Berita

Rodtang Puncaki Perempat Final ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix, 20 Mei Nanti

Saat ONE Featherweight Kickboxing World Grand Prix berakhir, organisasi ini sedang bersiap menggelar turnamen khusus striking prestisius lainnya.

Pada Sabtu, 16 April, Chairman dan CEO ONE Chatri Sityodtong mengumumkan ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix, yang akan dimulai dengan babak perempat final pada Jumat, 20 Mei nanti.

BREAKING NEWS: On May 20, ONE will kick off its first-ever world grand prix championship in Muay Thai with the greatest…

Posted by Chatri Sityodtong on Saturday, April 16, 2022

Melalui postingan di akun media sosialnya, Sityodtong berkata:

BREAKING NEWS: Pada 20 Mei, ONE akan memulai kejuaraan world grand prix pertama dalam Muay Thai dengan turnamen 8 peserta global terhebat yang pernah disajikan dalam sejarah disiplin itu. Tanpa keraguan, turnamen ini akan mematahkan catatan rekor penonton yang pernah tercatat untuk Muay Thai di dalam panggung bela diri terbesar di dunia, dan membawa disiplin tersebut ke tingkatan baru di seluruh dunia. Muay Thai telah menjadi kecintaan terbesar saya selama lebih dari 35 tahun sebagai murid, kompetitor, guru, pelatih, promotor, dan kini sebagai CEO. Adalah kehormatan dalam hidup saya untuk membawa disiplin Muay Thai ke seluruh dunia dan membantu mengembangkannya untuk komunitas tercinta ini di mana pun. LET’S GOOOOO!!! #WeAreONE

Seperti dalam format turnamen World Grand Prix ONE Championship sebelumnya, delapan atlet terbaik dari disiplin ini akan berlaga demi sabuk perak prestisius itu.

Namun, terjadi sebuah perubahan yang sangat unik kali ini, dimana para petarung itu juga termasuk Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai Rodtang Jitmuangnon, saat ia mengincar sabuk kedua untuk disandingkan dengan sabuk emasnya.

Selain itu, ketujuh petarung lainnya adalah Jonathan Haggerty, Superlek Kiatmoo9, Walter Goncalves, Taiki Naito, Savvas Michael, Jacob Smith dan Amir Naseri.

Perempat Final Grand Prix Diumumkan

Babak pertama ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix menampilkan beberapa laga menarik dan para atlet berbakat.

Rodtang Jitmuangnon sudah menjadi bintang terbesar dalam Muay Thai karena gaya agresifnya dan penampilan yang menghibur. Ia menguasai divisi ini sejak tahun 2019, memiliki catatan rekor sempurna 10-0 bersama ONE Super Series, dan baru-baru ini menghadapi ‘GOAT’ MMA Demetrious Johnson dalam sebuah laga-super peraturan khusus di ONE X.

“The Iron Man” akan memulai misinya dalam turnamen ini dengan menghadapi bintang baru Inggris Jacob Smith, yang berlatih bersama para striker terbaik negaranya, termasuk Liam “Hitman” Harrison.

Jonathan Haggerty, yang masuk di jajaran lima besar, memiliki catatan rekor 4-2 bersama ONE, dimana dua kekalahan itu terjadi dalam laga Kejuaraan Dunia menegangkan melawan Rodtang.

Mantan penguasa divisi ini memiliki kemenangan atas beberapa nama besar, serta melengserkan ikon Thailand Sam-A Gaiyanghadao untuk merebut kembali sabuk itu pada tahun 2019.

“The General” akan menghadapi laga perempat final yang sangat berat melawan kickboxer peringkat ketiga divisi flyweight Walter Goncalves. Atlet Brasil itu mampu menyeret Rodtang selama lima ronde laga Kejuaraan Dunia yang berakhir dengan keputusan terbelah dan menimbulkan pertanyaan besar.

