‘Penampilan Terbaik Sejauh Ini’ – Stella Hemetsberger Bangga Usai Pertahankan Gelar Juara Dunia Di ONE Fight Night 46

Stella Hemetsberger lands a body kick on Natalia Diachkova at ONE Fight Night 46

Juara Dunia ONE dua disiplin Stella “Always Hungry” Hemetsberger memasuki ONE Fight Night 46 dengan membawa dua sabuk Juara Dunia di pundaknya sekaligus harapan tinggi dari negaranya.

Ia menjawab semua ekspektasi itu dengan menghancurkan Natalia “Karelian Lynx” Diachkova lewat knockout pada ronde ketiga untuk mempertahankan Gelar Juara Dunia ONE Women’s Strawweight Muay Thai untuk pertama kalinya. KO spektakuler tersebut terjadi di Lumpinee Stadium yang ikonis di Bangkok pada Sabtu, 15 Agustus, dalam ajang yang disiarkan langsung pada jam tayang utama Amerika Serikat.

Laga memang berakhir secara dramatis, namun bukan berarti jalan Hemetsberger terbuka mulus. Ia mendapat perlawanan sengit dari sang penantang sejak awal. Berbekal rangkaian kemenangan knockout impresif, Diachkova langsung meningkatkan tempo dan membanjiri sang penguasa divisi dengan kombinasi pukulan tajam.

Namun, Hemetsberger memiliki ketenangan dan disiplin seorang juara. Ia mampu melewati hujan serangan di awal sambil sabar menunggu momen untuk melayangkan senjata pamungkasnya.

Atlet asal Salzburg itu berkata:

“Sejujurnya, saya tidak terlalu terkejut. Kami memastikan bahwa kami siap menghadapi apa pun yang datang, hanya untuk menjalankan permainan kami sendiri, mengeksekusi game plan kami, bukan game plan miliknya.

“Saya sangat senang bisa membiarkan performa saya berbicara di dalam ring. Seperti yang saya katakan sebelum laga, dia petarung yang hebat, tetapi hari ini saya menunjukkan bahwa saya lebih baik.”

Setelah dua ronde penuh tensi tinggi, Hemetsberger secara sabar memilih momen untuk melancarkan serangan balik presisi. Dan momen penentuan pun datang pada ronde ketiga.

Hemetsberger melepaskan tendangan kiri keras ke ulu hati Diachkova yang mendarat telak. Tubuh atlet Rusia itu langsung tertekuk, dan beberapa saat kemudian tendangan yang sama kembali menghantam sasaran sebelum sebuah rentetan serangan terakhir memastikan kemenangan.

Ia mengatakan:

“Saya hanya mencoba mendengarkan arahan tim di sudut ring, dan mereka meminta saya menyerang tubuh, jadi itulah yang coba saya lakukan. Saya harus menontonnya lagi karena semua ini masih terasa sangat tidak nyata bagi saya, tetapi saya rasa ini yang terbaik sejauh ini.”

Pertahanan gelar yang meyakinkan tersebut membawa Hemetsberger meraih bonus penampilan senilai US$50.000 (Rp900 juta), sekaligus menjaga rekor sempurnanya di ONE menjadi 6-0 dan meningkatkan catatan profesional keseluruhannya menjadi 11-1.

Bagi Hemetsberger, kemenangan knockout bukanlah sesuatu yang harus dipaksakan. Ia percaya bahwa membiarkan serangan mengalir secara alami akan menghasilkan sesuatu yang jauh lebih baik. Ratu berjulukan “Always Hungry” ini pun menampilkan striking lengkap yang memukau.

Ia menambahkan:

“Saya merasa luar biasa. Hari yang sangat indah. Target utama saya selalu menampilkan pertarungan yang hebat, memberikan performa yang bagus, dan keluar dengan kemenangan.

“Dan kalau knockout datang, biarkan datang. Itu hanya menjadi pelengkap yang membuat kemenangan terasa semakin manis.”

Sebagai Ratu Dua Disiplin, Hemetsberger Tatap Tantangan Berikutnya

Setelah sukses mempertahankan gelarnya dengan sangat meyakinkan, pertemuan ketiga antara Stella Hemetsberger dan mantan Juara Dunia ONE Women’s Strawweight Kickboxing Jackie Buntan kembali menjadi bahan pembicaraan.

Total 10 ronde sengit dalam dua disiplin telah mewarnai perjalanan keduanya di ONE. Meski sang juara ganda memandang tak menampik kemungkinan hadirnya laga trilogi, ia juga terbuka untuk menghadapi penantang baru.

Perwakilan Phuket Fight Club dan RS-GYM itu mengatakan:

“Sejujurnya, setelah unggul 2-0, saya rasa arah rivalitas ini sudah cukup dominan. Tapi Jackie adalah petarung yang hebat. Saya rasa dia akan kembali bertarung di ONE, dan kita lihat saja nanti.

“Jadi mungkin suatu saat nanti di masa depan, tetapi sekarang setelah unggul 2-0, mungkin lawan lain lebih dulu.”

Setelah berhasil meraih kejayaan dalam dua olahraga, Hemetsberger telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu striker wanita terbaik di dunia. Wajar jika para penggemar mulai bertanya apakah kemampuan kelas dunianya suatu hari nanti juga dapat diterapkan dalam MMA, yang memunculkan perbandingan dengan perjalanan bersejarah tiga disiplin milik Stamp Fairtex.

Namun untuk saat ini, sang juara dari Austria tetap sepenuhnya berkomitmen untuk mempertahankan sabuk Juara Dunia ONE miliknya di Muay Thai dan kickboxing, sembari menikmati kemenangan terbaru yang menjadi salah satu momen terbesar dalam kariernya.

Hemetsberger berkata:

“MMA belum masuk dalam rencana saya sekarang. Saya ingin fokus pada dua disiplin yang sudah saya jalani. Jangan pernah bilang tidak akan pernah, tetapi untuk sekarang itu belum ada dalam rencana.

“Saya senang menghadapi siapa pun yang datang. Mungkin berikutnya saya akan kembali ke kickboxing. Apa pun yang terjadi, untuk sekarang saya hanya ingin menikmati kemenangan ini, lalu kita lihat apa yang akan datang setelahnya.”

Selengkapnya di Berita

Stella Hemetsberger lands a body kick on Natalia Diachkova at ONE Fight Night 46
Stella Hemetsberger will defend her Muay Thai belt against Natalia Diachkova
Nabil Anane at The Inner Circle 25
Masaaki Noiri celebrates after stopping Liu Mengyang at ONE SAMURAI 2
Suakim celebrates his win over Nabil Anane at The Inner Circle 25.
Abdulla Dayakaev lands a left hand on Superlek at The Inner Circle 25.
Masaaki Noiri faces off with Liu Mengyang with the Tokyo skyline in the background
Nabil Anane and Suakim face off ahead of The Inner Circle 25
Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126
Nico Carrillo celebrates his World Title win over Shadow Mavinn at ONE Fight Night 40.
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.