Fitur

10 Bintang MMA Yang Dapat Berlaga Di Muay Thai Atau Kickboxing

Beragam kemampuan memang menjadi penting bagi atlet mana pun yang berlaga dalam jajaran seni bela diri campuran ONE Championship, namun kebanyakan dari mereka juga memiliki spesialisasi stand-up dengan latar belakang dalam disiplin striking.

Karena ONE Super Series telah menjadi populer sejak dibuka pada tahun 2018, beberapa bintang MMA terdepan dalam organisasi ini menyiratkan keinginan mereka untuk berkompetisi dalam liga striking terbaik di dunia ini.

Dengan itu, berikut adalah 10 seniman bela diri campuran ONE Championship yang akan sangat menarik jika berlaga dalam rangkaian ONE Super Series Muay Thai atau kickboxing.

Xiong Jing Nan

Xiong Jing Nan fights Tiffany Teo in a ONE Women’s Strawweight World Title rematch at ONE: INSIDE THE MATRIX on Friday, 30 October

“The Panda” Xiong Jing Nan adalah pemukul keras yang mengalahkan rivalnya dengan serangan dan pukulan tanpa henti.

Sang Juara Dunia ONE Women’s Strawweight ini memulai perjalanannya dalam olahraga tarung dengan meraih kesuksesan sebagai petinju sebelum beralih ke seni bela diri campuran.

Kini berlatih di samping para Juara Dunia Muay Thai di Evolve, Xiong mengasah tendangan, serangan lutut dan siku dengan sangat cepat. Dipadukan dengan kekuatan tangannya, akan sangat menarik untuk melihat gaya serangan bintang Tiongkok ini di dalam liga khusus striking itu.

Demetrious Johnson

Demetrious Johnson tussles with Danny Kingad at ONE CENTURY

Setelah penampilan terakhirnya di “ONE on TNT I,” Demetrious “Mighty Mouse” Johnson menyiratkan bahwa laga berikutnya dapat berlangsung di bawah peraturan kickboxing, walau ia mungkin telah sedikit mengurangi antusiasmenya sejak itu.

Johnson memulai karier sebagai pegulat, namun ia menjadi salah satu atlet berkemampuan lengkap terbaik sepanjang masa dalam sejarah MMA.

Terlebih lagi, ia tak pernah gentar untuk menguji dirinya sendiri. Jika “Mighty Mouse” berkompetisi dalam ONE Super Series, itu akan menunjukkan seberapa beragam dan efektif kemampuannya.

Eduard Folayang

Selama satu dekade, Eduard “Landslide” Folayang telah melawan para atlet terbaik dalam divisi lightweight bela diri campuran ONE, dan adalah kemampuan striking-nya yang menjadikannya berbeda dengan sepasang kejayaan sebagai Juara Dunia.

Pria asal Team Lakay ini adalah praktisi wushu berkemampuan tinggi yang meraih berbagai penghargaan dalam olahraga itu sebelum ia beralih memasuki MMA.

Tendangan eksplosifnya, secara khusus, menjadi aset yang luar biasa, dan melihatnya melontarkan seluruh serangan itu dengan keyakinan tinggi dalam laga stand-up akan menjadi sangat menarik.

Brandon Vera

brandon vera one heavyweight world champion

Brandon “The Truth” Vera mencetak karier dari berbagai KO keras, dan seluruh kemenangannya di ONE tiba melalui serangan atas pada ronde pertama.

Namun, mantan Juara Dunia ONE Heavyweight ini memulai sebagai pegulat. Ketika ia menemukan bela diri campuran, ia pun bergabung dengan kickboxer terkenal Rob Kaman pada tahun 2003.

“The Truth” menjadikan dirinya seorang striker kuat, dan hal ini menjadi andalannya di dalam Circle. Bagaimanakah ia beraksi melawan salah satu atlet heavyweight ONE Super Series?

Amir Khan

Exclusive photos from Singaporean fighter Amir Khan and South Korean star Dae Hwan Kim’s MMA fight at ONE: COLLISION COURSE II on 25 December

Meraih posisi kedua dalam daftar pencetak KO terbanyak sepanjang masa, dengan sembilan KO, Amir Khan jelas sangat luar biasa dalam area stand-up.

