Sunoto Ingin Munculkan Atlet Generasi Baru Dari Blora

Sunoto 171124SG_DC 0115 768x512

“The Terminator” Sunoto akan kembali menginjakkan kaki di Istora Senayan Jakarta untuk berlaga dalam ajang ONE: WARRIOR’S CODE. Namun kali ini, ia mengincar lebih dari sekadar kemenangan.

Pada Jumat, 7 Februari, Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah ini akan mengemban misi ganda. Sebagai seorang atlet profesional, ia tentu mengejar kemenangan atas lawannya, Nurul Fikri, demi meretas mimpi menuju sabuk Juara Dunia ONE Championship.

Namun lebih dari itu, ia merasa memiliki tanggung jawab untuk memajukan daerah yang telah membesarkan dirinya.

https://www.instagram.com/p/B7yhmpxh2Gy/

Pria berusia 35 tahun ini lahir dari keluarga petani yang tumbuh di desa Jepangrejo, kabupaten Blora. Setelah menempuh perjalanan panjang untuk menembus pentas global, ia merasa perlu untuk membuka jalan bagi generasi berikutnya agar bisa meretas jalan yang sama.

“Ketika kecil, saya suka bela diri. Namun tidak ada fasilitas yang memadai,” ungkap Sunoto.

“Dan kami selalu latihan secara diam-diam pada malam hari, karena banyak yang menganggap hal ini sia-sia. Seolah-olah kami ini hanya sekumpulan orang yang tak punya kerjaan.”

Ketika menginjak usia remaja, latihan pencak silat Sunoto harus terhenti setelah meninggalnya sang pelatih. Namun ia tetap lanjut latihan bersama teman-temannya yang melanjutkan pendidikan mereka ke Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Disana, mereka bisa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler untuk menyalurkan hobinya. Sementara Sunoto hanya bisa mengandalkan ilmu dari rekan-rekan sebayanya. Saat itu, ketiadaan biaya memaksanya untuk berhenti melanjutkan pendidikan.



Karier bela diri Sunoto berlanjut saat ia berpindah ke Surabaya di Jawa Timur untuk mencari kerja demi menyambung hidup. Kala itu, ia bekerja di sebuah usaha laundry milik saudaranya sebagai pengantar cucian.

Untungnya, Sunoto bisa menemukan sebuah dojo yang bisa mengakomodasi minatnya. Hal ini menandai perubahan dalam karier Sunoto yang mulai aktif mengikuti satu demi satu kejuaraan bela diri.

Kini Sunoto merupakan salah satu atlet Indonesia tersukses di panggung dunia ONE Championship. Ia telah membukukan 11 kemenangan dari 18 laga seni bela diri campuran yang telah ia jalani di sepanjang kariernya.

Meski bersyukur telah melalui jalur keras yang bisa menempa fisik serta mentalnya, Sunoto tak ingin generasi dibawahnya mengalami kesulitan yang sama. Ia berharap bisa berkontribusi kepada kampung halamannya dengan mendirikan sebuah sasana.

 

“Kondisi fisik anak-anak disana serta kontur tanahnya memang sangat mendukung untuk membentuk tubuh yang kuat. Permukaan tanah disana naik turun, sehingga mewajibkan mereka untuk memiliki daya tahan tubuh yang bagus,” jelas Sunoto.

“Jika dasar fisiknya sudah terbentuk, maka tinggal menunjukkan kesungguhan. Terlebih mereka sudah punya bukti bahwa saya pun bisa sampai di titik ini.

“Banyak yang mengatakan mereka ingin sukses seperti saya. Dan memang benar, jika saya bisa, kenapa mereka tidak. Banyak yang mengirim pesan lewat media sosial agar saya membuka sasana di sana dan ingin dilatih oleh saya.”

Jelang laga pentingnya di Jakarta akhir pekan nanti, motivasi “The Terminator” untuk membuktikan kapasitasnya semakin berlipat. Karena kini, ia sudah dianggap sebagai contoh bagi para remaja yang ingin menempuh jalan yang sama.

“[Kuncinya] disiplin dan kerja keras. Mereka tahu kalau saya benar-benar dari bawah. Baik dari segi keterampilan maupun finansial, saya memang benar-benar dari bawah,” tutur atlet yang mewakili Terminator Top Team/IndoGym ini.

“Dan untuk bisa berada di titik ini, disiplin dan loyalitas berperan penting.”

Baca juga: Titik Awal Eko Priandono Di The Home Of Martial Arts

Selengkapnya di Bela Diri Campuran

Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Nadaka Yoshinari faces off with Har Ling Om ahead of ONE SAMURAI 3
Yuya Wakamatsu enters the ring at ONE SAMURAI 1
Petmuangsri Torfunfarm faces off with Gregor Thom ahead of The Inner Circle 29
Joshua Pacio faces Japan's Keito Yamakita for strawweight MMA gold on November 18
Brazil Aekmuangnon Petphupa Aekpujean ONE Friday Fights 168
Muay Thai fighters Worapon Lukjaoporongtom and Lenny Blasi face off ahead of The Inner Circle 28
Itsuki Hirata and Jihin Radzuan run it back at ONE SAMURAI 4
Muay Thai fighters Songchainoi Kiatsongrit and Banluelok Sitwatcharachai face off ahead of The Inner Circle 27
Stella Hemetsberger will defend her Muay Thai belt against Natalia Diachkova
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight