Tips Dan Trik

5 Tips Dari Nong-O Demi Rutinitas Latihan Dengan Berat Tubuh

Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Nong-O Gaiyanghadao mengetahui beberapa hal tentang latihan menggunakan berat badan, atau sering disebut bodyweight training.

Pada awal perjalanannya mengarungi dunia bela diri di daerah pedesaaan Thailand, Nong-O terpaksa mengandalkan latihan ini sampai ia dilirik oleh sebuah sasana besar di Bangkok.

Terlepas dari pendekatan minimalis terhadap Muay Thai itu, ia mengalami kesuksesan luar biasa dan berlanjut mendominasi divisi bantamweight dalam rangkaian ONE Super Series.

Berikut ini, sang perwakilan Evolve MMA berbagi tentang tips latihan yang ia lakukan supaya anda dapat mendapatkan keuntungan terbesar dari rutinitas latihan dengan berat tubuh anda.

Fokus Pada Cara Yang Benar

Muay Thai World Champion Sagetdao Petpayathai displays the push-up

Pendapat lawas yang mengatakan bahwa lebih banyak repetisi akan memberi hasil lebih tidak lagi menjadi sebuah konsensus utama. Para ahli kebugaran tubuh kini berpendapat bahwa melakukan repetisi yang lebih sedikit dengan cara yang benar akan lebih menguntungkan daripada melakukan banyak repetisi dengan bentuk atau cara yang salah.

Nong-O, yang baru saja mempertahankan sabuk emasnya melawan seorang kompatriot Saemapetch Fairtex, sangat menyetujui hal ini.

“Seringkali, banyak orang terlalu terfokus pada melakukan banyak repetisi. Saat program itu mengatakan lakukan 10 kali push-up, banyak orang mencoba sangat keras untuk mencapai 10 kali. Tetapi, pada gilirannya, mereka mengorbankan banyak teknik untuk melakukan itu,” sebut Nong-O.

“Saya suka mengatakan bahwa lima push-up berkualitas, tereksekusi dengan bentuk dan teknik yang tepat, akan jauh lebih baik dari 10 push-up asal-asalan. Ini klise, tetapi sangat benar.”

Hal ini memang terbukti bagi striker luar biasa ini. Pria berusia 33 tahun ini menghentikan Saemapetch melalui KO dalam laga mereka di ajang ONE: EDGE OF GREATNESS pada bulan November – dan tidak ada keraguan bahwa teknik yang benar dalam push-up dapat membantunya membangun pukulan kuat.

Modifikasi Menu Latihan

A class at Evolve MMA in Singapore performs air squats as a warm-up exercise

Banyak dari penyuka fitness, atau latihan kebugaran tubuh, mengetahui bagaimana cara menggunakan berat badan demi keuntungan mereka. Namun Nong-O menyarankan untuk memodifikasi seluruh latihan anda saat menggunakan berat badan untuk membuatnya lebih efektif.

Daripada melakukan squat dengan dua kaki, misalnya, cobalah melakukan squat dengan satu kaki. Ini tidak hanya akan menjadikan anda lebih kuat, tetapi ini juga akan membantu keseimbangan anda, yang sangat penting bagi Muay Thai.

“Latihan berat badan tunggal lebih sulit untuk dilakukan dari latihan biasa. Tantang diri anda sendiri dengan beranjak keluar dari kotak anda dan melakukan sesuatu yang di luar kebiasaan,” jelas sang Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai ini.

“Ini akan nampak sulit pada awalnya, namun akhirnya tubuh anda akan menyesuaikan diri dan anda akan menjadi lebih kuat.”



Incar Separuh Repetisi

Japanese kickboxing star Hiroki Akimoto performs a pull-up

Mungkin anda mengira hanya repetisi penuh yang dapat menguntungkan usaha anda dalam membangun kekuatan, tetapi saat anda melakukan push-up atau pull-up, cobalah lakukan separuh repetisi.

Contohnya, dalam push-up, berhentilah di separuh jalan dan tahan postur anda selama tiga detik sebelum menyelesaikan satu repetisi. Saat anda menurunkan tubuh, lakukan hal yang sama.

“Hal ini pastinya sangat sulit. Bahkan individu yang terkuat dan paling fit akan mengalami kesulitan melakukan ini. Namun hasilnya juga sangat memuaskan,” kata Nong-O.

“Dorong diri anda mencapai batasan dan lihat seberapa jauh anda dapat melakukannya. Lihat seberapa kuat anda dapat melakukan itu. Lebih dari sekedar rasa sakit di tubuh karena latihan intens ini, pikiran anda juga akan menjadi lebih kuat. Bangun diri anda melewati rasa sakitnya dan anda akan terkejut dengan apa yang anda mampu lakukan.”

Dengan pemikiran seperti ini, tidak heran bahwa pria yang berasal dari Sakon Nakhon ini mampu bertahan jauh dalam perjalanannya meraih kejayaan di atas panggung dunia.

Lakukan Peregangan

Brazilian mixed martial artist Bruno Pucci stretches

Peregangan adalah salah satu aspek yang kurang diperhatikan dalam latihan; terlalu banyak orang yang menganggapnya sebatas pemikiran belaka.

Sebenarnya, peregangan sama pentingnya seperti latihan menggunakan berat tubuh jika anda ingin menjadi lebih kuat.

“Peregangan itu adalah keharusan,” kata Nong-O. “Membangun otot dan meraih kondisi prima tidaklah cukup. Anda juga harus membangun fleksibilitas.”

“Secara pribadi, sebagai seorang atlet dan petarung Muay Thai profesional, fleksibilitas adalah salah satu hal yang terpenting bagi saya, dimana peregangan harus dilakukan secara rutin. Tanpa peregangan, otot anda akan menjadi pendek dan kencang, dan kita tidak menginginkan itu.”

Ini yang ditampilkan oleh sang penguasa divisi bantamweight, dengan pergerakannya yang tetap mulus di bawah sorotan utama di dalam Circle?

Terapkan Teknik Bela Diri

Students ask a coach for advice

Saat berbicara tentang bentuk terbaik dari latihan menggunakan berat tubuh, Nong-O meyakini bahwa tidak ada yang lebih baik dari mendatang sasana bela diri untuk berlatih Muay Thai, Brazilian Jiu-Jitsu, atau bela diri campuran.

“Jika anda bertanya pada saya, tidak ada latihan menggunakan berat tubuh yang lebih baik daripada latihan bela diri. Ini adalah jenis latihan berat tubuh yang terbaik, titik,” kata perwakilan Evolve MMA itu.

“Terdapat berbagai seni bela diri yang dapat anda coba. Dari BJJ dan tinju, sampai Muay Thai, tiap disiplin menawarkan pendekatan unik untuk meraih kebugaran fisik. Dan itu semua menyenangkan dan menarik, dan itulah bagian terbaiknya.”

Baca juga: 5 Olahraga Selama Masa Liburan Yang Dapat Membantu Seniman Bela Diri