‘Karena Gaya Tarung Saya’ – Black Panther Ungkap Asal Mula Dari Nama Ringnya Yang Ikonik

Ali Saldoev Black Panther ONE Fight Night 23 20 scaled

Dalam olahraga kombat, nama yang tepat bisa jadi senjata berbahaya layaknya sebuah pukulan knockout. Namun, tak banyak yang mendalami nama ring mereka seperti halnya Black Panther.

Jagoan berusia 26 tahun ini akan berupaya mempertajam catatan empat kemenangan beruntunnya saat menghadapi atlet Kolombia-Amerika Diego Paez di ONE Fight Night 40: Buntan vs. Hemetsberger II. Laga flyweight Muay Thai ini akan tayang dari Lumpinee Stadium di Bangkok di jam primetime AS dan bertepatan dengan hari Sabtu, 14 Februari waktu Indonesia.

Sebelum mengadaptasi nama ring yang sudah dikenal luas, atlet asal Pattaya ini sempat bertarung dengan nama yang berbeda.

Di bawah julukan itu, ia membangun reputasi hingga memiliki rekor profesional 80-17, namun baru di bawah bimbingan pelatih legendaris Mehdi Zatout potensinya semakin terlihat.

Selain mengasah kemampuan strikingnya, Zatout menekankan pentingnya branding personal untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Saat Black Panther mendapat panggilan untuk bertanding di panggung global ONE Championship, ia perlu mengadaptasi nama yang bisa benar-benar merepresentasikan dirinya.

Black Panther bercerita tentang bagaimana nama panggungnya tercipta:

“Saya selalu menggunakan nama ‘Jong-Ang-Dam’ (Raja Kobra Hitam) di sepanjang karier saya. Namun, saat bergabung dengan Team Mehdi Zatout pada 2021, dia menyarankan untuk mengubah nama menjadi yang lebih punya citarasa internasional.

“Mehdi inigin saya memiliki identitas yang lebih bisa diingat dengan mudah oleh masyarakat luar, jadi dia memberi nama saya ‘Black Panther.'”

Nama ring tersebut tak hanya mudah ingat, tetapi juga menjadi refleksi sempurna bagi karakternya di dalam dan luar ring.

Seperti halnya T’Challa dari Marvel, yang diperankan oleh almarhum Chadwick Boseman, Black Panther adalah simbol keberanian, kepemimpinan, dan martabat.

Namun saat pertandingan dimulai, karakternya berubah. Sifat kalem bertransformasi menjadi seorang pemburu yang tak kenal ampun.

Black Panther menyatakan:

“Alasan saya memilih nama ini adalah karena gaya menyerang saya yang cepat dan agresif. Selain itu, maknanya juga tidak jauh dengan nama lama saya, ‘Jong-Ang-Dam.’ Saya benar-benar menyukainya jadi saya memutuskan untuk mengubah dan terus memakainya sejak saat itu.”

Kiprah Kebangkitan Black Panther Di ONE Championship

Bagi Black Panther, kekalahan bukanlah akhir dari segalanya. Hal itu justru membangkitkan bara api dalam dirinya.

Debutnya di ONE Championship dalam ajang ONE Friday Fights 9 pada Maret 2023 tak sesuai harapan. Kala itu, ia kalah knockout pada ronde pertama dari “Samingpri” Tagir Khalilov.

Kebanyakan petarung mungkin akan patah arang, namun jagoan berusia 26 tahun ini langsung bangkit.

Ia berhasil memenangi laga selanjutnya melalui keputusan terbelah kontra Mohammad Sadeghi di ONE Friday Fights 24, dan kembali unggul angka melawan Suriyanlek Por Yenying dua bulan berselang.

Setelah dua kemenangan lewat keputusan juri, Black Panther sadar bahwa ia perlu menunjukkan instingnya sebagai algojo di atas ring.

Momen itu terjadi saat menghadapi Ali Saldoev di ONE Fight Night 23 pada Juli 2024. Setelah melalui ronde pertama yang kompetitif, sang atlet Thailand menumbangkan lawannya dengan tendangan tinggi saat ronde kedua baru berjalan 23 detik.

Demi terus membangun momentum, Black Panther rela kembali dalam waktu singkat kontra Johan “Panda Kick” Estupinan di ONE Fight Night 37 pada November lalu. Hasilnya, ia berhasil menjatuhkan sang finisher berbahaya dari Kolombia sebanyak dua kali pada ronde kedua sebelum melontarkan sebuah hook kiri yang membuat wajah sang lawan tersungkur ke kanvas.

Nama Black Panther terus menggema dan pada 14 Februari nanti, ia akan kembali menapaki tangga selanjutnya saat menghadapi Paez.

Selengkapnya di Berita

Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16
Nadaka Yoshinari faces off with Har Ling Om ahead of ONE SAMURAI 3
Muay Thai fighters Rambolek Chor Ajalaboon faces off with Yod-IQ Or Pimolsri ahead of The Inner Circle 30
ramboIQ
Ubaid Hussain makes his way to the ring against Isannuea Sor Sasiwat at The Inner Circle 28.
Petmuangsri Torfunfarm faces off with Gregor Thom ahead of The Inner Circle 29
Regian Eersel to defend his Muay Thai crown against George Jarvis in a highly anticipated rematch on October 2