Fitur

Sebuah Tragedi Memberi Eduard Folayang Semangat Tak Terkalahkan

23 Jul 2019

Karir Eduard “Landslide” Folayang didefinisikan oleh kemampuannya bangkit kembali dari kesulitan berat dan tampil sebagai kompetitor yang lebih kuat.

Setelah kekalahannya, pahlawan asal Filipina ini – yang kembali melawan Eddie “The Underground King” Alvarez dalam babak semifinal ONE Lightweight World Grand Prix di ajang ONE: DAWN OF HEROES – selalu menemukan cara untuk melupakan kekecewaannya dan mencapai hal-hal luar biasa.

The loss of five siblings was a painful experience for Eduard Folayang, but the Filipino legend harnessed his emotions to provide his family with a better life ????

The loss of five siblings was a painful experience for Eduard "The Landslide" Folayang, but the Filipino legend harnessed his emotions to provide his family with a better life ????????: Manila | 2 August | 7PM | ONE: DAWN OF HEROES????: Get your tickets at ???? http://bit.ly/oneheroes19????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp ????‍????: Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Sunday, 14 July 2019

Determinasi yang dimilikinya dalam mengatasi kekecewaannya membawa atlet ini menjadi salah satu yang terbaik di Filipina, dimana hal ini terbentuk melalui pengalaman tragis saat ia masih berusia kanak-kanak.

“Ketika saya masih kecil, ibu saya mengatakan bahwa lima saudara kandung saya meninggal dunia – saya berada di sekolah dasar saat ibu saya memberitahukan hal tersebut,” katanya. 

“Umur mereka hanya berbeda sedikit satu sama lainnya ketika kami kehilangan mereka – saya pikir yang tertua mungkin masih berusia 7 tahun, satu berumur 5 tahun, satu lagi hanya berumur satu tahun, sementara dua lagi baru saja lahir.”

Semua ini terjadi sebelum keluarganya pindah ke Baguio City, dimana anak mereka berlatih bersama sasana kelas dunia Team Lakay.

Tinggal di daerah terpencil di Mountain Province, mereka hanya mendapatkan akses sangat terbatas kepada layanan kesehatan yang baik dan membuat berbagai penyakit yang seharusnya dapat ditangani dengan mudah menjadi sangat fatal.

Who will be left standing when lightweight legends Eduard Folayang and Eddie Alvarez square off on 2 August?

Who will be left standing when lightweight legends Eduard "The Landslide" Folayang and Eddie Alvarez square off on 2 August?????: Manila | 2 August | 5PM | ONE: DAWN OF HEROES????: Get your tickets at ???? http://bit.ly/oneheroes19????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp ????‍????: Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Sunday, 21 July 2019

“Sangat sulit bagi mereka untuk pergi ke rumah sakit karena mereka harus memghabiskan dua atau tiga hari perjalanan,” sebut Eduard.

“Terkadang anda berpikir bahwa demam yang diderita anak anda adalah hal biasa, tetapi pada waktu tertentu itu menjadi ajal mereka.”

“Waktu itu, kami harus mengandalkan pengobatan tradisional daripada pengobatan modern, karena hal tersebut lebih mudah didapatkan – daun-daun untuk terapi, teh jahe, serta ramuan herbal lainnya yang siap sedia di sawah kami.”

“Kami tidak memiliki pengetahuan cukup mengenai pelayanan kesehatan yang baik, yang saya rasa berkontribusi pada tingkat kematian yang tinggi [di daerah kami] waktu itu. Kami harus mencari dokter untuk memberitahukan apa yang salah dengan mereka, tetapi karena rumah sakit terlalu jauh, mereka meninggal dunia tanpa berkesempatan menemui seorang dokter.”

Orang tua “Landslide” berkeinginan kuat melihat empat anaknya yang masih ada itu bertumbuh, maka keduanya melakukan segala hal yang dibutuhkan untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi mereka. 

Mereka akhirnya pindah ke Baguio, dan meski mereka tidak dapat membaca, ayah dan ibu Eduard menemukan cara untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anak-anak mereka sehingga mereka dapat keluar dari kemiskinan dengan melakukan pekerjaan apapun. Ini berarti mereka tidak harus menderita seperti dahulu.

