Fitur

7 Petarung Kuat Yang Berlaga di MMA Dan ONE Super Series

ONE Championship adalah rumah bagi para atlet elite dari berbagai disiplin bela diri, namun hanya beberapa yang dapat melewati batasan antara MMA dan liga khusus striking ONE Super Series.

Daftar ini jelas akan bertumbuh di masa depan, namun untuk saat ini, berikut adalah tujuh petarung berbakat yang tampil dalam bela diri campuran dan Muay Thai atau kickboxing di atas panggung dunia.

#1 Stamp Fairtex

Photos from Stamp Fairtex and Alyona Rassohyna's MMA fight at ONE: UNBREAKABLE III on 5 February 2021

Belum ada atlet lintas disiplin yang meraih kesuksesan sebesar Stamp Fairtex saat itu.

Mantan Juara Dunia ONE Atomweight Kickboxing dan Muay Thai ini mencatatkan rekor 5-1 dalam seni bela diri campuran, dan kini menjadi penantang peringkat keempat dalam divisinya.

Bintang Thailand ini menggunakan kemampuan striking kelas dunia dan permainan ground yang berkembang pesat untuk meraih kemenangan dalam lima laga MMA perdananya. Dalam penampilannya yang keenam melawan Alyona Rassohyna di ONE: UNBREAKABLE III pada Februari lalu, ia hampir saja mempertahankan catatan sempurnanya sebelum tap-out lewat guillotine choke di menit 4:53 ronde ketiga.

Berikutnya, Stamp akan mendapatkan kesempatan meraih penebusan saat ia bertemu kembali dengan Rassohyna pada ronde pembuka Turnamen ONE Women’s Atomweight World Grand Prix.

#2 Alain Ngalani

Alain “The Panther” Ngalani memiliki pencapaian luar biasa dalam arena stand-up sebelum ia bergabung bersama ONE Championship untuk mengejar karier bela diri campurannya.

Teknik striking eksplosif yang ia miliki memberinya beberapa penyelesaian luar biasa dalam sejarah organisasi ini, dan saat ONE Super Series diperkenalkan, warga Hong Kong ini pun kembali ke akarnya.

Ngalani telah berpartisipasi dalam dua laga kickboxing di atas panggung dunia sampai saat ini, dan ada kesempatan besar dimana kita akan dapat melihatnya kembali dalam liga khusus striking ini secepatnya.

#3 Bi Nguyen

Bi Nguyen defeats Puja Tomar at ONE IMMORTAL TRIUMPH

Dikenal atas volume striking dan kegigihannya, Bi “Killer Bee” Nguyen membawa pengalamannya dalam dunia striking untuk memasuki laga Muay Thai battle melawan Puja “The Cyclone” Tomar di ONE: IMMORTAL TRIUMPH, September 2019 lalu.

Walau ia berlaga di bawah peraturan global sebelum laga ini, kedua atlet ini tiba dari disiplin stand-up dan tidak kehilangan kemampuan mereka saat berlaga selama tiga ronde.

Keunggulan Nguyen dalam “seni delapan tungkai” lebih terlihat saat laga ini berlangsung, dan ia mendesak lawannya dengan pukulan dan serangan lutut keras dalam posisi clinch untuk memenangkan laga.



#4 Puja Tomar

Berlaga dalam pertandingan Muay Thai bersama Nguyen di atas, Tomar yang memiliki latar belakang wushu beradu serangan dengan wanita Vietnam-Amerika itu dan hampir meraih kemenangan.

Dengan hanya sebuah keputusan terbelah (split decision) di antara mereka, Tomar mengungkap bahwa ia akan ingin mengulangi pertandingan itu di bawah peraturan bela diri campuran.

#5 Fabio Pinca

The mixed martial arts clash between Shannon Wiratchai and Fabio Pinca

Juara Dunia Muay Thai Fabio Pinca memasuki ranah bela diri campuran dengan berani saat ia menghadapi Shannon “OneShin” Wiratchai di ajang ONE: NO SURRENDER III, Agustus 2020 lalu.

Walau ia melawan seorang veteran berpengalaman, atlet Perancis ini mendesak Wiratchai sampai bel akhir pertandingan dan mencatatkan tiga ronde penuh dalam debut yang sangat sulit ini.

Jelas terdapat potensi bagi Pinca untuk berkembang dan meraih kesuksesan dalam disiplin barunya, jika ia tetap mengembangkan seluruh kemampuannya.

#6 Sagetdao Petpayathai

Muay Thai featherweight stars Sagetdao Petpayathai and Zhang Chunya fight at ONE: REIGN OF DYNASTIES II

Setelah meraih catatan rekor 3-1 dalam seni bela diri campuran, Sagetdao “Deadly Star” Petpayathai kembali ke Muay Thai dalam sebuah laga ONE Super Series battle bersama “Bamboo Sword” Zhang Chunyu di ONE: REIGN OF DYNASTIES II pada bulan Oktober 2020.

Setelah enam tahun lamanya tidak berkompetisi dalam “seni delapan tungkai,” mantan Juara Dunia Lumpinee dan Rajadamnern Stadium Muay Thai ini tetap tajam dalam tiap serangannya.

Pukulan, tendangan, serangan lutut dan dominasi dalam clinch memberi Sagetdao kemenangan mutlak saat ia kembali ke ranah kompetisi stand-up ini.

#7 Cosmo Alexandre

Salah satu KO paling mengejutkan di ONE Championship berasal dari kemampuan Cosmo “Good Boy” Alexandre saat ia menaklukkan “Super” Sage Northcutt dalam waktu 29 detik di ONE: ENTER THE DRAGON, Mei 2019 lalu.

Alexandre telah memiliki catatan rekor solid dalam bela diri campuran, 7-1, namun ia sempat beralih ke ONE Super Series untuk melawan Elliot “The Dragon” Compton dan Nieky “The Natural” Holzken.

Karena itu, para pengamat menjadi sangat terkejut saat “Good Boy” menggilas Northcutt dengan pukulan kanan yang meretakkan tulang dalam 30 detik pertama laga mereka. Pun, hal ini tidaklah mengejutkan bagi para penggemar beratnya, yang mengetahui seberapa berbahaya sang Juara Dunia Muay Thai itu di atas kakinya.

Baca juga: Rivalitas ONE: Brandon Vera Vs. Amir Aliakbari

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.