Fitur

5 KO Terbaik Dari Bintang Yang Berlaga Di ONE: WARRIOR’S CODE

Rangkaian pencetak KO luar biasa akan hadir di Istora Senayan, Jakarta, Indonesia, hari Jumat, 7 Februari.

Organisasi bela diri terbesar di dunia akan kembali menggebrak ibukota dengan ajang perdana untuk Indonesia pada tahun 2020, ONE: WARRIOR’S CODE, dimana gelaran ini menampilkan rangkaian pencetak KO kelas dunia dalam kontes Muay Thai dan bela diri campuran.

Untuk mendapatkan bayangan tentang apa yang akan disajikan, simak lima KO luar biasa dari para bintang dunia ini.

#1 Sikutan Maut Petchmorakot

Setelah ronde pembuka sulit melawan Liam “Hitman” Harrison di ajang ONE: DESTINY OF CHAMPIONS bulan Desember 2018, Petchmorakot Petchyindee Academy memiliki determinasi untuk mengakhiri kontes dengan segera.

Atlet berusia 25 yang memiliki kuda-kuda southpaw ini maju dan menyarangkan rangkaian jab-nya di tubuh lawan yang sedang bertahan. Lalu, hanya dalam waktu satu menit, ia mencetak emas di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dengan lawan asal Inggris itu terpojok di dinding Circle, perwakilan Petchyindee Academy itu meluncurkan jabnya, sebelum menggunakan tangannya untuk menurunkan tangan kanan Liam dan menyambungkan sebuah sikutan kiri brilian ke arah kepala

Itu menjadi serangan penentu, karena “Hitman” terjatuh ke atas kanvas dan tidak mampu menjawab hitungan wasit Atsushi Onari.

Tanggal 7 Februari, Petchmorakot akan kembali ingin mencetak sejarah baru saat bertemu dengan pria di bawah ini demi sebuah gelar Kejuaraan Dunia ONE Featherweight Muay Thai perdana.

#2 Jamal Yusupov Taklukkan “The Boxing Computer”

???? WHAT AN UPSET ????

???? WHAT AN UPSET ???? Jamal Yusupov makes a STATEMENT in his ONE Super Series debut, knocking out Thai legend Yodsanklai IWE Fairtex in Round 2!????: How to watch ???? http://bit.ly/ONEAODHOTW????: Book your hotel ???? bit.ly/ONEhotelplanner????: Watch on the ONE Super App ???? bit.ly/ONESuperApp????: Shop official merchandise ???? bit.ly/ONECShop

Posted by ONE Championship on Saturday, November 16, 2019

Jamal “Kherow” Yusupov menempatkan namanya dalam sejarah dengan sebuah KO fenomenal pada ronde kedua atas “The Boxing Computer” Yodsanklai IWE Fairtex di ajang ONE: AGE OF DRAGONS di Beijing, Tiongkok, November lalu.

Pria yang tiga kali menjadi Juara Kickboxing Rusia ini segera mengejutkan rivalnya dengan kombinasi cross-jab hanya beberapa detik memasuki ronde kedua, namun atlet Thailand tersebut nampak tetap tenang. Lalu, saat Yodsanklai menangkap tendangan roundhouse dari pria berusia 36 tahun itu, sebuah cross cepat kembali diluncurkan untuk menjatuhkan atlet ikonik itu.

Walau “The Boxing Computer” mampu menjawab hitungan wasit Olivier Coste, ia tidak mampu berdiri terlalu lama.

Beberapa saat kemudian, “Kherow” membuka pertahanan Yodsanklai dengan hook kiri, kemudian menyambungkan sebuah jab-cross ke perut lawan dan mengirimkan atlet Thailand itu ke atas kanvas sekali lagi. Wasit dengan segera menghentikan laga dan memberi Jamal sebuah kehormatan sebagai pria pertama yang mencetak KO atas Yodsanklai dalam laga Muay Thai sejak tahun 2005.

Atlet Rusia itu akan mencoba melengkapi pencapaiannya saat ia menantang Petchmorakot demi sabuk emas dalam laga utama di ajang ONE: WARRIOR’S CODE.

#3 Striking Keras Leandro Ataides

Leandro Ataides picks up a thrilling TKO victory, securing a shot at the ONE Middleweight World Championship!

