‘Rasanya Luar Biasa’ – Stamp Bersemangat Kembali Ke Muay Thai Saat Hadapi Cynthia Flores Di The Inner Circle 20

Stamp Fairtex Ham Seo Hee ONE Fight Night 14 75 scaled

Enam tahun telah berlalu sejak Stamp Fairtex terakhir kali bertarung di bawah aturan Muay Thai. Namun, disiplin olahraga tersebut tidak pernah berhenti terasa seperti rumah baginya.

Mantan Juara Dunia ONE Women’s Atomweight Muay Thai, Kickboxing, dan MMA itu akan kembali ke disiplin yang membesarkan namanya saat menghadapi striker asal Meksiko Cynthia Flores di The Inner Circle 20 pada Jumat, 26 Juni. Duel kelas atom tersebut akan disiarkan langsung pada jam tayang utama Asia melalui live.onefc.com dari arena bersejarah Lumpinee Stadium di Bangkok, Thailand.

Bagi petarung berusia 28 tahun itu, pertarungan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan comeback yang telah menguji kesabaran, kondisi fisik, dan kepercayaan dirinya.

Megabintang Thailand tersebut kembali dari masa pemulihan cedera yang panjang saat menghadapi striker kickboxing Jepang Kana “Krusher Queen” Morimoto di ONE 173. Meskipun tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, pertarungan tiga ronde tersebut memberinya gambaran jujur mengenai kondisi tubuhnya setelah sekian lama absen dari kompetisi.

Alih-alih larut dalam kekalahan, wakil Fairtex Training Center itu memandang pengalaman tersebut sebagai bagian penting dari proses kembalinya.

Ia berkata:

“Kalau ditanya apakah pertarungan terakhir melawan Kana membantu menghilangkan ring rust, ya, tentu saja sangat membantu. Cukup banyak.

“Pertarungan itu benar-benar menunjukkan kondisi kardio saya dan membantu saya memahami bagaimana saya harus mempersiapkan diri untuk pertarungan berikutnya.”

Timing dan teknik Stamp memang tidak hilang, tetapi tempo pertarungan sesungguhnya memperlihatkan area yang paling membutuhkan perhatian.

Setiap petarung merasakan ring rust dengan cara yang berbeda. Bagi mantan ratu tiga olahraga itu, tantangan terbesarnya adalah daya tahan fisik.

Ia menjelaskan:

“Sejujurnya, ketika lama tidak bertanding, setiap petarung merespons comeback dengan cara yang berbeda. Ada yang merasa kaku, ada yang menjadi lambat, dan ada juga yang merasa kardionya tidak seperti dulu.

“Bagi saya, masalah utamanya jelas ada di kardio.”

Pengalaman tersebut membentuk persiapan Stamp untuk menghadapi Flores.

Setelah menjalani lebih dari dua bulan latihan, ia sudah merasakan peningkatan dalam kondisi fisik dan daya tahannya. Yang lebih penting lagi, kembali ke Muay Thai memberikan dorongan emosional yang tidak ia rasakan saat bertanding di kickboxing.

Stamp mulai bertanding dalam “seni delapan tungkai” sejak usia muda dan menjadi Juara Dunia ONE di disiplin tersebut sebelum melebarkan ambisinya ke kickboxing dan MMA.

Meskipun telah mencapai puncak di tiga cabang olahraga berbeda, Muay Thai tetap menjadi aturan bertanding yang paling membuatnya nyaman dan percaya diri.

Ia mengatakan:

“Menerima pertarungan Muay Thai setelah enam tahun terasa luar biasa. Rasanya seperti kembali ke akar saya, kembali ke olahraga yang sudah saya jalani sejak kecil.

“Rasanya sangat menyenangkan, dan sebenarnya ini membuat saya jauh lebih percaya diri dibanding bertanding di kickboxing.”

Stamp Siap Balas Pukulan Flores Dengan Sikutan Maut

Aturan yang sudah sangat familiar tidak serta-merta membuat tugas Stamp Fairtex menjadi mudah saat menghadapi Cynthia Flores di The Inner Circle 20.

