5 Senjata Utama Gustavo Balart Untuk Kalahkan Jarred Brooks

Hiroba Minowa Gustavo Balart ONE 165 77 scaled

Partai utama ONE Fight Night 24 akan menampilkan jagoan dari Kuba Gustavo “El Gladiador” Balart menantang sang mantan pemegang sabuk, Jarred “The Monkey God” Brooks, demi Gelar Juara Dunia ONE Interim Strawweight MMA dalam laga yang menjanjikan aksi eksplosif.

Berlangsung pada jam utama Amerika di Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand, pada 3 Agustus, laga ini akan menjadi peluang bagi sang kontender peringkat #3 untuk mengukuhkan namanya sebagai seorang megabintang global.

Atlet 37 tahun ini tengah berada dalam kondisi terbaik dalam kariernya, dan ia datang menuju arena dengan catatan empat kemenangan beruntun termasuk atas dua mantan Juara Dunia ONE.

Jelang laga perebutan sabuk emas seberat 26 pound ini, simak lima senjata paling berbahaya milik Balart.

Overhand Kiri Dahsyat

“El Gladiador” adalah pegulat Grego-Romawi bertalenta dengan segudang prestasi, tetapi nyatanya ia lebih berbahaya dalam duel atas berkat pukulan-pukulan bertenaganya.

Dengan kuda-kuda southpaw, senjata utama Balart adalah overhand kiri menyengat. Dengan postur yang tak terlalu tinggi, lawannya akan menurunkan pertahanan meraka – sehingga memberi sang petarung dari Kuba peluang untuk mendaratkan tinjuannya.

Tendangan Mengerikan Ke Arah Kaki

Mungkin banyak yang terkejut dengan tendangan terampil dan dinamis milik Balart. Meski bisa melayangkan serangan ke arah tubuh dan kepala, serangan paling efektifnya justru ada dalam tendangannya.

Serangan ini bisa melukai lawan dan akan semakin berbahaya jika dipasangkan dengan pukulan overhand kiri yang tentunya bisa merepotkan pertahanan lawan.

Serangan Balik Telak

Dengan posturnya yang pendek, sang penghuni peringkat #3 strawweight MMA kerap kesulitan bertarung dari jarak jauh. Alih-alih, ia sering memancing lawannya untuk memotong jarak sehingga ia bisa melayangkan serangan balik tajam.

Dalam 16 pertandingannya, Balart telah semakin menyempurnakan keterampilannya dan terus berevolusi dari pegulat murni menjadi striker dengan serangan balik berbahaya.

Clinch Tanpa Henti

Terlepas dari kemajuan pesat yang ia tunjukkan dalam ranah striking, sang mantan pegulat Olimpiade Grego-Romawi tetaplah seorang grappler sejati.

Oleh karena itu, Balart unggul dalam posisi clinch yang dipadukan dengan takedown kelas dunia serta pukulan agresif.

Serangan Ground-And-Pound Brutal

Meski tidak selalu menggunakan gulatnya, “El Gladiator” akan sangat berbahaya ketika laga berjalan di kanvas berkat teknik ground and pound mengerikan.

Terlebih, ia bisa memanfaatkan betul aturan global seni bela diri ONE untuk menghukum lawannya dengan serangan lutut ke kepala setiap kali ada kesempatan.

Selengkapnya di Berita

Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
Superlek celebrates his win against Takeru Segawa at ONE 165.
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.