Berita

Alma Juniku Bersemangat Tampilkan Kemajuan Di ONE: MASTERS OF FATE

2 Nov 2019

Alma Juniku menjanjikan sebuah penampilan eksplosif saat ia kembali ke dalam Circle melawan Anne “Ninja Line” Line Hogstad pada hari Jumat, 8 November di ajang ONE: MASTERS OF FATE.

Atlet berusia 18 tahun ini mencetak dampak besar dan menjadi favorit para penggemar saat ia menjalani debutnya dalam rangkaian ONE Super Series di bulan Juni dan menahan Stamp Fairtex selama lima ronde.

Sensasi Australia ini memberi sang Juara Dunia sebuah perlawanan keras dengan segala yang ia miliki di dalam posisi clinch, serta menampilkan kemampuan tinju yang berbahaya saat ia hampir saja mengamankan sebuah hasil yang mengejutkan, dengan gelar Juara Dunia ONE Atomweight Muay Thai yang dipertaruhkan.

Alma Juniku attacks Stamp Fairtex at ONE: LEGENDARY QUEST

Juara Dunia WBC dan IPCC Muay Thai ini mampu menyelesaikan laga itu dengan kebanggaan tersendiri, namun kali ini ia memiliki determinasi tinggu untuk membawa kemenangan saat ia pulang ke Logan City. Setelah ia menjalani penampilan perdana di “The Home Of Martial Arts,” ia memiliki keyakinan tinggi untuk tampil jauh lebih baik dari saat itu.

Sebelum laga yang akan dijalaninya di Mall Of Asia Arena, Manila, Filipina, Alma berbagi tentang pelajaran yang ia dapatkan dari laganya bersama Stamp, dan bagaimana ia akan membawa pelajaran ini untuk mengatasi Anne Hogstad.

ONE Championship: Menurut anda, apakah para penggemar memiliki harapan besar setelah laga anda bersama Stamp?

Alma Juniku: Sebelum saya berlaga melawan Stamp, saya mengetahui bahwa banyak orang meragukan saya karena nama besarnya di dalam olahraga ini.

Saya merasa laga itu cukup tipis, namun segalanya dapat berjalan sebalikmnya, maka saya tidak terlalu terganggu dengan itu karena saya mengetahui akan ada kesempatan untuk pertandingan ulang. Itu adalah laga yang sangat baik.

Yang mendorong saya adalah bahwa banyak orang meragukan saya, dan saya tampil kuat. Saya merasa saya pasti menjadi lebih kuat untuk laga berikut, karena saya belajar banyak dari laga itu.

ONE: Seberapa besar kesempatan kedua untuk perebutan gelar Juara Dunia ini memotivasi anda?

AJ: Saya hanya terfokus dengan apa yang saya miliki sekarang. Saya ingin menjalani sebuah pertandingan ulang di masa datang untuk gelar Juara Dunia, namun sekarang, saya hanya terfokus dengan apa yang ada di depan saya dan memberikan penampilan terbaik.

ONE: Apakah pelajaran yang akan anda bawa di Manila nanti dari laga sebelumnya?

AJ: Saya merasa seperti saya tidak cukup [banyak] menendang. Saya tahu saya sangat baik dengan tangan saya, maka dalam laga ini, saya akan mengerahkan segalanya.



ONE: Apa pendapat anda tentang Anne saat melihat pertandingannya sebelum ini?

AJ: Sulit untuk menjelaskannya, karena ia telah berlaga selama beberapa waktu. Saya telah melihat beberapa video lamanya, maka saya tidak akan menilai dirinya dari situ, namun dari beberapa laga terbau yang saya tonton, sekitar satu tahun yang lalu, saya rasa ia bukanlah petarung yang buruk.

Saya tidak meremehkannya, atau siapapun, karena mereka akan mampu melakukan apapun.

ONE: Apakah itu memberikan anda pemahaman akan apa yang harus anda persiapkan untuk menghadapinya?

AJ: Saya rasa saya hanya harus memastikan bahwa saya berada dalam kondisi terbaik supaya saya dapat mengimbanginya, karena ia memiliki stamina yang cukup baik.

Ia nampak juga memiliki kekuatan yang baik juga, maka saya harus berhati-hati dan memastikan saya mengangkat tangan saya [pada akhir laga]!

ONE: Apakah anda berpikir untuk menggunakan clinch setelah anda meraih kesuksesan tersendiri saat menghadapi Stamp?

AJ: Saya merasa bahwa saat saya melawan Stamp, tidak ada game plan tertentu. Dalam posisi clinch, saya tidak berdiri lurus di depannya, namun sedikit menyamping supaya ia tidak dapat menggunakan kekuatannya. Saya telah banyak mengolah teknik clinch saya, jadi saya tentunya telah berkembang dalam hal itu.

Jika kami berlaga dan itu lebih ke pertandingan kickboxing, itu tidak akan terlalu mempengaruhi saya, saya senang untuk beradaptasi dan berlaga dengan cara apapun. Saya menerimanya, namun kali ini, saya akan tampil lebih kuat.

Saya merasa saya tampil cukup baik dalam laga sebelumnya, namun kali ini saya ingin menarik perhatian semua orang lebih lagi, dan menyerang lebih keras.

ONE: Apakah anda merasa lebih tenang sekarang, setelah mengecap pengalaman di atas panggung dunia?

AJ: Tentunya. Saya akan lebih nyaman. Kali pertama itu tidak terlalu buruk karena saya telah berlaga dalam ajang besar sebelumnya, namun karena saya telah berlaga untuk ONE sekarang, saya akan menjadi terbiasa dan itu akan menjadi sangat baik kali ini.

Saya rasa, karena laga terakhir saya melawan sang Juara Dunia, dan memberikan penampilan baik seperti itu, publik harus melihat [laga] ini untuk melihat apa yang saya miliki sekarang, karena saya telah berkembang.

ONE: Hasil apakah yang anda harapkan di Filipina?

AJ: Saya tentunya akan senang mendapatkan sebuah KO atau TKO, namun jika tidak, saya hanya tahu ini akan menjadi laga yang keras dan baik. Saya tidak pernah meremehkan lawan saya.

Baca Juga: 5 Penampilan Terbaik Dari Atlet Yang Berlaga Di ONE: MASTERS OF FATE

Manila | 8 November | MASTERS OF FATE | TV: Periksa tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: http://bit.ly/onefate19