Sagetdao Buktikan Status Legenda Muay Thai Saat Kembali Berlaga

Sagetdao Petpayathai Zhang Chunya 1920X1278 13 1200x799 1 768x511

Setelah enam tahun berada jauh dari kompetisi Muay Thai, Sagetdao “Deadly Star” Petpayathai menandai penampilan kembalinya dalam disiplin ini dengan kemenangan besar di Singapore Indoor Stadium.

Legenda berusia 33 tahun ini mengalahkan “Bamboo Sword” Zhang Chunyu melalui keputusan mutlak dalam laga divisi featherweight ONE Super Series Muay Thai mereka yang sebelumnya direkam dalam ajang ONE: REIGN OF DYNASTIES II, dan disiarkan pada hari Jumat, 16 Oktober.

Sagetdao Petpayathai Zhang Chunya 1920X1278 6.jpg

Tendangan Sagetdao menarik perhatian Zhang pada awal ronde pertama, dimana pria yang memasuki laga ini dengan 162 kemenangan dalam kariernya melontarkan kaki kirinya ke arah kepala Zhang.

Sebaliknya, striker Tiongkok ini sangat baik menempatkan tekanan pada atlet Thailand itu, namun saat ia mengejar “Deadly Star” di dalam Circle, ia ragu menyerang.

“Bamboo Sword” akhirnya mendaratkan tendangan kanan ke tubuh Sagetdao, namun sang Juara Dunia Muay Thai berkali-kali itu membuatnya membayar dengan kombinasi dua pukulan. Kapan pun kedua atlet featherweight ini masuk ke dalam clinch, Sagetdao menggunakan lengannya untuk menyerang rivalnya ini.

Sagetdao Petpayathai Zhang Chunya 1920X1278 9.jpg

Pada awal ronde kedua, “Bamboo Sword” meningkatkan serangannya, serta melontarkan pukulan straight kanan dan tendangan ke arah tubuh.

Sayangnya bagi atlet Tiongkok ini, “Deadly Star” bermain cantik dengan menggunakan jab dan straight kiri dari kuda-kuda southpaw ke arah kepala Zhang tiap kali ia menyerang.

Sagetdao lalu kembali masuk ke dalam clinch, dimana ia mengendalikan Zhang dengan secara teknikal menempatkan dan menjatuhkan tubuhnya, sebelum menyarangkan kedua lengannya di antara bagian tubuh atas lawannya. Saat masuk dalam posisi, ia menyelipkan serangan siku di antara penjagaan Zhang untuk menguji kekuatan rahangnya.

Zhang juga sempat membalas dengan menangkap kaki Zagetdao sebelum menyerang keras dari sisi kanan ke kepala rivalnya, dan menutup stanza kedua.

Sagetdao Petpayathai Zhang Chunya 1920X1278 8.jpg

Setelah bertukar serangan keras selama dua ronde awal, Sagetdao memang terbukti masih terlihat lebih segar – serta lebih yakin. Di sisi lain, Zhang mulai kelelahan setelah menerima tendangan kiri lainnya.

Namun, bermain lebih lepas, Zhang melancarkan umpan pukulan kiri yang dilanjutkan sebuah serangan siku memutar, yang dengan mudah dimentahkan Sagetdao.

Jelas, ronde ketiga menjadi milik “Deadly Star.” Ia berhasil memanfaatkan lawannya yang kehabisan tenaga itu dengan tendangan kiri keras lainnya sampai laga berakhir.

Sagetdao Petpayathai Zhang Chunya 1920X1278 5.jpg

Ketiga juri memberi kemenangan bagi Sagetdao, yang tak hanya membawa catatan rekornya yang luar biasa menjadi 163-62-1, namun juga mencetak penampilan kembali yang dominan dalam Muay Thai dan mampu mengejutkan divisi featherweight ONE Super Series Muay Thai.

Baca juga: Serangan Eksplosif Tang Kai Redam Perlawanan Keanu Subba

Selengkapnya di Berita

Johan Ghazali faces Johan Estupinan in a rematch at The Inner Circle 42
Khunsuk goes high with a kick against YodUdon at ONE Friday Fights 176.
Akram Hamidi celebrates his KO win against Kongchai Chanaidonmueang at ONE Friday Fights 66.
Numsurin Chor Ketwina and Akram Hamidi face off before their Muay Thai fight at The Inner Circle 36
Aliff Sor Dechapan faces off with Prajanchai Pongsuphan PK in the middle of the ONE Championship ring.
Three-time kickboxing World Champion Marat Grigorian prepares for battle.
Jonathan Haggerty and Hiroki Akimoto at the ONE SAMURAI 4 Ceremonial Weigh-Ins & Faceoffs
Prajanchai says a prayer before his fight against Ellis Badr Barboza at ONE Fight Night 28.
Johan Ghazali and Diego Paez trade strikes at ONE Fight Night 32.
Diego Paez cracks Johan Ghazali with an uppercut at ONE Fight Night 32.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Prajanchai Pongsuphan PK and Wang Junguang face off ahead of The Inner Circle 35