Fitur

5 KO Terbaik Dari Atlet Yang Berlaga Di ONE: FIRE AND FURY

Jika aksi striking dinamis adalah kegemaran anda, ONE: FIRE & FURY tentunya akan memuaskan keinginan anda untuk melihat berbagai pukulan, tendangan, juga serangan siku dan lutut.

Beberapa atlet paling menarik dalam disiplin Muay Thai dan bela diri campuran akan memasuki Circle pada hari Jumat, 31 Januari, di Manila, Filipina, dan penampilan mereka sebelumnya telah membuktikan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk mencuri perhatian dengan kemampuan mereka mencetak KO luar biasa. 

Untuk melihat apa yang mungkin terjadi dalam berbagai aksi yang berlangsung di Mall Of Asia Arena, mari kita melihat kembali lima penyelesaian KO luar biasa dari para atlet ini.

#1 “KO Terbaik Tahun Ini” Dari Joshua Pacio

Joshua “The Passion” Pacio kalah melalui keputusan juri saat ia pertama kali bertemu Yosuke “The Ninja” Saruta bulan Januari lalu, dan ia tidak ingin membuang kesempatan dalam sebuah laga ulang demi gelar Juara Dunia ONE Strawweight berikutnya beralih ke tangan para juri, empat bulan kemudian.

Dalam ajang ONE: ROOTS OF HONOR, Joshua menutup gelaran pada ronde keempat dengan memanfaatkan sebuah kesalahan kecil. Saat Yosuke mengincar serangan dengan pukulan overhand kanannya, ia menundukkan kepala dan menurunkan lengan kirinya.

Pada saat bersamaan, “The Passion” maju dan melepaskan sebuah tendangan kanan ke arah kepala. Ia mendaratkan lututnya ke tempurung kepala lawannya itu dan menyelesaikan laga, mencetak “KO Terbaik Tahun 2019,” serta merebut sabuk emasnya.

Joshua akan mempertahankan gelarnya melawan mantan Juara Dunia Alex “Little Rock” Silva dalam laga utama ajang ONE: FIRE & FURY.

#2 Momen Terbaik Eduard Folayang 

Pada tahun 2016, dalam ajang ONE: DEFENDING HONOR, Eduard “Landslide” Folayang mampu membalikkan keadaan untuk mengejutkan Shinya “Tobikan Judan” Aoki dan merebut gelar Kejuaraan Dunia ONE Lightweight.

Eduard menghabiskan dua ronde pertama dengan bertahan, namun ia memulai ronde ketiga dengan sebuah tendangan lutut di udara saat atlet Jepang lawannya itu mengincar sebuah takedown. Shinya mencoba mendesak maju, namun ia tergoyahkan dan menerima serangan lutut keras lainnya.

“Landslide” berlanjut menyerang dengan pukulannya sebelum ia menyarangkan serangan lutut keras di pinggir Circle. Dengan dua serangan lutut itu, Shinya tidak mampu mempertahankan diri dengan baik saat sepasang pukulan kanan lainnya mendarat, dan wasit pun menghentikan kontes ini dengan hanya 41 detik tersisa.

Eduard akan kembali mengejar posisi puncak demi sabuk emas pada tanggal 31 Januari dalam laga pendukung utama malam itu.

#3 Petchdam Dan Tendangan Kiri Tak Terbendung

Hanya ada beberapa penyelesaian KO yang luar biasa dalam rangkaian ONE Super Series, termasuk yang dilakukan oleh “The Baby Shark” Petchdam Petchyindee Academy saat melawan Josh “Timebomb” Tonna di ajang ONE: PURSUIT OF POWER.

Josh telah menyerap beberapa tendangan roundhouse kiri dari Petchdam sebelum ia kembali berdiri dan berusaha menangkap tendangan tersebut pada ronde kedua, namun itu adalah kesalahan terbesarnya.

Bintang Thailand ini maju dan melontarkan serangan andalannya dengan kecepatan luar biasa, dimana rivalnya hampir tidak memiliki waktu untuk bereaksi mempertahankan diri. Saat tulang kering “The Baby Shark” mengenai tubuh Josh, lututnya juga mendarat di rahang “Timebomb” dan mengirimnya ke atas kanvas. Setelah itu, Josh tidak mampu menjawab hitungan wasit.

#4 Momotaro Pecahkan Rekor KO

⏱ 41 SECONDS ⏱ Momotaro records the FASTEST KNOCKOUT in ONE Super Series history with a ferocious finish of Muay Thai World Champion Singtongnoi!

⏱ 41 SECONDS ⏱Momotaro records the FASTEST KNOCKOUT in ONE Super Series history with a ferocious finish of Muay Thai World Champion Singtongnoi!????: Check local listings for global broadcast details????: Watch on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp????: Shop Official Merchandise ???? http://bit.ly/ONECShop

Posted by ONE Championship on Friday, September 6, 2019

Kohei “Momotaro” Kodera meraih kemenangan terbesar dalam kariernya saat ia menghadapi seorang legenda, dengan sebuah KO tercepat dalam sejarah ONE Super Series di ajang ONE: IMMORTAL TRIUMPH September lalu. 

Kemenangan ini dimulai dengan sebuah serangan memutar, yaitu spinning back fist, yang menggoyahkan Singtongnoi Por Telakun dan membuka pertahanannya sebelum dilanjutkan dengan rangkaian pukulan, serangan lutut dan siku. Pahlawan Thailand itu berusaha bertahan, namun saat ia melepaskan diri dari posisi clinch, rahangnya terbuka dan menerima sebuah pukulan kiri yang sangat keras.

Singtongnoi kembali tergoyahkan tepat pada saat sebuah hook kanan lanjutan mengirimnya tersungkur di atas kanvas, dimana “Momotaro” merebut kemenangan hanya setelah 41 detik.

Momotaro akan kembali untuk menghadapi Petchdam dalam sebuah laga Muay Thai divisi flyweight di Manila.

#5 Serangan Pertama Kwon Won Il

Kwon Won Il scores an emphatic TKO in his ONE debut, taking out Anthony Engelen at 1:07 of Round 1!

Kwon Won Il scores an emphatic TKO in his ONE debut, taking out Anthony Engelen at 1:07 of Round 1!Watch the full event LIVE & FREE on the ONE Super App ???? http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Saturday, January 19, 2019

Beberapa atlet bela diri campuran di dalam organisasi ini berhasil mencetak penampilan luar biasa di atas panggung dunia dalam beberapa tahun terakhir ini, seperti yang “Pretty Boy” Kwon Won Il lakukan di dalam ajang ONE: ETERNAL GLORY.

Atlet berbakat asal Korea Selatan ini hanya membutuhkan waktu sedikit lebih dari satu menit untuk mencetak KO atas atlet Indonesia Anthony “The Archangel” Engelen dengan pukulan tangan kanannya yang menembus pertahanan lawan dan mendarat tepat di rahangnya.

Pria asal Seoul ini mengikuti dengan aksi ground and pound untuk memaksa wasit memisahkan keduanya pada detik ke-67.

Won Il akan melawan Juara Dunia Shooto Bantamweight Shoko Sato pada tanggal 31 Januari dalam sebuah laga penting di jajaran puncak divisi bantamweight.

Baca Juga: 5 Submission Terbaik Dari Bintang Yang Berlaga Di ONE: FIRE AND FURY