Tampil Gemilang, ‘The Underdog’ Hentikan ‘The Great King’ Pada Ronde Pertama

Li Kai Wen defeats Paul Lumihi at ONE MASTERS OF FATE DC IMGL9989

Laga antara atlet unggulan Tiongkok “The Underdog” Li Kai Wen dan atlet unggulan Indonesia Paul “The Great King” Lumihi  memang hanya berlangsung kurang dari 3 menit, namun aksi spektakuler terjadi pada setiap detik dari kontes ini.

Kedua atlet bantamweight ini menghadirkan serangan eksplosif sejak bel pertama dibunyikan.

“The Underdog” langsung menerjang lewat serangan lutut yang menyasar kepala Paul. Setelah berhasil menghindari terjangan tersebut, Juara Featherweight OPMMA Indonesia ini langsung membalas dengan aksi serupa.

Li Kai Wen 🇨🇳 mengakhiri laganya dengan Paul Lumihi 🇮🇩 dengan KO!

Li Kai Wen 🇨🇳 mengakhiri laganya dengan Paul Lumihi 🇮🇩 dengan KO cepat di ronde pertama! 💥💥💥

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, November 8, 2019

Keduanya langsung terlibat pertukaran serangan dalam kontes yang berlangsung di Mall Of Asia Arena, Manila ini. Tendangan kaki kiri Paul sempat mendarat telak di wajah lawan saat perwakilan Tianjin Top Team itu hendak melancarkan takedown. Namun upaya Kai Wen berbuah hasil, dimana laga berlanjut di atas kanvas.

Li melayangkan terjangan lutut dalam duel ground dan atlet berusia 24 tahun tersebut nyaris mengunci Paul melalui kuncian d’arce choke, namun atlet asal Gorilla Fight Club itu masih berhasil lolos.

Saat laga kembali berlangsung di atas, Kai Wen – seorang spesialis striking – langsung melemparkan kombinasi pukulan dan serangan lutut yang membuat “The Great King” kewalahan.

Li Kai Wen defeats Paul Lumihi at ONE MASTERS OF FATE D4X_1359 1.jpg

Tepat di menit ke 2:39, uppercut kanan dari “The Underdog” menancap tepat di rahang Paul yang membuatnya terjatuh tak sadarkan diri. Pukulan tersebut menjadi penutup dari laga eksplosif di Filipina dan melanjutkan tren positifnya sebagai finisher berbahaya.

Dengan kemenangan ini, Li Kai Wen melanjutkan rentetan kemenangannya dan berhasil menambahkan catatan rekor profesionalnya menjadi 10-4-0.

“Sejujurnya, kemenangan ini tidak terlalu berarti bagi saya. Karena saya tahu bahwa saya harus tetap menang dan lebih baik lagi kedepannya. Dengan begitu, saya harus mengalahkan mereka semua,” tutur Li ketika diwawancarai seusai laga.

Performa yang “The Underdog” tunjukkan seolah memberi sinyal bahwa ia layak untuk berada pada deretan teratas atlet divisi bantamweight.

Baca Juga: Rangkaian Aksi Spektakuler Warnai Kartu Pendahuluan ONE: MASTERS OF FATE

Selengkapnya di Berita

Jonathan Haggerty faces former king Hiroki Akimoto in Tokyo
Joshua Pacio faces off with Mansur Malachiev ahead of their rematch at The Inner Circle 21
Photo collage of Lito Adiwang and Antonio Cesar
Johan Ghazali and Ramadan Ondash 1 scaled
Rifdean Masdor celebrates his win against Nongbia LaoLaneXang at ONE Friday Fights 107.
ramboIQ
Numsurin Chor Ketwina showed no mercy against Songchainoi Kiatsongrit at ONE Friday Fights 160.
British Muay Thai fighter George Jarvis punches Rungrawee Sitsongpeenong to the head
Rungrawee Sitsongpeenong and George Jarvis touch gloves before their clash
Asadula Imangazaliev celebrates his World Title win over Aslamjon Ortikov at The Inner Circle 20.
Nong O Hama celebrates his win over Kongthoranee Sor Sommai at The Inner Circle 20.
Asadula Imangazaliev faces off with Aslamjon Ortikov ahead of their Muay Thai World Title fight