Fitur

Penampilan Terbaik Dari Bintang Yang Berlaga Di ONE: NO SURRENDER II

ONE Championship akan tetap membakar semangat dunia melalui sebuah gelaran eksplosif lainnya di Bangkok, Thailand, hari Jumat, 14 Agustus ini.

Malam itu, organisasi ini akan membawa ONE: NO SURRENDER II ke ibukota Thailand, dimana kartu pertandingannya akan menampilkan sebuah laga kickboxing, sepasang laga bela diri campuran, serta tiga pertandingan Muay Thai.

Karena gelara ini akan berlangsung kurang dari 10 hari lagi, mari kita simak kembali empat penampilan terbaik dari para bintang yang dijadwalkan berkompetisi.

Debut ONE Menggemparkan Dari Saemapetch

Mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Saemapetch Fairtex menjalani debut yang tak terlupakan bersama “The Home Of Martial Arts” pada bulan Juli 2018.

Bintang Thailand ini berhadapan dengan Deividas “The Lithuanian Savage” Danyla di ONE: BATTLE FOR THE HEAVENS, dan mampu menghibur para penonton di Guangzhou Tianhe Gymnasium, Tiongkok, dimana perwakilan Fairtex berkuda-kuda southpaw ini menyerang dengan tendangan roundhouse kiri ke arah Danyla selama ronde pertama, serta mengincar kepala lawan dengan pukulan cross kirinya.

Lalu, hanya dengan 30 detik tersisa dalam stanza itu, Saemapetch memojokkan atlet Eropa tersebut dengan sepasang tendangan ke arah tubuh dan cross kiri sebelum ia menjatuhkannya ke atas kanvas dengan serangan siku kirinya.

Danyla kembali berdiri, bertahan dalam ronde tersebut dan ingin membalikkan keadaan pada ronde kedua. Namun, sementara “The Lithuanian Savage” maju menyerang, Saemapetch membalas dengan variasi serangan yang termasuk beberapa switch kick ke arah rusuk lawannya. Lalu, ia melontarkan lebih banyak tendangan roundhouse kiri ke arah tengah dan kembali mengincar kepala dengan cross kirinya.

Sementara Danyla meraih kesuksesan di stanza terakhir dengan beralih dari kuda-kuda ortodoks ke southpaw, serta melontarkan cross kirinya, hal itu tak cukup untuk mengambil hati para juri. Akhirnya, sebuah kemenangan mutlak diberikan pada perwakilan Fairtex ini.

Dalam ajang ini, Saemapetch akan bertemu bintang di bawah ini dalam babak semifinal Turnamen ONE Bantamweight Muay Thai.

Rodlek Taklukkan Liam Harrison

In a thrilling three-round affair between two Muay Thai World Champions, Thai sensation Rodlek outstrikes Liam Harrison to clinch a unanimous decision victory!

In a thrilling three-round affair between two Muay Thai World Champions, Thai sensation Rodlek outstrikes Liam Harrison to clinch a unanimous decision victory!????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ????http://bit.ly/ONESuperApp

Posted by ONE Championship on Saturday, June 15, 2019

Mirip dengan lawan berikutnya di atas, Rodlek PK.Saenchai Muaythaigym menjalani debut yang tak terlupakan.

Atlet Thailand itu, yang dikenal sebagai “The Steel Locomotive,” berhadapan dengan pencetak KO asal Inggris Liam “Hitman” Harrison di ajang ONE: LEGENDARY QUEST pada bulan Juni 2019 di Baoshan Arena, Shanghai.

Walau keduanya bertukar tendangan ke arah kaki pada menit pembuka, Rodlek menetapkan ritme saat ia maju dengan kombinasi tiga pukulan dan tendangan ke arah kaki yang menjatuhkan atlet Inggris itu.

Sementara ia terus melontarkan rangkaian tendangan ke arah kaki – seperti yang juga dilakukan Harrison – pria Thailand ini mencetak poin dengan baik saat ia maju dengan kombinasi tinju dan mengakhirinya dengan sebuah tendangan atau teknik step-in knee.

Harrison menggandakan rangkaian tendangannya pada stanza kedua, namun itu hanya membakar semangat perwakilan PK.Saenchai Muaythaigym ini. Rodlek terus bergerak maju dengan penjagaan tinggi dan menyarangkan serangan pendek ke arah kepala atlet Inggris itu, yang menjatuhkannya ke atas kanvas dan mencetak knockdown satu-satunya dalam laga.

Saat “Hitman” kembali berdiri, keduanya beralih ke serangan jarak dekat dengan Rodlek yang mengendalikan aksi, mendapatkan keunggulan atas pertukaran itu, serta secara konstan memancing lawannya asal Eropa itu untuk maju.

