Abro Fernandes: Pongsiri Akan Lebih Berbahaya Di Divisi Baru

Abro Fernandes at ONE DAWN OF VALOR YKZ2299 768x511

Akan ada yang berbeda saat Pongsiri PK. Saenchai Muaythaigym berlaga dalam partai puncak ONE: A NEW BREED II, ajang rekaman yang akan tayang pada Jumat, 11 September, dari Bangkok, Thailand.

Saat menghadapi Sean “Clubber” Clancy, Juara Dunia Muay Thai ini akan berlaga dalam ONE Super Series Muay Thai divisi bantamweight. Pada dua laga perdananya bersama ONE Championship, ia berlaga di featherweight yang memang bukan merupakan divisi naturalnya.

Menurut Abro “The Black Komodo” Fernandes, Atlet yang mewakili Indonesia dan Timor Leste di ONE, aksi Pongsiri dalam partai puncak nanti bisa memberikan warna baru.

“Saya pikir laganya akan lebih hebat, karena dia bertanding dengan bobot alaminya. Otomatis dia akan lebih fit dalam berlaga di divisi ini,” kata Abro.

Atlet yang bernaung di Han Academy ini pernah berbagi panggung dengan Pongsiri dalam ajang ONE: WARRIOR’S CODE pada 7 Februari lalu di Jakarta. Kala itu, Pongsiri tampil menghadapi kompatriotnya, Petchmorakot Petchyindee Academy, dalam laga perebutan sabuk Juara Dunia ONE Featherweight Muay Thai.

Meski menjalani persiapan singkat, Pongsiri tampil spartan hingga memaksa lawannya berlaga hingga detik terakhir pertandingan.



Kini, dengan menghadapi lawan yang memiliki berat badan yang seimbang, Abro menilai Pongsiri akan lebih nyaman dalam berlaga dan menunjukkan kemampuannya.

“Kendala jika bertanding di divisi yang lebih berat adalah kita akan merasa lebih lambat,” jelas Abro.

“Kendala lain juga tinggi badan. Lawan kita juga akan lebih tinggi, jadi akan sulit untuk memasuki jangkauan yang sempurna untuk bertanding secara efektif.”

Abro menambahkan bahwa meski kalah dari segi tinggi dan jangkauan, Pongsiri mampu menekan Petchmorakot. Permasalahannya, Pongsiri tidak dapat mendaratkan pukulan yang kuat karena lawannya bisa memanfaatkan keunggulan postur tubuhnya untuk menjaga jarak.

“Menurut saya, dia akan menggunakan taktiknya saat menekan lawan. Dia akan meninjau lawannya juga supaya bisa beradaptasi dengan gaya tanding lawannya,” jelas Abro.

“Saya lihat pukulannya bahaya, tinjunya hebat sekali,”

https://www.instagram.com/p/CEtlxLmh4lR/

“The Black Komodo” mengatakan, meskipun Pongsiri memiliki momentum karena akan berlaga di divisi baru, laga akan berjalan sengit. Terlebih, Clancy ingin langsung memberi kesan bagus dalam laga debutnya di pentas global.

“Pongsiri tidak bisa meremehkan serangan lawan. Karena saya lihat lawannya ini juga sangat bagus. Saya belum bisa menebak siapa yang bakal menang di pertandingan ini,” pungkas Abro.

Selengkapnya di Muay Thai

Shamil Erdogan lands a punch on Aung La N Sang at ONE 168.
Duangdawnoi Looksaikongdin makes her walks before she faces Kim Townsend at ONE Friday Fights 128
Johan Ghazali and Diego Paez in action at ONE Fight Night 32.
Asadula Imangazaliev, Aslamjon Ortikov, Black Panther, and Ubaid Hussain will compete at The Inner Circle 39
Rodtang, Nong O, Shimon, and Ramadan will compete at The Inner Circle 38
Kongthoranee VS Yuan Pengjie at The Inner Circle 32
Panpayak Jitmuangnon and Lamnamoonlek Torfunfarm face off ahead of The Inner Circle 32
(From left) Nong-O Hama, Rodtang Jitmuangnon, Shimon Yoshinari, and Asadula Imangazaliev will be part of the 2026 ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix.
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Panpayak Jitmuangnon connects with a head kick on Anuar Cisneros at The Inner Circle 23 on July 24
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.