Geje Eustaquio Raih Kemenangan Mutlak, Ungguli Song Di Ground Dan Stand-Up

Geje Eustaquio Song Min Jong inside the matrix 3 28 768x511

Dengan keahlian luar biasa dalam striking di Singapore Indoor Stadium, Geje “Gravity” Eustaquio memastikan posisinya di antara jajaran petarung elit divisi flyweight ONE Championship. 

Eustaquio menggunakan serangan khas wushu miliknya untuk mencetak kemenangan mutlak atas “Running Man” Song Min Jong dalam laga pendukung utama ajang ONE: INSIDE THE MATRIX III, yang sebelumnya direkam dan ditayangkan pada Jumat, 13 November. 

Geje Eustaquio Song Min Jong inside the matrix 3 31.jpg

Mantan Juara Dunia itu memulai laga dengan menekan lawannya dengan beberapa, namun Song – yang sangat menyukai tendangan ke arah tubuh – memulai rangkaian serangannya dan mengincar kaki Eustaquio dan menyeretnya ke atas kanvas, dimana hal ini beberapa kali terjadi dalam laga.

Warga asli Seoul itu biasanya menggunakan tendangan demi mendesak lawan. Tetapi, saat ia melontarkan sebuah tendangan di udara ke arah tubuh Eustaquio, 75 detik setelah bel berbunyi, rivalnya ini menangkap tendangan itu, menjegal lawannya ke atas kanvas, dan segera meraih punggungnya. Song memang mampu lolos, tetapi ia menerima serangan lutut dalam prosesnya.

Saat kembali berdiri, Eustaquio sangat tepat sasaran dan mengenai “Running Man” dengan hook pendek dan tendangan rendah sembari menghindari terjangan rivalnya itu.

Atlet Korea Selatan ini kembali mengejar takedown, namun ia terkena pukulan kanan. Ronde ini berakhir dengan “Gravity” sekali lagi mencetak jegalan balasan atas tendangan Song.

Geje Eustaquio Song Min Jong inside the matrix 3 18.jpg

Penampilan luar biasa ini berlanjut pada ronde kedua, saat “Gravity” menggunakan footwork untuk menghindari serangan lawan dan menyarangkan tendangan rendah, hook kanan dan beberapa pukulan straight. Walau Song berusaha membalas dengan rangkaian tendangan ke arah kepala, tendangan ke arah tubuh dan pukulan, kebanyakan serangan itu dapat dihindari Eustaquio.

Saat ronde berlanjut, jelas bahwa serangan keras atlet Filipina ini berdampak bagi Song. Ia berkali-kali berganti kuda-kuda dan terus melontarkan serangan tubuh dan serangan memutar, tetapi Eustaquio kembali mampu menghindari.

Perwakilan Monster House ini menggunakan pukulan keras untuk mengikat Eustaqio dalam clinch setelah berusaha menyarangkan takedown di akhir stanza, dimana pukulan kearah tubuh dan sebuah serangan lutut harus diterima Song.

Saat mereka terpisah, perwakilan Team Lakay itu menunjukkan akurasi tinggi, dalam kombinasi pukulan kiri, tendangan ke arah tubuh dan teknik spinning back kick andalannya. Walau “Running Man” mencoba membalas, ia menerima sebuah serangan lutut memutar di rahangnya. Namun hal itu tak menghentikannya maju pada saat-saat terakhir dan berusaha menyerang walau tak mengenai lawan.

Geje Eustaquio Song Min Jong inside the matrix 3 32.jpg

Tak dapat menjawab serangan atas yang mulus dari Eustaquio, Song berubah arah dan masuk ke posisi guard saat ia berusaha menyarangkan kuncian arm-triangle choke di posisi berdiri. Ia memang berhasil menyeret Eustaquio ke ground, tetapi pria berusia 31 tahun itu melepaskan kuncian leher itu dan mulai bekerja dari sisi dalam penjagaan lawannya.

Saat itu, jelas bahwa rencana Song berbalik melawannya saat Eustaquio mendaratkan pukulan bersih dari posisi atas. “Running Man” mampu melakukan scramble, tetapi mantan penguasa divisi flyweight ini mampu mendominasi dan mendaratkan beberapa pukulan sebelum kembali berdiri.

Sebuah hook kiri dan straight kanan tersambung bagi keuntungan Eustaquio, sementara Song tetap memukul angin. Atlet Filipina itu kemudian mendaratkan sebuah uppercut pendek saat rivalnya berusaha kembali menariknya ke posisi ground.

Saat itu, Eustaquio mengincar kaki lawannya, menyarangkan sebuah kuncian kneebar yang mampu dilepaskan Song dengan mudah. Lalu, dari posisi atas, pria berusia 28 tahun asal Seoul ini mengincar pertahanan dan mencari posisi dominan.

Geje Eustaquio Song Min Jong inside the matrix 3 15.jpg

Setelah beralih ke side control, Song mengincar kuncian north-south choke, tetapi Eustaquio berbalik dan melepaskan diri, bahkan melanjutkan dengan sebuah takedown. 

Mereka segera kembali berdiri dan Song mendaratkan tendangan ke kepala, tetapi Eustaquio tak tergoyahkan. Dalam detik-detik terakhir kontes ini, pria asal Korea Selatan ini berusaha meraih takedown terakhir, tetapi “Gravity” menangkapnya dengan kuncian guillotine choke.

Walau nampak hampir saja terkena submission, bel akhir pertandingan menyelamatkan Song.

Keputusan wasit itu nampak seperti formalitas, saat warga asli Baguio ini meraih kemenangan mutlak – kemenangan kedua beruntun setelah KO dari teknik spinning back kick andalannya atas Toni “Dynamite” Tauru tahun lalu.

Geje Eustaquio Song Min Jong inside the matrix 3 34.jpg

Eustaquio kini berharap bahwa penampilan dominannya akan cukup memberinya peringkat lima besar dalam divisi flyweight dan sebuah laga melawan salah satu atlet jajaran teratas itu.

Baca juga: Murad Ramazanov Tetap Tak Terkalahkan Setelah Dominasi Tetsuka

Selengkapnya di Berita

Superbon celebrates after defeating Masaaki Noiri at ONE 173.
Olivia Bahsous (L) vs Malia Weaver (R) is confirmed for The Inner Circle 35
Kiamran Nabati fires a shot at Nontachai's midsection during their main event clash at The Inner Circle 31.
Kiamran Nabati faces off with Nontachai Jitmuangnon ahead of The Inner Circle 31
Jonathan Haggerty celebrates his World Title win over Yuki Yoza at ONE SAMURAI 1.
Nadaka throws a solid right hand on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Yod-IQ Or Pimolsri celebrates his World Title win at The Inner Circle 30.
Nadaka connects with a left kick on Har Ling Om at ONE SAMURAI 3
Rambolek vs Yod IQ at The Inner Circle 30
Seksan vs Muangthai at The Inner Circle 30 16
Nadaka Yoshinari faces off with Har Ling Om ahead of ONE SAMURAI 3
Muay Thai fighters Rambolek Chor Ajalaboon faces off with Yod-IQ Or Pimolsri ahead of The Inner Circle 30