‘Saya Kalah Dan Saya Belajar’ – Eko Roni Saputra Ingin Lanjutkan Misi Raih Kejuaraan Dunia Saat Lawan Hu Yong

Eko Roni Saputra Yodkaikaew Fairtex ONE162 1920X1280 11

Eko Roni Saputra ingin meneruskan perjalanannya menuju jajaran teratas divisi flyweight MMA dengan kemenangan krusial di ONE Fight Night 15.

Bintang Indonesia ini akan menghadapi “Wolf Warrior” Hu Yong pada jam tayang utama A.S., Jumat malam, 6 Oktober, atau Sabtu pagi, 7 Oktober ini, dan setelah tujuh kemenangan beruntun yang terpatahkan, ia mengetahui bahwa sangat penting bagi dirinya untuk kembali ke jalur kemenangan.

Namun, Eko Roni tak melihat bahwa laga melawan Hu ini akan mudah, saat mereka bertemu di arena ikonik Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Thailand.

Sebaliknya, ia berharap lawannya akan memasuki ring dengan pendekatan yang tak kenal takut:

“Ini laga yang sangat menarik. Saya pernah menghadapi petarung Tiongkok sebelumnya, dan ibaratnya, petarung Tiongkok ini berjiwa tak mau kalah. Bagaimana pun, ia harus menang. Kalau tidak bisa mencetak KO, ia akan terus bangkit, bangkit dan bangkit lagi. Mereka seperti itu.”

Kedua kompetitor ini memang berada di ambang jajaran lima besar divisi flyweight MMA, namun kemunduran saat melawan penantang berperingkat teratas itu tetap menempatkan mereka di luar.

Bagi eko Roni, laga terbarunya melawan penantang #2 Danny Kingad pada Februari lalu dapat saja melejitkan dirinya naik ke jajaran peringkat, namun ia harus menelan kekalahan berat melalui keputusan mutlak di tangan veteran Filipina itu.

Setelah meraih tujuh penyelesaian beruntun, ini memang menjadi pukulan yang sangat berat bagi perwakilan Evolve MMA ini – tetapi itu juga memberinya kesempatan untuk mempelajari di mana ia harus berkembang dan apa yang harus dilakukan untuk mengalahkan yang terbaik.

Petarung berusia 32 tahun ini menjelaskan:

“Saya akan mencoba bermain lebih tenang dan lebih terfokus lagi [saat melawan Hu], karena ada banyak energi yang terbuang saat saya melawan Kingad saat itu. Banyak kesalahan yang saya lakukan saat melawannya.”

“Pertama, emosi saya terlalu meledak saat melawan Danny, dan game plan itu tak berjalan dengan sempurna. Jadi, dari situ semuanya tak berjalan lancar sesuai keinginan saya. Saya kalah, tapi saya belajar. Saya menonton video pertandingan itu dan belajar di mana kekurangan dan kelebihan saya.”

“Kita tidak boleh kalah lalu tetap terpuruk, kita belajar untuk dapat bangkit dan menjadi jauh lebih baik. Maka itu, dari kekalahan kemarin, banyak yang saya koreksi, dan saya jadikan itu bagian dari pelajaran hidup.”

‘Permainan Ground-nya Sangat Buruk’ – Eko Roni Ingin Buka Celah Di Teknik Grappling Hu

Jauh lebih haus dan membawa perspektif baru dalam perjalanannya sebagai seniman bela diri, Eko Roni Saputra siap menghadapi tantangan luar biasa yang dibawa oleh Hu Yong. 

Hu mencetak catatan rekor 4-0 dalam rangkaian ONE Hero Series demi meraih posisinya di panggung dunia ONE Championship, dan ia kemudian mencetak rekor 3-1 sejak itu, dimana kekalahannya hanya terjadi di tangan penantang #4 flyweight MMA Yuya Wakamatsu.

Striker Tiongkok berusia 27 tahun itu bangkit dengan sepasang kemenangan atas Geje Eustaquio dan Woo Sung Hoon, namun Saputra masih melihat kelemahan yang dapat diungkapnya Sabtu pagi ini.

Ia menjelaskan:

“Saya mempelajari laganya dengan Yuya Wakamatsu. Saya lihat, permainan ground-nya sangat buruk, sangat tidak bagus, karena Yuya berhasil mencetak beberapa variasi takedown atas dirinya. Yang saya dapat lihat adalah permainan atasnya sangat bagus, tapi sangat kurang di bawah.”

“Saya akan lebih banyak lagi bermain di ground.”

“Mungkin, saat ini saya bisa bilang dia tidak bagus, tetapi kita tak tahu perkembangannya di area ground ini nanti. Jika saya bisa takedown, saya akan lebih condong untuk mengendalikan permainan dan lebih tenang mencari ground-and-pound, atau submission.”

Sementara ia menghormati permainan tinju keras dari lawannya itu, Eko Roni juga mengasah kemampuan striking miliknya sendiri.

Mantan Juara Gulat Indonesia ini akan selalu mengandalkan kemampuan gulat elite-nya, namun sejak ia mencetak luar biasa KO atas Liu Peng Shuai pada 2021 lalu, ia menemukan keyakinan baru di kedua kepalan tangannya untuk melengkapi arsenal MMA itu.

Dengan pemikiran tersebut, Eko Roni melihat dirinya dapat bertahan dalam aksi stand-up, terutama jika pukulannya dapat mendarat di rahang Hu.

Ia menambahkan:

“Dari yang saya lihat, Hu tidak bisa terkena pukulan keras. Jika terkena serangan keras, permainannya akan buyar seketika. Inilah yang kita lihat saat ia melawan Yuya.”

“Semoga permainannya tidak berubah, karena saya juga punya pukulan kuat, dan saya harap itu mendarat dengan sempurna. Jika dia lengah, saya akan incar KO lainnya. Saya memang mengharapkan adu pukulan.”

Selengkapnya di Berita

Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE on Prime Video 5 1920X1280 56
JarredBrooks GustavoBalart 1200X800
Danielle Kelly Jessa Khan ONE Fight Night 14 2 scaled
Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 15 1
Tagir Khalilov Yodlekpet Or Atchariya ONE Friday Fights 41 47 scaled
Tye Ruotolo Izaak Michell ONE Fight Night 21 64
Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 10
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE 166 9 scaled
Johan Ghazali Nguyen Tran Duy Nhat ONE 167 65
Kade Ruotolo Blake Cooper ONE 167 69
Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 59
Mikey Musumeci Gabriel Sousa ONE 167 14