‘Saya Tak Takut Akan Dirinya’ – Kirill Grishenko Ingin Hentikan Laju Buchecha Di MMA

Anatoly Malykhin Kirill Grishenko BAD BLOOD 1920X1280 1 768x512

Tak banyak petarung berani menghadapi Marcus “Buchecha” Almeida hari-hari ini, tetapi Kirill Grishenko sangat ingin berlaga melawan grappler ikonik itu.

Grishenko akan menghadapi Juara Dunia BJJ 17 kali itu dalam sebuah laga heavyweight MMA di ONE Fight Night 1: Moraes vs. Johnson II, yang disiarkan langsung pada jam tayang utama Amerika Utara, Jumat, 26 Agustus waktu A.S.

Dan, saat banyak petarung lainnya mundur dari laga yang dijadwalkan dengan “Buchecha” – yang kini menjalani karier dominan dalam MMA dengan catatan rekor 3-0 sejauh ini – pria Belarusia itu tak gentar.

Sebaliknya, ia menyambut kesempatan untuk melawan salah satu atlet yang paling dibicarakan dalam olahraga tarung pada kartu bersejarah di Singapore Indoor Stadium ini.

Grishenko berkata pada ONE Championship:

“Saya tak mengetahui jika lawan-lawan [sebelumnya] benar-benar cedera. Pada akhirnya, MMA adalah olahraga keras dan banyak atlet yang cedera dalam pemusatan latihan mereka, saat sparing. Saya tak takut akan dirinya – pemusatan latihan ini berjalan penuh. Saya tak sabar menghadapinya.”

Keinginan Grishenko untuk melawan “Buchecha” tidak datang dari kurangnya penghormatan.

Ia mengetahui bahwa pria Brasil itu memiliki permainan grappling elite, yang memberinya penyelesaian ronde pertama dalam ketiga laga MMA-nya sejauh ini.

Namun, pria Belarusia itu juga membawa bakat luar biasa dalam tiap laganya. Ia adalah pegulat Grego-Romawi yang pernah menantang gelar Juara Dunia Interim ONE Heavyweight, dan ia berharap dapat memberi kesulitan besar bagi rival tak terkalahkan itu.

Grishenko berkata:

“Saya kira ia adalah grappler tingkat tinggi, seorang legenda hidup, yang mencapai banyak hal [dalam BJJ]. Jika ia dapat mengembangkan teknik striking-nya, ia memiliki kesempatan menjadi juara [dalam MMA]. Kini, ia terlalu mengandalkan permainan ground-nya.”

“Ia mengesankan saya dengan kemampuannya di ground, tetapi tidak dengan striking-nya – itu terlalu mendasar, terlalu lambat. Jika ia ingin berada di puncak permainannya, ia harus menjadi petarung berkemampuan lengkap.”

“Saya tahu kemampuan saya. Ia memiliki keunggulan secara keseluruhan di ground, dan terutama di grappling, namun tidak secara besar. Saya dapat mengalahkannya di striking. Saya banyak melatih striking saya saat ini dan dasar [saya] berarti ia akan berjuang keras menyeret saya ke ground.”  

Kirill Grishenko Janjikan Akan Bangkit Kembali Dari Kekalahan Laga Perebutan Gelar

Kirill Grishenko tak terlalu terkesan dengan siapa pun lawannya – terutama setelah berkompetisi melawan pria yang dianggapnya sebagai petarung teratas dalam divisinya.

Pria Belarusia ini melawan Anatoly Malykhin demi gelar Juara Dunia Interim ONE Heavyweight di ajang ONE: BAD BLOOD pada Februari, dimana ia harus mengakui kekalahan setelah penyelesaian ronde kedua. Namun, setelah kembali bangkit, ia bersumpah untuk tiba dengan lebih kuat lagi.

Di atas segalanya, Grishenko mengakui bahwa kelemahan tertentu dalam permainnya memang terlihat, dan ia berlatih mengatasinya jelang laga melawan Marcus “Buchecha” Almeida di ONE Fight Night 1.

Pria berusia 31 tahun ini menambahkan:

“Pertarungan ini memberi saya keyakinan lebih besar, terlepas dari kekalahan itu. Dari seluruh lawan [Malykhin], saya berdiri paling lama melawannya. Saya menyadari bahwa saya harus menambah kemampuan striking saya dan mengasah teknik saya.”

“Anatoly mengajarkan saya untuk tidak mengandalkan [pukulan] kuat – sesuatu yang diajarkan pelatih saya. Sampai pertarungan lalu, itu tak terlalu masuk ke dalam pikiran saya, tetapi Anatoly memberi saya pelajaran besar.”

“Pelajaran itu diterima, saya melakukan pekerjaan rumah itu, dan kini saya berlatih untuk memperbaiki kesalahan saya, mengasah kelemahan saya, dan saya berharap dapat menunjukkan kemampuan baru saya dalam laga berikutnya.”

Selengkapnya di Berita

Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16
Nadaka Yoshinari faces off with Har Ling Om ahead of ONE SAMURAI 3
Muay Thai fighters Rambolek Chor Ajalaboon faces off with Yod-IQ Or Pimolsri ahead of The Inner Circle 30