Fitur

Pertaruhan Besar Tiap Petarung Di ‘ONE On TNT III’

Setelah dua minggu yang eksplosif, ONE Championship siap menggelar edisi ketiga dari rangkaian gelaran “ONE on TNT.”

Pada jam tayang utama televisi di Amerika Serikat, Rabu malam, 21 April, atau Kamis pagi waktu Indonesia, organisasi bela diri terbesar di dunia ini kembali menayangkan “ONE on TNT III.”

Kartu pertandingan menarik ini menampilkan para seniman bela diri campuran yang dapat meraih perebutan gelar Juara Dunia, sepasang legenda yang ingin memastikan kedudukan mereka, para bintang baru yang dapat memasuki daftar Peringkat Atlet ONE, serta bahkan para penantang yang dapat meraih laga melawan seorang ikon.

Jelang seluruh aksi tersebut, mari kita simak pertaruhan terbesar bagi tiap petarung di “ONE on TNT III.”

John Lineker & Troy Worthen

Laga utama malam itu dapat memberi penantang baru bagi Juara Dunia ONE Bantamweight Bibiano “The Flash” Fernandes.

John “Hands of Stone” Lineker masih tak terkalahkan sejak bergabung dengan organisasi bela diri terbesar di dunia ini. Atlet Brasil ini menaklukkan Muin “Tajik” Gafurov dalam debut promosionalnya dan mencetak KO atas mantan penguasa divisi ini, Kevin “The Silencer” Belingon.

Lineker kini adalah penantang teratas divisi bantamweight, dan akan sangat sulit untuk menolak laga perebutan gelar jika ia memberi penampilan yang menjadi sorotan besar lainnya minggu ini.

Tetapi, hal itu akan lebih mudah dikatakan daripada dilakukan.

Troy “Pretty Boy” Worthen juga nampak luar biasa dalam karier bela diri campurannya. Atlet AS ini memulai perjalanannya dengan tujuh kemenangan beruntun, termasuk TKO atas “The Ghost” Chen Rui dan “Rock Man” Chen Lei, serta saat ia menghancurkan Mark “Tyson” Fairtex Abelardo.

Satu-satunya kekalahan dari catatan rekor Worthen tiba dari penantang peringkat ketiga Yusup “Maestro” Saadulaev, yang menang tipis atas “Pretty Boy” Desember lalu. Bagi atlet AS itu, laga kali ini menjadi kesempatan untuk meraih penebusan, mendobrak daftar Peringkat Atlet ONE, dan masuk ke radar Fernandes.

Reece McLaren & Yuya Wakamatsu

Dalam laga pendukung utama, sepasang penantang divisi flyweight akan berperang dan berusaha mengamankan posisi untuk perebutan gelar Juara Dunia ONE.

Yuya “Little Piranha” Wakamatsu adalah penantang peringkat keempat dan memiliki momentum luar biasa.

Bintang Jepang ini memiliki tiga kemenangan beruntun, dengan KO atas mantan Juara Dunia ONE Flyweight Geje “Gravity” Eustaquio dan bintang baru Kim Kyu Sung, serta unggul atas mantan penantang Juara Dunia ONE Bantamweight “Ottogi” Dae Hwan Kim.

Dengan menambahkan atlet peringkat kelima Reece “Lightning” McLaren ke dalam daftar itu, Wakamatsu dapat melawan salah satu pria teratas – mungkin sebuah laga perebutan gelar dengan Adriano “Mikinho” Moraes atau laga penebusan melawan penantang teratas Demetrious “Mighty Mouse” Johnson atau penantang peringkat kedua Danny “The King” Kingad.

Tetapi, McLaren juga termotivasi untuk menaiki daftar peringkat tersebut. Dengan mengalahkan Wakamatsu, ia akan mengamankan posisinya untuk melaju lebih jauh. Baik Moraes dan Johnson jelas akan menjadi daya tarik bagi dirinya, sama seperti kesempatan untuk membalas kekalahan dari Kingad dan penantang peringkat ketiga Kairat “The Kazakh” Akhmetov.