Petarung Meksiko itu memiliki gaya agresif yang mampu mengubah pertarungan Muay Thai tiga ronde menjadi perang terbuka. Ia terus maju, melontarkan pukulan dengan kekuatan penuh, dan memiliki overhand berbahaya yang diyakini Stamp bisa menghukum kelengahan sekecil apa pun.

Flores juga sempat menjalani persiapan bersama Juara Dunia ONE Women’s Atomweight Muay Thai Allycia Hellen Rodrigues, sosok yang merebut sabuk milik Stamp pada 2020. Hubungan tersebut menambah lapisan menarik dalam laga ini.

Stamp berkata:

“Cynthia adalah petarung yang sangat tangguh dengan kemampuan yang sangat lengkap. Tetapi ancaman terbesarnya adalah pukulannya yang keras. Dia punya overhand yang sangat bagus. Kalau lengah sedikit saja, dia akan langsung menghukum Anda.

“Gayanya adalah tekanan tanpa henti yang terus maju.”

Namun, Stamp tidak berniat mundur lurus menghadapi tekanan tersebut.

Sebaliknya, ia berencana menciptakan sudut serangan, bergerak menghindari senjata terbaik Flores, dan memanfaatkan salah satu perbedaan terbesar antara Muay Thai dan kickboxing.

Siku bisa menjadi senjata terpentingnya.

Ia menjelaskan:

“Untuk pertarungan ini, saya rasa saya akan lebih banyak menggunakan siku. Karena dia seorang petarung dengan pukulan yang kuat, dia akan sangat mengandalkan tangannya.

“Ketika seseorang maju dengan pukulan, senjata terpendek untuk membalasnya adalah siku.”

Flores juga datang dengan motivasi besar setelah kalah dalam dua penampilan pertamanya di ONE Championship.

Stamp yakin rasa lapar tersebut akan membuat petarung Meksiko itu semakin berbahaya, tetapi taruhannya juga sama besar bagi dirinya. Kemenangan akan menjadi kemenangan pertamanya di bawah aturan apa pun sejak mengalami cedera, sekaligus kemenangan Muay Thai pertamanya sejak kehilangan gelar dunia pada 2020.

Di luar pencapaian tersebut, petarung berusia 28 tahun itu memandang laga striking ini sebagai persiapan menuju kembalinya ia ke MMA, di mana ambisi terbesarnya adalah merebut kembali gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight MMA.

Ia mengatakan:

“Rencana jangka panjang saya tidak berubah. Saya hanya merasa perlu menjalani satu atau dua pertarungan di cabang striking untuk mengembalikan kondisi fisik dan ritme sebelum kembali ke MMA, karena MMA sangat menguras kardio.

“Tujuan utama saya adalah merebut kembali sabuk saya.”

Selengkapnya di Berita

Asadula Imangazaliev faces off with Aslamjon Ortikov ahead of their Muay Thai World Title fight
Aslamjon Ortikov Jordan Estupinan ONE Fight Night 43 5
Asadula Imangazaliev Nong O Hama ONE Friday Fights 147 9 scaled
Stamp Fairtex Ham Seo Hee ONE Fight Night 14 75 scaled
Denice Zamboanga Alyona Rassohyna ONE Fight Night 27 75 scaled
Kana Morimoto Stamp Fairtex ONE 173 18 scaled
Allycia Hellen Rodrigues Phetjeeja Lukjaoporongtom The Inner Circle 19 3 scaled
Roman Kryklia Samet Agdeve The Inner Circle 19 6 scaled
Rifdean Masdor Javad Mozafari The Inner Circle 19 12 scaled
AllyciaHellenRodrigues Phetjeeja Faceoff 1920X1280 scaled
AyakaMiura VictoriaSouza 1200X800
Tomyamkoong AnarMammadov ONEFridayFights158 TheInnerCircle18 scaled