Tips Dan Trik

5 Tips Terbaik Demi Kesuksesan Dalam Laga Perdana Dari Angela Lee

Melihat berbagai atlet bela diri campuran generasi baru yang akan mencetak debut profesional atau amatir, mungkin akan menarik membayangkan pertama kali seseorang memasuki arena, atau ring. 

Tetapi, walau pemikiran itu sangat menarik, itu juga dapat menjadi momen yang tak dapat dipercaya – dengan berbagai emosi yang ada – seperti yang dialami oleh Juara Dunia ONE Women’s Atomweight “Unstoppable” Angela Lee yang menjalaninya pada bulan Mei 2015, saat ia menghadapi Aya Saber di pertandingan pertama kartu utama ajang ONE: WARRIOR’S QUEST.

Di hadapan para penonton yang memadati Singapore Indoor Stadium dan di seluruh dunia, pahlawan wanita tak terhentikan – sesuai dengan julukannya “Unstoppable” – ini menjalani debut profesional yang sukses saat ia mencetak submission atas lawannya dari Mesir itu pada ronde pertama melalui kuncian armbar.

Bagi Lee, itu menjadi sorotan tersendiri dalam kariernya. Hanya dalam beberapa bulan, ia berlanjut dari berkompetisi dari sirkuit amatir ke laga profesional dengan gelaran terbesar di Asia. Ken Lee, ayahnya dan pelatih kepala di United MMA, membantunya bersiap untuk laga perdana ini.

“Pastinya ada sedikit kegugupan. Itu tetap ada dalam tiap laga. Itu tidak pernah hilang,” aku Lee.

“Tetapi tidak ada terlalu banyak tekanan, sebenarnya. Itu adalah sesuatu yang sangat baru dan saya hanya merasa sangat bersemangat. Saya mengalami momen yang luar biasa.”

“Ayah saya hanya mengatakan berulang-ulang, ‘Angela, ini akan menjadi hal yang sama. Segera setelah kamu ada di dalam Circle, itu sama seperti laga lainnya.’”

Kini, dengan berbagai atlet bela diri campuran dan disiplin lainnya yang akan mencetak debut mereka, “Unstoppable” berbagi lima tips untuk mempersiapkan penampilan perdana mereka di dalam arena.

#1 Visualisasikan Laga

Melihat berarti mempercayai, dan membayangkan sebuah laga adalah cara terpenting untuk menajamkan tubuh dan pikiran. Tidak hanya itu akan memberi pemikiran yang positif dan keyakinan diri, para petarung juga akan siap secara mental untuk mengatasi berbagai situasi yang sulit dan membantu mengasah strategi dan keinginan mereka.

“Saya kira visualisasi sangatlah penting untuk tiap petarung. Semua orang harus melakukannya,” kata Lee.

“Bagi saya, saya suka mempersiapkan diri untuk laga berikutnya hanya dengan memikirkan apa game plan yang harus saya terapkan.”

“Yang saya lakukan adalah menggarisbawahi seluruh kemungkinan yang ada untuk menyelesaikan laga, serta membayangkan situasi apapun yang akan saya alami, baik atau buruk. Jadi saya banyak berpikir.”



#2 Pelajari Peraturan Tanding

Tiap organisasi bela diri memiliki peraturan tanding yang berbeda. Sebagai contoh, beberapa organisasi tidak mengizinkan penggunaan serangan siku. Peraturan ini akan selalu berbeda dalam tiap ajang promosi, maka akan sangat baik untuk mempelajari kebijakannya sebelum maju berlaga.

“Anda harus melihat peraturan [dari organisasi di mana anda berlaga] karena tiap organisasi itu berbeda,” jelas Lee.

“Di ONE Championship, kami memiliki berbagai peraturan dan penimbangan berat badan yang berbeda, maka itu menjadi sesuatu yang harus anda pertimbangkan.”

“Lakukan riset dan ketahui apa yang harus dilalui oleh para petarung itu. Tentunya, anda akan mendapatkan pengarahan saat minggu pertandingan, tetapi baik jika anda mengetahuinya terlebih dahulu dan melakukan riset sebaik mungkin.”

#3 Persiapkan Mental Prima

Kebanyakan seniman bela diri campuran mengakui bahwa olehraga tarung ini 90 persen terkait dengan mental. Sang Juara Dunia ini setuju bahwa sebuah pemikiran yang tepat itu sangat krusial untuk meraih kesuksesan. Faktor krusial lainnya adalah mengenali emosi seseorang dan tetap mengendalikannya dengan baik.

“Maju dengan pemikiran yang tepat sangatlah penting, terutama dalam debut anda,” tegas Lee. “Saya ingin mencetak pernyataan tegas saat menjalani debut profesional saya, dan itulah yang saya lakukan. Faktor terpenting adalah mental dan emosi, karena pikiran mengendalikan tubuh dan apa yang anda rasakan akan menentukan seberapa baik anda tampil dalam sebuah laga.”

“Saya dapat menyederhanakan ini ke sebuah frase yang diajarkan ayah saya. Ia mengatakan, ‘Kamu hanya memiliki satu kesempatan untuk memberi kesan pertama,’ dan itu benar-benar terpatri pada saya. Saya berpikir seperti, ‘Ia benar-benar tepat. Ini adalah pertama kalinya banyak orang akan melihat saya. Semua penonton ini akan menyaksikan saya, maka saya harus memberi mereka yang terbaik.”

#4 Pertahankan Konsentrasi

Saat para atlet menjalani pemanasan bersama rekan satu timnya, sementara yang lainnya mendapatkan pemeriksaan medis seusai pertandingan dan para petugas bekerja untuk memastikan sebuah gelaran berjalan tanpa cela, atmosfer di balik panggung dapat menjadi sangat riuh. Itulah mengapa sangat penting bagi anda untuk tetap tenang dan mempertahankan konsentrasi.”

“Di ruang ganti, biasanya ada banyak hal yang terjadi. Ada kesibukan para petarung dengan semua pelatih mereka, dan terkadang itu tak masuk akal,” aku sang Juara Dunia ini.

“Yang saya selalu lakukan adalah memasang headphone saya, mendengarkan musik dan ‘menghilang’ beberapa saat untuk memisahkan diri dari yang lain.”

“Lalu, saya suka melihat kembali dan menilai situasi. Seperti, ‘Inilah yang terjadi, kamu di sini untuk bertanding, ingatlah game plan yang ada,’ dan mengulangi semua itu di kepala anda.”

#5 Nikmati Laga Dan Raih Kemenangan Itu!

Dengan berbagai pemikiran dan emosi dalam diri seorang atlet muda, ada kemungkinan sangat besar mereka melupakan kehormatan dan hak istimewa yang menunggu mereka. Berlaga di dalam Circle untuk pertama kalinya dalam tingkatan apapun seharusnya menjadi sesuatu momen yang patut dirayakan, oleh karena itu, rayakan kemenangan anda.

“Di ruang ganti, anda mengulangi semua itu dalam kepala anda dan mencoba untuk menenangkan ketegangan anda, tetapi segera setelah anda berjalan menuruni panggung ke dalam Circle, sejujurnya, hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah benar-benar berada dalam momen itu dan menikmati apa yang anda lakukan,” kata Lee.

“Itu adalah sebuah pengalaman yang sangat keren. Tidak semua orang dapat melakukan apa yang kita lakukan, maka bersenang-senanglah.”

Tetapi, ia juga menegaskan hal ini, yaitu, “Bersenang-senanglah, tetapi [anda harus] menang!”

Baca juga: 3 Hal Yang Dapat Menghentikan ‘Unstoppable’ Angela Lee