Marat Gafurov & Ok Rae Yoon

Sebuah posisi penting dalam divisi lightweight dan kesempatan menghadapi Eddie “The Underground King” Alvarez menjadi pertaruhan bagi kedua bintang dalam laga utama di kartu awal.

Setelah mendominasi sebagai Juara Dunia ONE Featherweight, Marat “Cobra” Gafurov naik satu divisi dan mengincar kejayaan dalam dua divisi.

Atlet Dagestan ini menjalani awalan sulit, dimana ia kalah dari penantang peringkat kedua Iuri Lapicus dalam debutnya di lightweight, tetapi segera membalikkan keadaan dengan mengejutkan bintang tak terkalahkan saat itu, Lowen Tynanes, bulan Desember lalu untuk meraih peringkat kelima.

Kini, ia akan mempertahankan posisinya itu melawan debutan Korea Selatan Ok Rae Yoon, seorang penghancur berkemampuan lengkap dari sasana Team MAD. Ok akan ingin mencetak debut mengesankan – dimana kemenangan dalam ajang ini akan memberinya hasil luar biasa.

Pemenang kontes ini akan memegang peringkat kelima divisi lightweight dan melawan Alvarez minggu depan, di “ONE on TNT IV.”

Dan karena Juara Dunia ONE Lightweight Christian “The Warrior” Lee telah mengalahkan empat penantang teratas, siapa pun yang lolos dari edisi penutup musim “ONE on TNT” sebagai pemenang mungkin akan meraih laga perebutan gelar Juara Dunia berikutnya.

Ryuto Sawada & Miao Li Tao

Sepasang atlet muda divisi strawweight akan memulai laga bela diri campuran dalam ajang ini – dan ini kebetulan menjadi laga pembalasan dendam.

Saat Ryuto “Dragon Boy” Sawada berhadapan dengan Miao Li Tao untuk pertama kali di ONE: REIGN OF DYNASTIES II bulan Oktober lalu, bintang Jepang itu menggunakan teknik grappling-nya untuk meraih kemenangan mutlak.

Sawada nampak kuat pada dua stanza pembuka, tetapi pada ronde terakhir, Miao mulai nyaman dan melepaskan serangan keras ke arah “Dragon Boy.”

Kini, enam bulan setelah laga awal mereka itu, keduanya akan tampil kembali. Sawada ingin membuktikan bahwa kemenangannya bukanlah kesalahan, sementara striker Tiongkok itu akan mencoba menjadi pria pertama yang menghentikan bintang Jepang ini di atas panggung dunia.

John Wayne Parr & Nieky Holzken

Membuka ajang “ONE on TNT III” adalah sebuah laga impian antara dua striker legendaris yang sangat terkenal.

John Wayne “The Gunslinger” Parr telah meraih hampir segalanya sepanjang kariernya, tetapi ia belum pernah merebut gelar Juara Dunia ONE.

Sang legenda asal Australia ini menginginkan sabuk itu dalam koleksinya, dimana ia akan memulai perjalanannya menuju pencapaian prestisius itu dengan melawan Nieky “The Natural” Holzken, kickboxer lightweight ikonik yang dianggap Parr sebagai versi modern dari idolanya dalam seni bela diri, Ramon “The Diamond” Dekkers.

Holzken juga mengagumi “The Gunslinger” dan selalu ingin melawan dirinya.

Dengan laga yang telah dipastikan ini, untuk pertama kalinya para penggemar akan menyaksikan petinju kuat Belanda ini mengenakan sarung tangan MMA 4 ons di ONE Super Series Muay Thai.

Jika ia meraih kemenangan, “The Natural” jelas akan memastikan warisannya sebagai salah satu striker terbaik dalam sejarah. Ia juga akan memastikan statusnya sebagai kickboxer teratas divisi lightweight dan mungkin mendapatkan keyakinan diri untuk menjalani laga-laga ONE Super Series Muay Thai lainnya.

Baca juga: 5 KO Mengejutkan Dari Para Pemukul Keras Di ‘ONE On TNT III’

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.