Berita

Hasil Lengkap Kartu Pendahuluan ONE: DAWN OF VALOR

25 Okt 2019

Istora Senayan Jakarta menjadi saksi laga seni bela diri penuh aksi dan penyelesaian dari para bintang yang berlaga di ONE: DAWN OF VALOR.

Pada hari Jumat, 25 Oktober, atlet terbaik dari dalam dan luar negeri unjuk kebolehan di depan publik Jakarta.

Berikut laporan lengkap jalannya laga serta hasil dari kartu pendahuluan dari ajang pamungkas di Jakarta tahun ini. Laporan lengkap terkait atlet Indonesia yang berlaga ditulis secara terpisah.

Pieter Buist Hentikan “The Spartan” Untuk Lanjutkan Awal Sempurna

Saling serang dari awal, Pieter Buist akhirnya mengalahkan Antonio Caruso dengan keputusan mutlak!

Saling serang dari awal, Pieter Buist akhirnya mengalahkan Antonio Caruso dengan keputusan mutlak!????: Pesan kendaraan dan makanan anda dengan Grab ???? https://grb.to/ONEXGRAB

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, 25 October 2019

Pieter “The Archangel” Buist mengawali laga dengan kurang meyakinkan, namun seiring waktu berjalan, ia mampu keluar dari tekanan Antonio “The Spartan” Caruso, dan rangkaian serangan yang ia lancarkan membuatnya mengakhiri laga dengan fantastis.

Terjangan lutut dari atlet yang mewakili Team Souwer and Combat Brothers ini berhasil membuat goyah pertahanan sang lawan yang ia kombinasikan dengan uppercut keras. Berupaya mengakhiri laga lebih cepat lewat serangkaian tinjuan, laga harus berlanjut hingga ronde akhir berkat upaya pantang menyerah “The Spartan”.

Pieter semakin menjadi di stanza akhir dan terlihat menikmati dominasi dalam duel ground. Serangannya semakin menakutkan ketika ia berhasil melayangkan terjangan lutut pada tubuh dan kepala sang rival dari Australia ini. Dominasi yang ia tunjukkan membuatnya memenangi laga lewat putusan mutlak sekaligus meneruskan tren positif di ONE Championship dengan raihan dua kemenangan dari dua laga.

Kazuki Kuasai Laga Untuk Raih Kemenangan Mutlak

Kazuki Takudome ???????? mengalahkan Johnny Nunez dengan keputusan mutlak!

Kazuki Takudome ???????? mengalahkan Johnny Nunez dengan keputusan mutlak!????: Pesan kendaraan dan makanan anda dengan Grab ???? https://grb.to/ONEXGRAB

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, 25 October 2019

Kazuki Tokudome menunjukkan kelasnya sebagai seorang atlet elit di depan publik Istora lewat agresivitas dan kelihaiannya dalam berlaga selama tiga ronde penuh.

Dalam kontes lightweight atlet asal Jepang ini menguasai Circle dan berhasil mendikte Johnny Nunez untuk mengikuti ritme bertanding yang ia terapkan. Tinjuan tangan kiri dari Kazuki berkali-kali merepotkan atlet asal Amerika Serikat ini dan saat posisinya goyah, Kazuki segera meraih punggung lawan untuk mendonimasi duel bawah.

Ronde kedua berlangsung lebih berimbang, dimana Johnny berhasil menyerang balik dan memojokkan atlet asal Paraestra Hachioji ini. Namun keterampilan judo milik Kazuki berhasil menghindarkannya dari bahaya dan malah membuat “Johnny Boy” terlempar ke atas matras.

Di stanza akhir, Johnny masih kesulitan untuk membalikkan keadaan. Sementara, Kazuki tetap menjaga dominasinya dalam duel jarak dekat lewat sikutan dan tinjuan. Alhasil, para juri memberinya kemenangan mutlak yang mebuat rekor profesionalnya naik menjadi 20-10-1.

Taiki Naito Cetak Kemenangan Di Detik-Detik Akhir Laga

Taiki Naito ????????mengalahkan Aleksi Serepisos melalui TKO!

Taiki Naito ????????mengalahkan Aleksi Serepisos melalui TKO!????: Pesan kendaraan dan makanan anda dengan Grab ???? https://grb.to/ONEXGRAB

Posted by ONE Championship Indonesia on Friday, 25 October 2019

Taiki Naito tampil mengagumkan sejak laga ONE Super Series Muay Thai satu-satunya di malam itu dimulai, namun baru di detik-detik akhir ia bisa memastikan kemenangan atas Aleksi Serepisos.

Di awal laga, tendangan kaki kanan Taiki sempat merepotkan Alexi dan membuatnya goyah. Memasuki menit ke 2, Alexi mulai bisa menciptakan ruang baginya untuk menyerang dalam sebuah pertukaran serangan.

Memasuki menit terakhir ronde pertama, jab kanan Taiki mendarat di pipi Alexi, namun atlet asal Selandia Baru itu nampak tidak bergeming.

Ronde kedua berjalan lebih seimbang, dimana alexi berhasih meningkatkan sistem pertahanannya yang membuat lawan menemui kesulitan dalam menembus pertahanannya. Alexi pun sempat mendaratkan sebuah pukulan keras ke pipi Taiki. Saat ronde kedua tersisa 30 detik, Taiki mencoba memeluk dan menjatuhkan lawan, namun Alexi menggunakan tangan kanannya sebagai tumpuan untuk menggagalkan upaya lawan.

Ronde ketiga berjalan lebih agresif dimana keduanya langsung bertukar serangan sejak ronde terakhir ini dimulai.

Taiki menggunakan kegesitannya untuk menghindari serangan lawan. Memasuki menit terakhir, atlet asal Jepang ini menaikan internsitas serangannya. Bahkan berhasil mendaratkan tendangan yang membuat Alexi terjatuh dan terluka.  Taiki segera pagar Circle setelah wasit menghentikan laga di menit ke 2:25 untuk memberi “Silent Sniper” kemenangan  penting dalam debut ONE Super Seriesnya.