The Inner Circle 32: Kongthoranee Menang Di Debut Kickboxing, Susanti Ndapataka Berjuang Hingga Ronde Akhir
Juara Dunia Rajadamnern Stadium Muay Thai tiga kali Kongthoranee Sor Sommai membuka lembaran baru dalam kariernya dengan kemenangan impresif dalam debut kickboxing di ONE Championship.
Jagoan Thailand berusia 29 tahun itu mengungguli talenta China Yuan Pengjie lewat keputusan mutlak dalam partai pendukung utama flyweight kickboxing The Inner Circle 32 di Lumpinee Stadium, Bangkok, pada Jumat, 25 September.
Kongthoranee langsung menunjukkan senjata andalannya pada ronde pertama. Counter hook kiri berulang kali menghentikan tekanan maju Yuan dan bahkan sempat membuat sang jagoan China goyah.
Yuan tampil lebih berhati-hati pada ronde kedua dengan memanfaatkan keunggulan jangkauannya lewat jab dan straight dari luar. Namun, Kongthoranee mampu beradaptasi dengan baik dan beberapa kali menembus pertahanan southpaw berusia 23 tahun itu lewat tendangan akurat ke kepala.

Pada ronde terakhir, Kongthoranee mampu mengimbangi perubahan kuda-kuda Yuan sembari menggunakan pertahanan solid untuk meredam kombinasi cepat sang lawan. Ia juga menemukan celah lewat hook pendek dan serangan lutut dari clinch, dengan akurasinya menjadi pembeda dibanding volume serangan Yuan.
Ketiga juri akhirnya memberikan kemenangan kepada Kongthoranee. Hasil tersebut memutus empat kekalahan beruntunnya, meningkatkan rekor profesional menjadi 73-20, sekaligus memberi awal menjanjikan bagi babak baru kariernya di kickboxing.
Susanti Ndapataka Berjuang Hingga Bel Akhir Dalam Debut ONE
Sorotan Indonesia tertuju pada Susanti “The Iron Lady” Ndapataka, yang akhirnya menjalani debutnya di organisasi seni bela diri terbesar di dunia melawan jagoan Swiss Zoe Neuschwander dalam laga flyweight Muay Thai wanita.
Susanti datang ke Lumpinee membawa reputasi mentereng. Atlet Indonesia yang belum terkalahkan sebelum laga ini merupakan peraih medali emas Asian Kickboxing Championship 2024, sementara Neuschwander telah membangun momentum lewat dua kemenangan beruntun di ONE jelang pertemuan mereka.
Dalam debutnya, “The Iron Lady” mendapat ujian berat dari volume serangan tinggi milik Neuschwander. Petarung Phuket Fight Club itu terus menjaga tempo sepanjang laga dan berhasil mencetak knockdown penting pada ronde ketiga.
Meski berada dalam tekanan, Susanti terus berjuang hingga bel terakhir dan menuntaskan tiga ronde dalam penampilan perdananya di panggung global. Pada akhirnya, ketiga juri memberikan kemenangan kepada Neuschwander lewat keputusan mutlak. Hasil tersebut menjadi kemenangan ketiga secara beruntun bagi jagoan Swiss itu sekaligus membawa rekor profesionalnya menjadi 16-2.
Bagi Susanti, hasil tersebut memang belum memberikan kemenangan dalam debutnya, tetapi laga tiga ronde di Lumpinee menjadi pengalaman pertamanya menghadapi persaingan di level ONE Championship setelah sebelumnya membangun prestasi di kancah Muay Thai dan kickboxing.
Shakhtarin Cetak KO Spektakuler, Soiyrkas Menang Dalam Debut
Dalam laga featherweight Muay Thai, Konstantin Shakhtarin merusak debut Muay Thai Enzo “The White Wolf” Kartoum dengan cara spektakuler.
Jagoan Rusia itu lebih dulu mencetak knockdown lewat spinning wheel kick sebelum menutup laga dengan spinning back elbow pada menit 1:58 ronde pertama. Kemenangan tersebut membawa rekornya menjadi 9-3.
Sementara itu, Arsen “Qasqyr” Soiyrkas menjalani debut sukses di ONE Championship. Striker Kazakhstan tersebut menjaga tekanan sepanjang laga untuk mengungguli Jin Mandokoro dari Jepang lewat keputusan mutlak dalam duel strawweight kickboxing.
Hasil itu menjaga rekor sempurna Soiyrkas sekaligus meningkatkannya menjadi 6-0.