‘Saya Bersihkan Sarang Laba-Laba Itu’ – Liam Nolan Ingin KO Nauzet Trujillo Dalam Aksi Kedua Setelah Cedera

Liam Nolan Ali Aliev ONE Fight Night 18 39 scaled

Untuk kedua kalinya dalam kurun waktu lima minggu, bintang Inggris “Lethal” Liam Nolan bersiap untuk beradu di arena ikonik Bangkok, Lumpinee Boxing Stadium.

Di jam tayang utama A.S. pada 16 Februari, atau Sabtu pagi, 17 Februari di Asia, striker berusia 26 tahun ini akan melawan petarung Spanyol Nauzet Trujillo dalam aksi lightweight Muay Thai menarik dalam gelaran ONE Fight Night 19: Haggerty vs. Lobo.

Setelah masa pemulihan selama 14 bulan yang cukup berat karena cedera dan penyakit yang dialaminya, Nolan kembali beraksi pada Januari lalu di ONE Fight Night 18, dimana ia membuktikan bahwa dirinya tak mendapatkan permasalahan berarti untuk meraih kemenangan tegas atas Ali Aliev.

Di sebagian besar laga itu, pria asal London ini nampak sangat dominan dalam laga itu, menerapkan ritme cepat dan senjata jarak jauh yang dinamis sebagai langkah andalannya.

Tetap saja, Nolan berkata dirinya tak merasa sepenuhnya nyaman sampai menit keenam dalam laga itu:

“Terasa luar biasa [untuk dapat kembali]. Saat saya memasuki ronde ketiga, saya akhirnya merasa seperti saya dapat menyerang dan menjadi diri sendiri.”

“Saya membutuhkan sampai ronde ketiga untuk mengingat seberapa bagus saya dapat beraksi di sini. Saat saya pertama kali memasuki ring, saya seperti, ‘Oh, s***, saya akan maju dan melakukannya sekarang. Ini sudah cukup lama.’”

https://www.instagram.com/p/C2Bnolapmhp/

Dengan pengalaman itu, Nolan merasa yakin bahwa dirinya telah menemukan jalurnya.

Saat ia melawan Trujillo di lokasi yang sama seperti saat ia mengalahkan Aliev, perwakilan Knowsley Academy ini berencana untuk melanjutkan perjalanannya – yang dapat menjadi hal menakutkan bagi lawannya:

“Saya membersihkan sarang laba-laba itu, dan saya mendapatkan perasaan yang baru dalam pikiran saya.”

“Saya akan langsung maju lagi. Cara saya melihatnya adalah bahwa sekarang ini ronde keempat. Ini laga yang sama, hanya ronde berikutnya, dan saya akan melanjutkan apa yang saya lakukan dalam tiga ronde terakhir itu.”

https://www.instagram.com/p/CygW0GoJzL2/

Bagi pria Inggris ini, kembali ke dalam ring dengan cepat itu bukanlah hal yang baru.

Ia mengetahui bahwa keberadaannya di luar arena itu menunda perjalanannya menuju penguasa lightweight Muay Thai Regian Eersel, maka ia sangat ingin membayar waktu yang terbuang itu.

Untuk saat ini, perjalanannya menuju sabuk emas itu akan beranjak pada aksi melawan Trujillo di kartu ONE Fight Night 19:

“Seperti yang saya katakan, ini semua adalah pekerjaan, anda tahu? Mengapa tidak pergi dan bekerja?”

“Saya membangun kembali, saya menjalani ronde-ronde itu, saya ingin membangun diri menuju gelar Juara Dunia itu, dan inilah dia. Ini adalah bagian penting lainnya dalam membangun untuk mencapai ke mana saya ingin pergi, dan itu adalah puncak divisi ini.”

Nolan Tak Terkesan Oleh Kemampuan Trujillo

Laga yang cukup cepat ini membuat Liam Nolan bersinar penuh keyakinan diri.

Sementara ia menghormati Nauzet Trujillo untuk kegigihan dan ketahanannya – dan bahkan menyambut kesediannya untuk bertukar pukulan keras – “Lethal” meyakini ia ada di tingkatan yang lebih tinggi:

“Ia bagus. Ia sangat bagus. Ia tak sebagus Aliev secara teknis yang baru saja saya lawan, tetapi ia ingin beradu. Saya suka itu tentang dia, tapi dengan sosok dan kemampuan saya, saya kira ini akan menjadi kejatuhannya.”

https://www.instagram.com/p/CstuzgUJRLv/

Nolan mempelajari debut lawannya di ONE saat menghadapi petarung unggulan Thailand Rungrawee Sitsongpeenong pada Agustus lalu, dan tak terlalu terkesan dengan Trujillo – pria yang mendominasi skena Muay Thai Eropa sebelum memasuki organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini:

“Saya kira ia dihujani serangan oleh Rungrawee. Ia mendapat sedikit kesuksesan beberapa kali, tapi saya kira ia terkena serangan dengan cukup meyakinkan.”

https://www.instagram.com/p/Crga7u3sull/

Masih bersemangat dari kemenangan terbarunya dan siap untuk kembali beradu, Nolan menjanjikan sebuah penyelesaian pada 17 Februari.

Ia menambahkan:

“Saya kira saya akan meng-KO pria ini. Di satu titik dalam laga, saya harus [melakukan itu]. Debu itu tersingkir saat terakhir kali [saya tampil]. Tetapi, saya tak takkan puas selain mencetak penyelesaian di sini.”

Selengkapnya di Berita

1157
Jarred Brooks Joshua Pacio ONE 166 5
Maurice Abevi Zhang Lipeng ONE Fight Night 22 5
Sean Climaco Josue Cruz ONE Fight Night 22 44
IsiFitikefu HiroyukiTetsuka 1200X800
Songchainoi Kiatsongrit Rak Erawan ONE Friday Fights 41 77 scaled
ChristianLee AlibegRasulov 1200X800
Focus StephenIrvine OFF70 Faceoff 1920X1280
Jarred Brooks Joshua Pacio ONE 166 5
Adrian Lee Antonio Mammarella ONE 167 76
Stephen Irvine vs Phantep
Nico Carrillo Saemapetch Fairtex ONE Fight Night 23 30