Fitur

3 KO Terbaik Striker Dunia Di ONE: IMMORTAL TRIUMPH

22 Agu 2019

Tiap laga dalam gelaran ONE: IMMORTAL TRIUMPH akan menjadi kontes ONE Super Series, yang berarti bahwa para penggemar di Vietnam akan menyaksikan malam yang penuh dengan aksi stand-up yang berlangsung sangat cepat.

Sebuah kartu pertandingan yang sarat dengan para striker juga menjanjikan apa yang sangat diharapkan oleh para pencinta seni bela diri lebih daripada yang lain – rangkaian KO yang akan menjadi sorotan.

Sementara banyak atlet yang akan menjalani debut mereka bersama “The Home Of Martial Arts” di dalam Phu Tho Indoor Stadium, Ho Chi Minh, beberapa telah tampil dalam panggung dunia dengan beberapa penyelesaian yang spektakuler.

Ini adalah contoh dari kemampuan mencetak KO yang dapat diharapkan pada tanggal 6 September.

#1 KO Mengejutkan Milik Anderson Silva

Dunia telah melihat mengapa Anderson “Braddock” Silva menjadi salah satu striker yang paling ditakuti di dunia kickboxing selama bertahun-tahun setelah debutnya bersama ONE Super Series.

Kickboxer terbaik Brasil ini menaklukkan Andre “The Giant” Meunier pada bulan April, saat ia menyarangkan pukulan yang tepat untuk membalas serangan sang atlet asal Australia ini.

Pukulan penyelesaian ini datang setelah 74 detik, saat sebuah pukulan kanan yang tepat waktu mengirim “The Giant” ke atas kanvas.

Melontarkan pukulan dalam sarung tinju berukuran 4 ons menambah dimensi baru bagi kekuatan “Braddock,” dimana ia akan menampilkan kemampuan striking tersebut sekali lagi saat ia melawan Juara Dunia WMC Beybulat Isaev dalam sebuah laga divisi light heavyweight di Vietnam.

#2 Yukinori Ogasawara Cetak KO Luar Biasa

Yukinori Ogasawara memberikan impresi besar untuk pertama kalinya bersama ONE Super Series dengan salah satu KO terbaik dalam sejarah organisasi ini.

Bulan Juni lalu, dalam ajang ONE: PINNACLE OF POWER, bintang asal Jepang ini menerima tekanan berat dari Rui Botelho, saat sang kompetitor asal Portugis ini menyerang dengan pukulan kuat untuk menghancurkan ritme atlet asal Tokyo ini.

Tetapi agresi tersebut terbukti menjadi kejatuhan Rui, saat Yukinori menjawab serangan hook lawannya dengan sebuah sikutan memutar yang dieksekusi secara tepat. Rui seketika jatuh, dan walaupun ia mampu berdiri, kekuatan pukulan tersebut membuat kakinya sangat lemah dan ia pun dinilai tak mampu melanjutkan laga.

Saat itu adalah salah satu KO terbaik dalam ONE Championship pada tahun 2018, dan menjadi sesuatu yang membuat Yukinori naik ke tingkatan elit.

Ia akan kembali mengincar serangan kilat untuk kedua kalinya saat menghadapi atlet Vietnam-Australia Chris Nguyen pada tanggal 6 September.

#3 Bi Nguyen Memanaskan Suasana

Tiap atlet memiliki mimpi untuk meraih kemenangan dalam debutnya, dan kebanyakan dari mereka juga berharap untuk meraih sebuah penyelesaian yang dapat menjadi pernyataan kuat untuk penampilan perdana mereka.

Bintang keturunan Vietnam-Amerika Bi “Killer Bee” Nguyen mampu melakukan hal tersebut saat ia tampil perdana diatas panggung dunia dengan menaklukkan atlet wanita Indonesia Dwi Ani Retno Wulan pada bulan April lalu.

Bi tidak ragu untuk berdiri dan bertukar serangan dengan lawannya pada awal laga, tetapi instingnya membawa pertandingan tersebut ke atas kanvas saat ia mengambil posisi dominan dan melepaskan serangan sampai rival asal Indonesia-nya itu diselamatkan oleh wasit.

Kontes tersebut berjalan di bawah peraturan global ONE, tetapi Bi Nguyen sendiri memulai karir bela dirinya sebagai seorang striker Muay Thai.

Ia akan kembali beraksi dalam “seni delapan tungkai” di tanah asalnya dalam ajang ONE: IMMORTAL TRIUMPH, saat ia menghadapi spesialis stand-up lainnya dari disiplin bela diri campuran – juara wushu India Puja “The Cyclone” Tomar.

Ho Chi Minh | 6 September | 19:00 WIB | ONE: IMMORTAL TRIUMPH | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: http://bit.ly/oneimmortal19