5 Alasan Terbesar Untuk Menonton ‘ONE On TNT III’

Nieky Holzken Elliot Compton ONE BIG BANG II 1920X1280 21

Dua ajang perdana dalam rangkaian blockbuster “ONE on TN.T” memberi berbagai hasil luar biasa, dan “ONE on TNT III” akan melanjutkan tren tersebut.

Kartu pertandingan ini — yang disiarkan pada jam tayang utama televisi di Amerika Serikat, Rabu malam, 21 April — menyajikan nama-nama terbesar dalam dunia striking dan spesialis submission pemecah rekor.

Ada berbagai alasan mengapa para penggemar wajib menyaksikan seluruh aksi bela diri campuran dan Muay Thai ini. Berikut adalah lima yang teratas.

#1 John Lineker Ingin Cetak KO Demi Incar ‘The Flash’

John “Hands of Stone” Lineker meraih status di Amerika Utara sebagai salah satu pemukul terkeras ‘pound-for-pound’ dalam bela diri campuran. Kini, ia ingin menggunakan kekuatan KO itu untuk memenangkan sabuk Juara Dunia di ONE Championship.

Dengan 14 KO dalam catatannya, atlet Brasil ini meraih posisi dalam daftar atlet utama ONE dan menampilkan aksi gemilang saat mengalahkan Muin “Tajik” Gafurov melalui keputusan juri dalam debut promosionalnya di ONE: DAWN OF VALOR.

Ia melanjutkan itu dengan KO ke-15 saat menaklukkan mantan Juara Dunia ONE Bantamweight Kevin “The Silencer” Belingon di ONE: INSIDE THE MATRIX III, November lalu.

Kemenangan itu menjadikan “Hands of Stone” penantang teratas dalam divisinya, dimana sebuah kemenangan empatik atas Troy “Pretty Boy” Worthen di “ONE on TNT III” mungkin akan memberinya perebutan gelar Juara Dunia melawan Bibiano “The Flash” Fernandes.

“Sayalah atlet bantamweight ONE paling berbahaya. Tak ada yang dapat menghentikan saya. Saya termotivasi dan siap. Saya akan mencetak KO semua orang sampai meraih gelar Juara Dunia,” tegas Lineker jelang laganya ini.

#2 Troy Worthen Ingin Raih Penebusan

Worthen akan menjalani laga sulit melawan sang pemukul keras, Lineker, tetapi laga mereka juga menjadi kesempatan besar bagi pegulat AS itu.

Setelah merasakan kekalahan pertama dalam laga tipis melawan penantang peringkat ketiga bantamweight Yusup “Maestro” Saadulaev di ONE: COLLISION COURSE Desember lalu, Worthen dapat kembali meraih momentumnya — dan lebih banyak lagi — jika ia mampu mengatasi “Hands of Stone.”

Pria berusia 27 tahun yang mewakili Sanford MMA ini banyak belajar dari kekalahannya, dan ia dapat membawa pelajaran itu ke dalam laga terbesar dalam kariernya ini.

Ia jelas memiliki kemampuan grappling untuk menciptakan berbagai masalah bagi Lineker, dan dengan misi untuk meraih penebusan, Worthen dapat mendobrak daftar peringkat bantamweight dengan mengalahkan seorang bintang internasional.

Keduanya memiliki tujuan besar dalam pikiran mereka, yang berarti para penggemar dapat melihat kemampuan terbaik mereka, Kamis pagi nanti, waktu Indonesia.



#3 Laga Flyweight Untuk Perebutan Gelar Juara Dunia

Grappler luar biasa Reece “Lightning” McLaren dan pencetak KO Yuya “Little Piranha” Wakamatsu akan menguji gaya bertarung yang berbeda dalam laga MMA mereka di divisi flyweight.

McLaren telah menjadi penantang flyweight kawakan sejak ia turun divisi setelah menantang Fernandes untuk sabuk emas bantamweight. Atlet Australia ini menjadi salah satu pencetak submission terbaik dalam divisinya, dimana ia baru saja meraih kemenangan beruntun atas Aleksi “The Giant” Toivonen dan Gurdarshan “Saint Lion” Mangat.