Penantang peringkat kedua flyweight Muay Thai Superlek Kiatmoo9 memiliki catatan rekor 4-1 di ONE, dengan satu-satunya kekalahan yang dialaminya saat melawan penguasa flyweight kickboxing Ilias Ennahachi.

Pria Thailand ini sangat dikenal atas tendangan balasannya dan akan menjadi lawan berbahaya bagi siapa pun yang terlibat di dalam Grand Prix ini.

Ia akan maju melawan kickboxer peringkat keempat flyweight Taiki Naito, yang memiliki catatan rekor 5-1 bersama organisasi ini dan mencetak kemenangan menarik atas mantan pemegang gelar flyweight kickboxing Petchdam Petchyindee pada September lalu.

Laga perempat final terakhir akan menempatkan warga Siprus Savvas Michael melawan striker keturunan Iran-Malaysia Amir Naseri.

Michael merebut gelar Juara Dunia WBC dan WMC Muay Thai, serta memiliki catatan rekor 41-4 dalam disiplin ini. Ia akan ingin bangkit dan maju dalam turnamen ini setelah mengalami kekalahan di tangan Naito dalam penampilan terakhirnya.

Sementara itu, Naseri telah melawan para petarung terbaik di sirkuit Muay Thai Thailand. Ia bertahan sampai akhir dalam laga melawan Saenchai dan memenangkan gelar Juara Omnoi Stadium Muay Thai – yang menjadi sebuah penampilan yang sangat jarang bagi atlet asing.

Laga-laga di perempat final ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix:

  • Rodtang Jitmuangnon vs. Jacob Smith
  • Jonathan Haggerty vs. Walter Goncalves
  • Superlek Kiatmoo9 vs. Taiki Naito
  • Savvas Michael vs. Amir Naseri

Rodtang Incar Sabuk Divisi Kedua Di World Grand Prix

Sementara sang Juara Dunia seringkali menunggu tantangan dari pemenang turnamen, rangkaian ONE Flyweight Muay Thai World Grand Pix ini akan sedikit berbeda.

Rodtang akan bertarung bersama ketujuh atlet lainnya, namun gelar Juara Dunia ONE Flyweight Muay Thai miliknya tidak akan dipertaruhkan.

Jika petarung Thailand itu tereliminasi, sang Juara Grand Prix akan mengamankan sabuk perak turnamen itu dan meraih kesempatan merebut sabuk emas milik Rodtang.

Namun, jika “The Iron Man” tampil sebagai pemenang, ia akan menjadi Juara ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix selain statusnya saat ini sebagai penguasa divisi.

Pria berusia 24 tahun itu telah mengalahkan Jonathan Haggerty dan Walter Goncalves, namun keduanya jelas menginginkan kesempatan kedua. Di sisinya, Haggerty telah lama berharap mendapatkan laga trilogi melawan Rodtang, dan ia mungkin akan mendapatkannya – baik dalam turnamen ini atau dalam laga perebutan gelar Juara Dunia setelah itu.

Goncalves bertahan melawan Rodtang dan berakhir dengan keputusan terbelah. Kini, ia membawa misi untuk memberi kekalahan perdana bagi “The Iron Man” dalam rangkaian ONE Super Series.

Tetapi, para penggemar seharusnya tidak memandang para atlet lainnya itu sebelah mata. Superlek adalah penendang berbahaya yang mungkin memiliki perlengkapan terbaik untuk membalas pukulan keras Rodtang, sementara gaya kickboxing cepat ala Naito dapat menyulitkan sang penguasa.

Naseri mungkin saja menjadi pendatang baru di ONE, namun ia sudah berkompetisi dalam banyak ajang dan stadion prestisius di Thailand, serta memiliki pengalaman luar biasa. Tentu saja, apa pun dapat terjadi di malam pertandingan.

Tetap ikuti berita terbaru tentang ONE Flyweight Muay Thai World Grand Prix di sini, di ONEFC.com/id.

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.