Atlet Inggris itu melakukannya pada stanza terakhir, saat ia dengan agresif melontarkan kombinasi tinju dan tendangan ke arah kaki. Pada satu titik, ia bahkan menggoyahkan rivalnya asal Thailand itu dengan sebuah kombinasi uppercut-hook kiri dan mencetak kerusakan dengan sebuah sikutan ala Superman. Tetapi, Rodlek mengabaikannya dan meraih kemenangan mutlak.



Mehdi Zatout Ungguli Mantan Penantang Gelar ONE

Spesialis Muay Thai asal Aljazair Mehdi “Diamond Heart” Zatout meraih kemenangan terbesarnya di atas panggung dunia di ajang ONE: A NEW TOMORROW bulan Januari ini, saat ia mengungguli mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Han Zi Hao melalui keputusan terbelah, atau split decision.

Malam itu, atlet bantamweight Tiongkok ini menampilkan lebih banyak agresi di stanza pembuka, saat ia maju dengan serangannya dan mencoba mengenai atlet Aljazair yang selalu menghindar dan menyerang dengan tendangan balasan.

Pada menit terakhir ronde tersebut, “Diamond Heart” melepaskan serangan dengan sepasang tendangan roundhouse dan step-in knee. Walau Han berhasil menghindari serangan lutut dan berusaha mengincar kepala Zatout dengan serangannya, lawannya ini merespon dengan kombinasi jab-cross keras.

Alur tersebut sepertinya menjadi tema dari laga ini.

Han kembali maju dengan serangannya pada ronde kedua, tetapi Zatout menangkap teep lawan dan menerapkan teknik dump untuk menjatuhkannya ke atas kanvas. Walau momentum ini sempat mereda, Han terus menerjang maju dan memilih serangannya dengan kombinasi tinju, sementara rivalnya berusaha menggandakan tendangan dan pukulannya.

Zatout meningkatkan tekanan pada akhir stanza, memojokkan lawannya, menangkap tendangan lain, serta memukulnya jatuh ke kanvas. Ia mengikuti serangan itu dengan sebuah teknik step-in knee sempurna ke arah rusuk dan dua kali mencetak sweep atas Han setelah itu.

Merasa dirinya tertinggal di atas kertas, bintang Tiongkok ini menerjang maju tanpa rasa takut menghadapi serangan atlet Aljazair ini untuk mendaratkan pukulannya pada ronde ketiga, dimana ia bahkan menyambungkan serangan lutut dan siku di dalam posisi clinch. Tetapi “Diamond Heart” mencetak poin bersih pada saat akhir dengan pukulan kanan dan sweep-nya – dan meraih kemenangan itu.

Berikutnya, Zatout akan mengincar momentum yang sama saat ia menghadapi Leo Pinto di ajang ONE: NO SURRENDER II.

Pongsiri Mitsatit Akhiri Perlawanan “The Jaguar”

Powerful strikes from Pongsiri Mitsatit, who faces Shaolin warrior Miao Li Tao on 2 August!

Powerful strikes from Pongsiri Mitsatit, who faces Shaolin warrior Miao Li Tao on 2 August!????: Manila | 2 August | 5PM | ONE: DAWN OF HEROES????: Get your tickets at ???? http://bit.ly/oneheroes19????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp ????‍????: Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Saturday, July 27, 2019

Atlet kebanggaan Thailand Pongsiri “The Smiling Assassin” Mitsatit terbukti menjadi striker superior dalam laga bela diri campurannya bersama Jeremy “The Jaguar” Miado dalam ajang ONE: HERO’S DREAM di Yangon, Myanmar, bulan November 2018 lalu.

Walau atlet Filipina itu memiliki latar belakang tinju dan Muay Thai, ia menggunakan kemampuan grappling-nya dan menyeret rivalnya ke ground dengan tujuan mencetak submission.

Tetapi, Mitsatit menampilkan pertahanan gulat dan submission yang sangat baik, dimana ia kembali berdiri tiap kali terseret ke posisi bawah beberapa kali di stanza pembuka. Kemudian, warga asli Chiang Mai ini berusaha meluncurkan arsenal Muay Thai miliknya untuk menyerang sang atlet Filipina itu – terutama dengan tendangan ke arah kaki, pukulan kanan dan serangan lutut dari posisi clinch.

Mitsatit berlanjut meraih kesuksesan dengan strategi tersebut pada ronde kedua, dimana ia menghindari beberapa percobaan takedown lawannya. Walau Miado maju dengan pukulan keras, ia berada dalam posisi bertahan dan cukup kelelahan.

Pada menit terakhir ronde kedua, “The Jaguar” maju untuk meraih sebuah takedown. Tetapi, Mitsatit mementahkannya, meraih posisi mount, dan menjatuhkan serangan sampai wasit terpaksa menghentikan laga.

“The Smiling Assassin” kini akan ingin memperpanjang dominasinya melawan Akihiro “Superjap” Fujisawa di Bangkok.

Baca juga: KO Terbaik Dari Bintang Yang Akan Beraksi Di ONE: NO SURRENDER II