputra dan Hu Yong berusaha mengetuk pintu jajaran lima besar divisi flyweight MMA, dan sebuah aksi impresif di Bangkok dapat menjadi dorongan yang mereka butuhkan untuk mencapainya.

Eko Roni baru-baru ini melihat tujuh kemenangan beruntunnya dipatahkan oleh penantang #2 Danny Kingad, namun ia menemukan kesuksesan dalam aksi mereka sepanjang 15 menit itu.

Sementara dirinya memang belum benar-benar sampai, pegulat andalan Indonesia itu menunjukkan bahwa dirinya jelas tak berada jauh dari jajaran teratas divisinya itu.

Hu juga menjadi korban dari petarung berperingkat lainnya, dimana ia kalah via keputusan juri di tangan penantang #4 Yuya Wakamatsu, namun ia bangkit dengan kemenangan atas mantan Juara Dunia ONE Flyweight MMA Geje Eustaquio dan petarung kuat Korea Selatan Woo Sung Hoon.

Kedua petarung ini berada di ambang peringkat lima besar flyweight MMA yang sangat mereka nantikan, dan kemenangan tegas dalam laga ini dapat membawa salah satunya memasuki jajaran elite itu.

Selengkapnya di Fitur

Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 137
Tawanchai PK Saenchai Jo Nattawut ONE 167 78
DUX 1183
Rodtang Jitmuangnon Edgar Tabares ONE Fight Night 10 36
Johan Ghazali Edgar Tabares ONE Fight Night 17 21 scaled
Rodtang Jitmuangnon Edgar Tabares ONE Fight Night 10 28
Johan Ghazali Edgar Tabares ONE Fight Night 17 21 scaled
Tawanchai PK Saenchai Superbon Singha Mawynn ONE Friday Fights 46 123 scaled
Victoria Souza Noelle Grandjean ONE Fight Night 20 34
MasaakiNoiri 1200X800 1
Katsuki Kitano Halil Kutukcu ONE Friday Fights 38 25
Jo Nattawut Luke Lessei ONE Fight Night 17 84 scaled