Leandro Ataides picks up a thrilling TKO victory, securing a shot at the ONE Middleweight World Championship!Watch the full event LIVE & FREE on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Saturday, May 12, 2018

Leandro Ataides mampu unggul atas mantan Juara Dunia ONE Middleweight Vitaly Bigdash dalam dua ronde pembula laga bela diri campuran mereka di ajang ONE: GRIT & GLORY bulan Mei 2018, dimana sang Juara Dunia Brazilian Jiu-Jitsu lima kali tersebut mencetak penampilan luar biasa.

Dengan hanya dua setengah menit tersisa dalam ronde terakhir, atlet berusia 33 tahun itu menyambungkan sebuah pukulan “Superman” yang kuat dan mengejutkan atlet Rusia lawannya. Lalu, setelah gagal menyarangkan sebuah hook kiri, Leandro mengenai lawannya dengan sebuah teknik pukulan shovel uppercut kanan, yang seketika menggoyahkan mantan pemegang gelar itu.

Saat Vitaly berusaha mundur ke arah dinding Circle, warga Rio de Janeiro itu mengejarnya. Ia segera menyeret lawannya ke atas kanvas, masuk ke posisi half guard, kemudian menyarangkan rangkaian ground and pound keras sampai wasit menghentikan laga.

Leandro akan kembali ke Jakarta untuk menghadapi pria di bawah ini dalam sebuah laga untuk menentukan siapa penantang gelar Juara Dunia ONE Middleweight berikutnya.

#4 Tiga Serangan Lutut Reinier De Ridder

Reinier “The Dutch Knight” de Ridder menampilkan kesabaran dan presisi luar biasa dalam kemenangan KO atas Gilberto “Giba” Galvao di ajang ONE: LEGENDARY QUEST di Shanghai, Tiongkok, Juni lalu.

Setelah beberapa pertukaran serangan atas pada awal ronde kedua, “The Dutch Knight” mencetak sebuah takedown. Ia dengan mudah beralih ke posisi kendali samping, atau side control, mengamankan sebuah kuncian front headlock, dan menyarangkan serangan lutut ke arah kepala lawan.

Atlet Brasil itu mencoba untuk kembali berdiri dari posisi itu, namun sebuah serangan lutut kedua melukainya dan membawanya berlutut. Beberapa detik kemudian, atlet berusia 29 tahun asal Breda, Belanda itu menyambungkan serangan lutut ketiga ke arah kepala, yang membuat Gilberto tak sadarkan diri dengan hanya 57 detik tersisa.

Saat ini, Reinier akan menghadapi Leandro di Jakarta untuk meraih kesempatan menantang Juara Dunia dua divisi ONE Aung La “The Burmese Python” N Sang demi gelar tertinggi divisi middleweight.

#5 Serangan Balik Sempurna Koyomi Matsushima

Koyomi “Moushigo” Matsushima mencetak debut promosional luar biasa di ajang ONE: CONQUEST OF HEROES, yang juga berlangsung di Indonesia, bulan September 2018.

Atlet berusia 27 tahun asal Jepang itu mengejutkan penonton tuan rumah – serta penggemar di seluruh dunia – dengan mencetak KO atas mantan Juara Dunia ONE Featherweight Marat “Cobra” Gafurov di ronde pertama.

Marat maju dengan sebuah jab panjang dan melontarkan tendangan ke arah kaki, sebelum ia menurunkan lengannya untuk menambah tenaga. Namun, sebelum atlet asal Dagestan itu mampu kembali mengangkat tangannya untuk melindungi kepalanya, “Moushigo” menyambungkan sebuah hook kanan ke rahang dan menjatuhkan lawannya itu.

“Cobra” yang terkejut segera memasuki mode autopilot. Saat berada di atas kanvas, ia mencoba meraih kaki lawannya untuk mengincar takedown, namun Koyomi dengan cerdas menghindari usaha tersebut. Ia menyerang mantan penguasa divisi ini dengan sebuah pukulan lain, serangan lutut ke arah kepala, serta beberapa pukulan lainnya sampai wasit Yuji Shimada menghentikan laga.

Tanggal 7 Februari, Koyomi akan kembali beraksi melawan “The Fighting God” Kim Jae Woong.

Baca Juga: Perebutan Gelar Antara Petchmorakot Vs. Jamal Yusupov Di Jakarta