Setelah awal yang sulit melawan penantang peringkat kedua divisi flyweight Danny “The King” Kingad dan penantang teratas Demetrious “Mighty Mouse” Johnson dalam dua laga ONE di awal, Wakamatsu meraih tiga kemenangan beruntun, termasuk sebuah KO atas mantan Juara Dunia ONE Flyweight Geje “Gravity” Eustaquio.

Wakamatsu dan McLaren kini memegang peringkat keempat dan kelima dalam divisi flyweight, sesuai urutannya, dan sebuah kemenangan bagi salah satunya akan membawa mereka naik.

Kedua atlet itu memiliki arsenal yang dibutuhkan untuk mengakhiri laga ini kapan pun — terlepas dari keunggulan mereka yang berbeda — dan mereka jelas akan mengeluarkan segalanya di dalam Circle, dengan mengetahui bahwa sebuah kemenangan dapat menempatkan mereka dalam laga perebutan gelar Juara Dunia melawan Adriano “Mikinho” Moraes.

#4 Laga Impian Antara Dua Striker Legendaris

Dua striker legendaris dunia akan berhadapan, saat John Wayne “The Gunslinger” Parr maju melawan Nieky “The Natural” Holzken dalam sebuah laga catch weight Muay Thai.

Parr memang pensiun sejenak, tetapi daya tarik dari ONE Super Series mengubah pikirannya – begitu pula kesempatan untuk menghadapi seorang ikon.

Kini, atlet Australia itu akan melawan Holzken, yang langsung mengambil kesempatan untuk melawan seseorang yang menjadi panutannya dalam dunia olahraga tarung.

Bagi pria Belanda itu, laga “seni delapan tungkai” ini sangat jarang terjadi, dimana Parr akan membawa keragaman arsenalnya untuk melawan spesialis kickboxing itu.

Tetapi, “The Natural” meyakini bahwa kekuatan KO luar biasa yang dimilikinya mampu menjadi penyeimbang dalam laga stand-up sekali seumur hidup ini.

#5 Eddie Alvarez Nantikan Pemenang Laga Gafurov-Yoon

Mantan Juara Dunia ONE Featherweight Marat “Cobra” Gafurov sekali lagi menempatkan dirinya dalam jajaran teratas divisi lightweight saat memberi kekalahan perdana bagi Lowen Tynanes di ONE: COLLISION COURSE Desember lalu.

Gafurov memang memecahkan rekor ONE saat ia mengincar sabuk emas divisi featherweight – yang termasuk enam rear-naked choke beruntun – dan sekali lagi mengincar gelar Juara Dunia dalam divisi barunya ini.

“Cobra” akan menyambut pendatang baru asal Korea Selatan, Ok Rae Yoon, di dalam Circle. Yoon telah mencicipi kesuksesan internasional dengan kemenangan gelar di Jepang, tetapi langkahnya memasuki liga besar ini akan semakin sulit.

Tetap saja, Yoon adalah striker kuat yang belum pernah terkalahkan. Dengan melawan nama sebesar ini di debutnya bersama ONE, ia menyadari kesempatannya untuk mencetak nama besar.

Ini akan menjadi laga antara dua gaya bertarung yang berbeda dengan implikasi besar — dimana sang pemenang akan memegang status peringkat kelima dalam divisi lightweight dan segera kembali untuk melawan Eddie “The Underground King” Alvarez di “ONE on TNT IV,” minggu depan.

Baca juga: 5 KO Mengejutkan Dari Para Pemukul Keras Di ‘ONE On TNT III’

Selengkapnya di Fitur

Luke Lessei Eddie Abasolo ONE Fight Night 19 6 scaled
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE 166 14 scaled
Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 137
Tawanchai PK Saenchai Jo Nattawut ONE 167 78
DUX 1183
Rodtang Jitmuangnon Edgar Tabares ONE Fight Night 10 36
Johan Ghazali Edgar Tabares ONE Fight Night 17 21 scaled
Rodtang Jitmuangnon Edgar Tabares ONE Fight Night 10 28
Johan Ghazali Edgar Tabares ONE Fight Night 17 21 scaled
Tawanchai PK Saenchai Superbon Singha Mawynn ONE Friday Fights 46 123 scaled
Victoria Souza Noelle Grandjean ONE Fight Night 20 34
MasaakiNoiri 1200X800 1