Eduard Folayang's greatest motivation ????‍????‍????‍????

Eduard "The Landslide" Folayang's greatest motivation ????‍????‍????‍????????: Manila | 2 August | 7PM | ONE: DAWN OF HEROES????: Get your tickets at ???? http://bit.ly/oneheroes19????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp ????‍????: Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Thursday, 18 July 2019

Melihat usaha mereka yang tak kenal lelah, serta kekuatan untuk bertahan melewati cobaan hidup, Eduard menjadi terinspirasi untuk mempelajari sikap yang nantinya akan membantu dirinya menjadi Juara Dunia ONE Lightweight.

“Di kota, kami memiliki akses untuk mendapatkan layanan kesehatan yang baik dengan mudah, serta fasilitas yang dapat membantu pendidikan kami. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memberikan kami kehidupan yang lebih baik saat mereka berusaha keras untuk itu,” katanya.

“Karena itu, mereka melakukan segala hal untuk menyediakan kebutuhan kami. Ini mungkin menjadi sesuatu yang sulit [bagi mereka], tetapi kasih sayang yang mereka miliki sebagai orang tua mendorong mereka untuk melakukan segala hal dalam kemampuan mereka untuk menaruh makanan diatas meja.”

“Inilah yang sangat saya hargai dari kedua orang tua saya – mereka tidak pernah menyerah. Walaupun mereka kehilangan anak-anak mereka, mereka masih memiliki semangat untuk membesarkan dan membentuk kami seperti sekarang ini.”

“Orang tua saya selalu mengatakan pada kami untuk dapat mengurus diri kami sendiri, untuk tetap sehat, belajar menjadi kuat dalam kehidupan ini dan mengenali tanggung jawab kami – tidak hanya bagi diri kami sendiri, tetapi juga kepada komunitas dan keluarga kami.”

Eduard Folayang will do whatever it takes to get his lightweight ???? back. The Team Lakay legend faces Eddie Alvarez in the ONE Lightweight World Grand Prix semifinals on 2 August!

Eduard "The Landslide" Folayang will do whatever it takes to get his lightweight ???? back. The Team Lakay legend faces Eddie Alvarez in the ONE Lightweight World Grand Prix semifinals on 2 August! ????: Manila | 2 August | 5PM | ONE: DAWN OF HEROES????: Get your tickets at ???? http://bit.ly/oneheroes19????: Check local listings for global TV broadcast????: Watch on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp ????‍????: Prelims LIVE on Facebook | Prelims + 2 Main-Card bouts LIVE on Twitter

Posted by ONE Championship on Friday, 19 July 2019

Pelajaran yang mereka teruskan ke anak-anak mereka ini membantu masing-masing dari mereka meraih pencapaian besar – terutama bagi “Landslide.”

Walau ayah dan ibunya menginginkan dirinya menjadi seorang polisi, dan ia memulai karirnya sebagai seorang guru, pencapaiannya dalam dunia bela diri telah menjadikannya pahlawan nasional dan membantu dirinya menghidupi keluarganya sendiri.

Hari ini, orang tua Eduard dapat menikmati hidup bersama cucu-cucu yang bahagia dan sehat, serta mengetahui bahwa kerja keras mereka terbayar dalam cara yang sebelumnya tidak pernah mereka bayangkan.

Ia mungkin telah kehilangan sabuknya dalam pertandingan terakhirnya, tetapi seperti yang pernah ia lakukan sebelumnya, Eduard memiliki determinasi tersendiri untuk bangkit kembali Jumat nanti, tanggal 2 Agustus, dengan sebuah kemenangan terbesar dalam karirnya di dalam Mall Of Asia Arena di Manila, Filipina.

Kemampuan Eduard untuk bangkit sekali lagi akan diuji dalam sebuah pertandingan impian antara dua legenda bela diri campuran dari belahan dunia Timur dan Barat, tetapi ia yakin bahwa ia akan kembali pada jalur kemenangan menuju perebutan gelar Juara Dunia.

“Saya masih memiliki motivasi tinggi dan kemauan untuk merebut kemenangan ini, dan itu tidak pernah berkurang,” tutupnya.

Manila | 2 Agustus | 19:00 WIB | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: http://bit.ly/oneheroes19