Fitur

Sorotan Terbaik Dari Ajang ONE: INSIDE THE MATRIX II

Tak diragukan lagi bahwa ajang ONE: INSIDE THE MATRIX II adalah sebuah sekuel yang layak disajikan bagi para penggemar.

Dalam laga utama Jumat malam lalu, Kiamrian “Brazen” Abbasov sukses mempertahankan gelar Juara Dunia ONE Welterweight saat menghadapi James Nakashima. Empat laga lainnya dalam kartu pertandingan ini juga sarat dengan penantang terbaik yang berusaha untuk menaiki daftar peringkat dalam divisi mereka masing-masing.

Setelah berbagai momen luar biasa dan KO spektakuler tercetak di Singapura, kami memilih tiga sorotan terbaik dari laga penuh aksi pada hari Jumat, 6 November.

#1 Cara Luar Biasa Kiamrian Abbasov Pertahankan Gelar

???? TRIFECTA: Find out how the ONE Welterweight World Title fight between Kiamrian Abbasov and James Nakashima went down!

???? TRIFECTA: Find out how the ONE Welterweight World Title fight between Kiamrian Abbasov and James Nakashima went down! #InsideTheMatrix2

Posted by ONE Championship on Friday, November 6, 2020

Jika anda mencari definisi dari kata “grit” di dalam kamus, anda akan melihat gambaran dari diri Kiamrian “Brazen” Abbasov. Kesuksesannya mempertahankan gelar Juara Dunia adalah bentuk dari sebuah hal yang menjadikannya atlet welterweight terbaik di dunia.

Penantang tak terkalahkan asal Amerika Serikat James Nakashima nampak yakin akan mencetak kejutan tersendiri atas sang penguasa divisi selama tiga stanza awal.

Namun, dua ronde terakhir dalam laga ini memang disebut sebagai ronde-ronde kejuaraan karena sebuah alasan jelas, dimana sang Juara Dunia ONE Welterweight ini tetap tenang untuk mencari momen terbaiknya pada stanza keempat.

Dengan hanya dua menit tersisa, Abbasov mengejutkan Nakashima dengan sebuah serangan lutut saat sang penantang itu beralih ke percobaan takedown. Perwakilan MMA Lab itu limbung dan mencari pegangan di dalam Circle, tetapi “Brazen” mampu memanfaatkan momen ini.

Sebuah uppercut kanan kembali mengejutkan atlet AS itu, dan Abbasov mampu mengayunkannya ke atas kanvas, dimana sebuah pukulan telak dari tangan kanan mampu mengakhiri laga.

Atlet Kirgistan ini mempertahankan sabuk emasnya dan menunjukkan pada para penantang dalam divisinya bahwa mereka harus siap menjalani lima ronde jika ingin melengserkannya.



#2 Serangan ‘Laser’ Kiri Yuya Wakamatsu

???? TRIFECTA: The knockout that ended Yuya Wakamatsu ???? Kim Kyu Sung was so epic, we HAD to show you multiple angles! ????

???? TRIFECTA: The knockout that ended Yuya Wakamatsu ???? Kim Kyu Sung was so epic, we HAD to show you multiple angles! ???? #InsideTheMatrix2

Posted by ONE Championship on Friday, November 6, 2020

Yuya “Little Piranha” Wakamatsu mempertahankan posisi keempatnya dalam divisi flyweight dengan menambahkan sebuah KO lainnya yang menjadi sorotan.

Wakamatsu tak membutuhkan waktu lama untuk beraksi saat ia menerjang lawannya, Kim Kyu Sung asal Korea Selatan, ke tengah Circle sembari beralih keluar-masuk jarak serang dengan cerdas.

Kim mampu mengejutkan Wakamatsu dengan sebuah jab keras. Tetapi, saat ia mulai menekan demi memaksa “Little Piranha” mundur, ia disambut dengan kecepatan luar biasa dari bintang Jepang itu.

Tak lama kemudian, aksi pun memanas. Wakamatsu melakukan feint dengan jab kiri, dan saat Kim membuka celah untuk membalas, “Little Piranha” mengirimkan sebuah straight kanan menembus pertahanan lawannya. Saat atlet Korea Selatan itu terjatuh ke atas kanvas, pencetak KO asal Jepang ini  mengikuti dengan dua pukulan yang mengakhiri laga pada menit 1:46 stanza pembuka.

Dengan kemenangan ketiga beruntunnya ini, Wakamatsu kembali menunjukkan bahwa ia adalah ancaman besar dalam divisi flyweight.

#3 Kekuatan Eksplosif Meng Bo

???? TRIFECTA: The jaw-dropping finish to Meng Bo ???? Priscilla — FROM ALL ANGLES ????????????

???? TRIFECTA: The jaw-dropping finish to Meng Bo ???? Priscilla — FROM ALL ANGLES ???????????? #InsideTheMatrix2

Posted by ONE Championship on Friday, November 6, 2020

Laga pembuka malam itu menjadi saksi kekuatan penantang peringkat kedua divisi atomweight, Meng Bo, yang meraih sebuah KO cepat lainnya.

Lawannya, bintang Indonesia bernama Priscilla Hertati Lumban Gaol, telah mengenal kekuatan pukulan Meng dan dengan cerdas menggunakan rangkaian tendangan untuk menjaga jaraknya.

Tetapi, Meng beranjak memasuki jarak serangnya sementara Priscilla merapat ke dinding Circle. Dan, saat srikandi Indonesia ini mencoba melontarkan tendangan samping (side kick), striker Tiongkok ini menangkis dengan tangannya dan menyarangkan sebuah pukulan straight kanan yang bergema di arena.

Priscilla pun terjatuh, dan penantang divisi atomweight ini melanjutkan aksinya dengan sepasang serangan di posisi ground sebelum wasit masuk dan menghentikan aksi pada menit 1:26 ronde pertama.

Sekali lagi, kekuatan milik Meng memberi pernyataan tegas dan menempatkan sang bintang ini sebagai salah satu atlet favorit dalam Turnamen ONE Atomweight World Grand Prix di tahun 2021 nanti.

Baca juga: Apa Langkah Selanjutnya Bagi Para Pemenang Di ONE: INSIDE THE MATRIX II

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.