Fitur

5 KO Mengejutkan Dari Para Pemukul Keras Di ‘ONE On TNT III’

Beberapa striker terkuat di bawah naungan ONE Championship akan membawa arsenal mereka di “ONE on TNT III,” Kamis pagi, 22 April ini.

Rangkaian ajang eksplosif di jam tayang utama televisi AS ini telah menyajikan berbagai penyelesaian luar biasa, dan tren tersebut nampak berlanjut dengan serangkaian striker yang akan berlaga di edisi ketiga.

Berikut adalah lima KO terbaik dari serangkaian kompetitor Muay Thai dan seniman bela diri campuran yang siap beraksi.

John Lineker Berjaya Melawan Penghancur Divisi Bantamweight

Semua orang mengetahui apa yang dapat diharapkan saat John “Hands of Stone” Lineker memasuki Circle, tetapi itu tak berarti semua rivalnya dapat menghentikannya.

Bintang Brasil itu menjatuhkan sesama pencetak KO, Kevin “The Silencer” Belingon, di ONE: INSIDE THE MATRIX III bulan November 2020, dimana ia tak berhenti memukul sampai atlet Filipina itu mencium kanvas pada ronde kedua.

Belingon menggunakan tendangan dan pukulan untuk menjauhkan Lineker, tetapi “Hands of Stone” tak dapat terhentikan dan masuk dengan beberapa hook keras di belakang jab-nya.

Lineker nampak ingin melemahkan tubuh “The Silencer” dan mendesaknya ke dinding Circle dengan jab ganda. Ia mengikuti itu dengan hook kanan yang masuk ke rusuk lawannya.

Atlet Filipina ini mencoba mengabaikan hal itu, tetapi saat ia berusaha menghindari serangan berikutnya, “Hands of Stone” menjatuhkannya dengan uppercut kanan ke kepala.

Troy Worthen Hancurkan Chen Dengan Ground-And-Pound

Troy “Pretty Boy” Worthen nampak sangat fenomenal dalam debut promosionalnya melawan “The Ghost” Chen Rui di ajang ONE: MASTERS OF DESTINY, bulan Juli 2019.

Atlet kuat AS ini menampilkan teknik gulat unggulannya saat ia mendominasi stanza pembuka dan hampir meraih penyelesaian sampai rivalnya asal Tiongkok itu terselamatkan oleh bel.

Pada ronde kedua, Worthen sekali lagi menjatuhkan Chen ke atas kanvas dengan body lock dan bekerja dari posisi half-guard dengan pukulan dan sikunya.

Rangkaian penyelesaian itu tiba saat “Pretty Boy” meraih punggung “The Ghost” saat rivalnya ini berusaha melarikan diri. Chen berusaha lepas, tetapi ia harus mengatasi lawannya yang masuk ke posisi mount, dimana Worthen menghantamnya dengan pukulan dan siku keras sampai wasit mengakhiri laga lewat sebuah TKO.

Berikutnya, Worthen akan melawan Lineker dalam sebuah laga antara atlet AS melawan Brasil.



Pukulan Kanan Yuya Wakamatsu Taklukkan Eustaquio

Sebagai salah satu pemukul terkuat di atas panggung dunia, Yuya “Little Piranha” Wakamatsu mencetak berbagai kemenangan mengejutkan, tetapi penyelesaiannya atas mantan Juara Dunia ONE Flyweight Geje “Gravity” Eustaquio di ajang ONE: DAWN OF HEROES pada Agustus 2019 dapat menjadi sorotan terbaik.

Penghancur Jepang ini mempersiapkan tangan kanannya dari awal, dan ia tak membutuhkan waktu lama untuk mendaratkan serangan keras itu.

“Gravity” mencoba menggunakan arsenal yang lebih beragam dan mengenai lutut rivalnya dengan tendangan depan untuk mengukur jarak. Tetapi, ia masih berada dalam jarak serang Wakamatsu dan membayar harganya.

“Little Piranha” memulai serangan akhirnya dengan hook kiri dan melepaskan straight kanan keras yang menembus pertahanan atlet Filipina itu. Saat lawannya terjatuh, serangkaian ground-and-pound keras segera memastikan kemenangan.

Wakamatsu kini menjalani tiga kemenangan beruntun dan akan menghadapi grappler Australia Reece “Lightning” McLaren dalam sebuah laga dengan pertaruhan besar.

Nieky Holzken Serang Ulu Hati Compton

Nieky “The Natural” Holzken adalah salah satu kickboxer legendaris di era modern, dan ia menunjukkan bahwa dirinya masih berada di puncak permainannya saat mengalahkan Elliot “The Dragon” Compton di ONE: BIG BANG II, Desember 2020 lalu.

Teknik tinju pria Belanda ini terbukti terlalu kuat bagi praktisi Muay Thai Australia itu, dan ia menemukan penyelesaian hanya dalam waktu 96 detik dengan pukulan ke ulu hati yang sempurna.

Compton mencoba menjaga “The Natural” di sisi luar dengan jab dan tendangan rendah kerasnya, tetapi Holzken berkeras menutup jarak dan mencetak poin dengan tangannya. Warga Helmond ini mendesak rivalnya itu dengan jab-cross, dan saat “The Dragon” kembali ke kuda-kudanya, Holzken melepaskan kombinasi yang mengakhiri laga.

Ia menyarangkan jab di wajah Compton, memasukkan uppercut kanan dan pukulan kiri ke bagian tengah tubuh lawannya — dimana “The Dragon”  tak mampu menjawab hitungan wasit.

Berikutnya, Holzken akan menghadapi sang legenda John Wayne “The Gunslinger” Parr dalam sebuah laga Muay Thai yang sangat langka bagi pria Belanda itu.

Miao Li Tao Atasi Serangan Striker Legendaris

Miao Li Tao meraih kemenangan terbesar saat mencetak KO atas mantan Juara Dunia ONE Strawweight Dejdamrong “Kru Rong” Sor Amnuaysirichoke di ONE: ENTER THE DRAGON, Mei 2019.

Sebagai Juara Dunia Muay Thai berkali-kali, “Kru Rong” difavoritkan untuk menang dalam permainan stand-up, tetapi lawannya asal Tiongkok itu menunjukkan bahwa kekuatan dapat menjadi penyeimbang yang sangat baik.

Miao mencoba bergulat dengan bintang Thailand itu pada awal laga, namun ia akhirnya mengambil kesempatan dari sebuah celah di posisi stand-up.

Mereka meluncurkan serangan beruntun — pukulan kanan jauh dari atlet Tiongkok ini dan serangan lutut dari perwakilan Evolve itu — tetapi Miao mengalahkan lawannya pada serangan kedua.

Warga Beijing itu melepaskan sebuah hook kiri sebelum “Kru Rong” dapat menarik lengan kanannya untuk bertahan. Serangan itu mendarat di perutnya dan segera menjatuhkan Dejdamrong.

Miao akan kembali beraksi melawan atlet Jepang, Ryuto “Dragon Boy” Sawada, untuk membuka gelaran “ONE on TNT III,” Kamis pagi nanti.

Baca juga: Cara Menonton Ajang ‘ONE On TNT III’

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.