‘Itu Bantu Saya Tenangkan Pikiran’ – Saemapetch Sebut Hobi Mengendarai Motor Adalah Bagian Kunci Dari Pemusatan Latihan

Saemapetch Fairtex Kaonar Sor Jor Thongprajin ONE Friday Fights 30 22

Saat ia tidak mencetak KO yang menjadi sorotan besar bersama ONE Championship, superstar Thailand Saemapetch Fairtex dapat mencari pemicu adrenalin yang berbeda – menikmati impian masa kecilnya untuk memiliki motor kelas premium.

Impian itu menjadi gairah tersendiri bagi striker berusia 29 tahun ini, bahkan saat ia bersiap menghadapi petarung unggulan Brasil Felipe Lobo dalam laga ulang bantamweight Muay Thai dengan pertaruhan besar di jam tayang utama A.S., 8 Desember, atau Sabtu pagi, 9 Desember waktu Asia, pada gelaran ONE Fight Night 17: Kryklia vs. Roberts.

Sebagai veteran dengan 12 laga menarik dalam organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini, serta kini menjadi penantang #3 bantamweight Muay Thai, Saemapetch menuai kesuksesannya dalam olahraga tarung.

Bagi dirinya, itu berarti memiliki motor besar kelas atas. Ia berbicara pada onefc.com/id:

“Saya bermimpi memiliki motor besar sejak saya kecil. Saat saya melihat orang dewasa mengendarai motor besar, saya kira mereka nampak sangat keren. Tapi saat itu, saya tak memiliki cukup uang untuk sebuah motor besar.”

Saemapetch berkata bahwa membeli motor impiannya itu – BMW S1000 RR – bukanlah hanya sekadar pembelian tanpa perhitungan. Sebaliknya, itu adalah bayaran dari latihan dan kompetisi seumur hidupnya di tingkatan elite.

Dan, sementara ia gemar mengendarai motornya bersama para penyuka motor besar lainnya, ia juga mengambil tanggung jawab untuk tetap menjaga keselamatannya:

“Pertama, saya bangga bahwa saya mampu membuat impian saya memiliki motor besar menjadi kenyataan. Kedua, saya harus mengendarai dengan sangat hati-hati karena saya adalah petarung.”

“Sebagian besar, saya berkendara di belakang kelompok, karena jika motor pertama mengalami kecelakaan, saya masih memiliki waktu yang cukup untuk mengerem. Dan saya memilih helm terbaik dan termahal untuk melindungi kepala saya.”

Lebih dari sekadar mainan mahal, perwakilan Fairtex Training Center ini menambahkan bahwa mengendarai motor itu memberinya waktu istirahat yang sangat dibutuhkannya dari kerasnya sesi pemusatan latiha.

Di atas segalanya, itu adalah kesempatan untuk menikmati momen yang ada dan mengosongkan pikiran tanpa mengkhawatirkan laganya melawan penantang #2 Lobo:

“Saya mengendarai motor besar saya untuk menghilangkan stres dari latihan. Saat saya menyalakan mesin dan merasakan angin, itu membantu menenangkan pikiran saya.”

Saemapetch Beri Saran Bagi Para Pengendara Baru

Terlepas dari gaya ultra agresifnya dalam bertarung, Saemapetch Fairtex selalu mengutamakan keselamatan saat terkait mengendarai motor.

Menyadari seberapa cepat dan berbahayanya semua motor ini, pemukul kuat Thailand itu mendekati hobinya dengan kewaspadaan yang sehat.

Dengan pemikiran tersebut, ia memiliki beberapa saran untuk sesama pemilik motor mahal lainnya:

“Bagi para pendatang baru, pertama, anda harus tahu apa yang anda lakukan. Anda harus belajar dan mempelajarinya dengan sangat baik.”

“Mengendarai motor besar bukanlah tugas yang mudah, karena motor besar membutuhkan tingkat keahlian mengendarai yang sangat tinggi. Karena itu lebih berat dari motor biasa, anda harus memiliki kemampuan untuk mengendalikannya. Jika tidak, ini adalah tiket satu arah ke pintu kematian.”

Selengkapnya di Berita

Superlek, Jonathan Di Bella, Nadaka, and Rifdean Masdor are scheduled to compete at ONE SAMURAI 4
Nabil Anane punches Ilias Ennahachi at ONE Friday Fights 126
Nico Carrillo celebrates his World Title win over Shadow Mavinn at ONE Fight Night 40.
Elbek Alyshov celebrates after capturing the ONE Bantamweight MMA World Championship at The Inner Circle 24.
Ramadan Ondash connects with a right hand on Johan Ghazali at The Inner Circle 24.
MMA stars Enkh-Orgil Baatarkhuu and Elbek Alyshov face off ahead of The Inner Circle 24
Abdallah Ondash lands a high kick on Chokpreecha at ONE Friday Fights 70
Johan Ghazali and Ramadan Ondash face off at The Inner Circle 23 on July 24.
Johan Ghazali and Ramadan Ondash face off at The Inner Circle 23 on July 242
Aliff Sor Dechapan claims ONE Interim Strawweight Muay Thai World Champion at The Inner Circle 23
Johan Ghazali and Ramadan Ondash had to be separated ahead of The Inner Circle 24
Aliff Sor Dechapan defeats Sam-A Gaiyanghadao via knockout at The Inner Circle 23