Bela Diri Campuran

‘The Terminator’ Jadikan Laga Di Jakarta Sebagai Ajang Kebangkitan

Tampil di depan pendukungnya sendiri di Istora Senayan Jakarta selalu memberi ‘The Terminator” Sunoto sebuah motivasi ekstra. Dan ia ingin memberikan hasil terbaik saat berlaga dalam ajang ONE: WARRIOR’S CODE.

Pada Jumat, 7 Februari, atlet veteran berusia 35 tahun tersebut akan berlaga menghadapi pendatang baru Nurul Fikri dalam sebuah kontes Catch Weight 68 kg.

Sunoto ingin menandai kembalinya ia ke Jakarta lewat sebuah hasil impresif.

“Senang bisa kembali tampil di Jakarta, meski harus ada penyesuain terkait lawan,” ungkap Sunoto.

Fikri menerima tantangan untuk menjalani debut di pentas global untuk menggantikan Yang Fei.

Meski mengakui ada perubahan strategi terkait lawan barunya, Sunoto tetap merasa optimis bisa kembali meraih hasil positif saat berlaga di Jakarta.

“Setiap lawan memiliki game plan yang berbeda. Jika sebelumnya saya mempersiapkan untuk banyak striking, kini ada sedikit modifikasi,” ungkap Sunoto.

“Karena lawan kali ini juga bagus dalam striking, jadi saya akan coba bawa ke duel bawah.”



Fikri mungkin baru akan mejalani debutnya di pentas global ONE Championship akhir pekan nanti. Namun atlet berusia 23 tahun asal Bekasi ini bukanlah nama sembarangan. Atlet yang mewakili Gracie Barra / Bhagasasi ini merupakan peraih medali emas kejuaraan Copa de Malaysia No-Gi.

Dan ia memiliki latar belakang kuat dalam kickboxing maupun Brazilian Jiu-Jitsu, yang membentuknya menjadi atlet dengan kemampuan lengkap.

“Dia petarung yang lengkap. Striking bagus, grappling juga bagus. Tapi saya pikir grappling dia masih bisa saya ekspos,” ungkap Sunoto.

“Target saya adalah untuk menang TKO atau submission pada ronde kedua.”

Terakhir kali tampil di Istora Senayan Jakarta pada bulan Mei tahun lalu, ia tampil dominan untuk mengalahkan sesama atlet andalan asal Indonesia Paul “The Great King” Lumihi.

Sunoto berharap bisa menduplikasi raihan tersebut, pasca mencatatkan hasil minor dalam dua laga terakhirnya.

Sunoto telah mendapatkan banyak pelajaran dari laga menghadapi “Pretty Boy” Kwon Won Il serta Muhammad “Jungle Cat” Aiman dan ia akan menerapkan pelajaran yang telah ia dapatkan saat kembali ke atas Circle Jumat ini.

“Secara pengalaman saya pikir saya diuntungkan. Setidaknya saya yang lebih dulu tampil di pentas internasional ONE Championship. Saya rasa mental saya lebih siap untuk laga nanti,” tuturnya.

“Tentu saya merasakan ada beban ganda karena dianggap unggulan, tapi saya akan mencoba tetap fokus pada game plan. Terkait hasil, terserah tuhan.”

Terlepas dari pengalaman yang ia miliki, Sunoto tidak merasa jemawa. Bagaimanapun Fikri akan memiliki motivasi berlipat ketika tampil dalam laga debut, dan hal ini mendapat perhatian khusus dari Sunoto.

“Dia lincah dan memiliki jangkauan panjang. Grappling juga lumayan, karena saya lihat dia sering dapat kemenangan lewat kuncian armbar. Saya tak bisa mengesampingkan catatan tersebut,” puji atlet yang mewakili Terminator Top Team/IndoGym ini.

“Ini ajang perdana ONE tahun ini di Jakarta, dan petarung yang tampil juga bagus-bagus.

“Laga ini menjadi motivasi tersendiri bagi saya, terutama untuk memberikan yang terbaik bagi para penggemar karena dua kali saya menelan kekalahan. Ini akan jadi ajang kebangkitan saya.”

Baca juga: Demi Yulianto Harapkan Kemenangan Lewat Kuncian Di Jakarta