Sebagai mantan Juara Muay Thai Singapura, Khan mengasah kemampuannya bersama beberapa atlet terhebat dalam “seni delapan tungkai” di Evolve.

Kesempatan untuk kembali ke akarnya itu dapat memberi beberapa laga menarik dalam divisi lightweight ONE Super Series yang masih berkembang itu.



Zebaztian Kadestam

Striking selalu menjadi andalan Zebaztian “The Bandit” Kadestam. Pukulan kerasnya, tendangan kuat, serta serangan lutut dan siku yang tajam membawanya memasuki Kejuaraan Dunia ONE Welterweight.

Setelah meluruskan kehidupan awalnya melalui seni bela diri, Kadestam pindah ke Thailand untuk berlatih Muay Thai dan bela diri campuran, dimana ia merebut gelar Juara Dunia WBC Muay Thai sebelum terfokus sepenuhnya pada MMA.

Karena ONE Super Series kini menjadi salah satu andalan dari “The Home Of Martial Arts,” “The Bandit” bersemangat untuk tampil dalam laga stand-up dimana ia dapat melepaskan senjata terkuatnya tanpa khawatir bahwa seorang pegulat akan menyeretnya ke ground.

Thanh Le

Thanh Le fights Martin Nguyen at ONE: INSIDE THE MATRIX on Friday, 30 October

Juara Dunia ONE Featherweight Thanh Le memiliki resume striking yang fenomenal.

Ayah dari pria keturunan Vietnam-Amerika ini adalah seniman bela diri seumur hidup yang memiliki sekolah taekwondo, dan Le bertumbuh dewasa di bawah bimbingannya dalam sasana itu.

Sang penguasa divisi ini kini memiliki permainan ekspansif yang termasuk tendangan cepat nan kuat dan pukulan keras yang membawanya menuju puncak di ONE.

Mark Abelardo

MMA fight: Mark Fairtex Abelardo fights Emilio Urrutia at ONE: FISTS OF FURY II

Mewakili Fairtex Training Center yang sangat terkenal di Pattaya, Thailand, Mark “Tyson” Fairtex Abelardo dapat mengandalkan Yodsanklai IWE Fairtex dan Saemapetch Fairtex sebagai rekan satu timnya.

Atlet Selandia Baru ini memiliki arsenal pukulan keras dan tendangan rendah berbahaya, namun ia juga menunjukkan kecintaannya akan delapan tungkai dengan serangan lutut dan siku.

Menggunakan seluruh kemampuan ini dalam sebuah laga Muay Thai dapat memberi hasil spektakuler – seperti KO via teknik spear elbow Abelardo atas Emilio “The Honey Badger” Urrutia di ajang ONE: FISTS OF FURY II.

John Lineker

Scenes from John Lineker versus Troy Worthen at "ONE on TNT III"

Penyeimbang hebat dalam disiplin striking adalah kekuatan, dan John “Hands of Stone” Lineker jelas memilikinya.

Petarung Brasil ini memiliki kemampuan alamiah untuk membungkam lawan-lawannya dengan pukulan; saat ia menyentuh mereka, mereka terjatuh.

Ia juga tak terlalu dikenal sebagai penendang, maka akan menarik untuk melihat bagaimana penantang teratas bantamweight tampil melawan atlet ONE Super Series dengan tendangan rendah yang kuat.

Yuya Wakamatsu

Scenes from Yuya Wakamatsu vs. Reece McLaren at "ONE on TNT III"

Yuya “Little Piranha” Wakamatsu adalah seniman bela diri campuran lain yang memiliki kekuatan pukulan luar biasa yang dapat menyulitkan striker mana pun.

Para penggemar telah menyaksikan pukulan kanan tajamnya beraksi melawan para lawan yang mengincar takedown, namun terjebak dalam laju senjata berbahaya itu.

Dengan kebebasan untuk menjejakkan kakinya dan melontarkan serangan tanpa harus mewaspadai takedown lawan, seberapa besar kerusakan yang dapat diciptakan oleh bintang Jepang ini?

Baca juga: Belajar Muay Thai Secara Daring Bersama Juara Dunia Nong-O, Sam-A

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.