Berita

Ataides Ingin Taklukkan Okami, Kembali Ke Jalur Kemenangan

Leandro “Wolf” Ataides ingin kembali memasuki lingkaran pemenang dalam divisi middleweight, dan ia meyakini bahwa dirinya akan terbantu jika mengalahkan seorang legenda bela diri campuran di ONE: HEAVY HITTERS pada Jumat, 14 Januari nanti. 

Pria asal Brasil ini akan berlaga melawan ikon asal Jepang Yushin “Thunder” Okami sebagai bagian dari kartu awal pada malam itu, dengan harapan bahwa penampilan dominan akan mengawali perjalanannya kembali menuju sabuk emas ONE.

“Saya selalu terfokus pada perebutan gelar Juara Dunia, maka saya tahu saya harus memenangkan laga ini untuk kembali ke puncak,” katanya. 

“Jika saya mengalahkan Okami, saya mungkin akan menjadi penantang kedua atau ketiga dalam divisi ini. Saya menempatkan seluruh hati saya di dalam latihan untuk memenangkan laga ini.”

“Wolf” mengalami kekalahan saat ia menghadapi legenda Myanmar Aung La “The Burmese Python” N Sang dalam laga terakhirnya di ONE: BATTLEGROUND pada Juli lalu, dimana ia terkena KO ronde pertama di tangan mantan Juara Dunia dua divisi ONE itu.

Kekalahan ini menjadi alasan yang baik bagi Ataides untuk mengambil waktu sejenak demi mengetahui bagian mana dari arsenalnya yang harus ia kembangkan, dan kini ia siap menampilkan apa yang telah dilatihnya saat melawan “Thunder” nanti.

“Anda tak pernah kalah; anda selalu belajar. Maka, saya memperbaiki kesalahan yang saya lakukan. Inilah waktunya untuk mencoba semua itu – tonton laga berikut ini dan lihat bagaimana semua itu bekerja,” tegasnya.

Holland's Reinier De Ridder squares off with Brazil's Leandro Ataides in February 2020

Fokus baru tersebut – dan tujuannya untuk kembali ke jalur kemenangan – jelas memberi perwakilan Nova Uniao ini motivasi baru untuk tampil pada 14 Januari nanti, namun kesempatan untuk melawan salah satu bibit terbaik dari MMA Asia ini juga menambah antusiasmenya jelang laga.

Okami telah berhadapan dengan berbagai atlet elite selama 20 tahun dalam karier olahraga tarungnya di dunia internasional, dan Ataides tak sabar untuk menjadi bagian dari para lawan yang dihadapi atlet Ex Fight itu.

“Ia adalah legenda yang telah melawan berbagai nama terbesar dari Brasil. Maka, bagi saya, ini akan menjadi sebuah kehormatan besar. Saya sangat menghormatinya, maka saya bersemangat melawannya – saya tak sabar menunggu hari itu tiba,” tegasnya.

“Saya dapat memenangkan laga ini. Saya merasa sangat positif karena saya mengembangkan diri saya, dan saya akan melakukan yang terbaik.”



Tak ada jalur yang mudah untuk mengatasi veteran berkemampuan lengkap itu, namun Ataides juga memiliki senjata berbahaya dalam tiap jarak serang – dari striking keras sampai teknik grappling kelas dunia.

Namun, ia meyakini bahwa permainan submission-nya akan menjadi penentu laga ini, dan ia bekerja keras untuk mengasah kemampuan yang membawanya meraih emas Kejuaraan Dunia BJJ. 

“Okami tak memiliki satu gaya khusus. Ia memiliki banyak gaya dalam pertarungannya. Ia adalah petarung lengkap – striking bagus, grappling bagus, bagus di mana saja,” kata pria berusia 35 tahun ini.

“Kami tak tahu apa yang akan kami hadapi dalam laga ini, maka saya hanya akan menyerangnya dan melakukan yang terbaik.”

“Kali ini, saya sangat ingin menggunakan permainan BJJ saya. Saya selalu ingin menunjukkan ini, tetapi kini saya menempatkan 100 persen pada itu karena ini latar belakang saya, reaksi alami saya, dimana saya bertumbuh besar di dalamnya.”

Pictures from the match between Aung La N Sang and Leandro Ataides

Baik saat Ataides bergulat demi meraih posisi atas (top position) atau Okami yang mampu menyeret raksasa Brasil itu ke atas kanvas, “Wolf” memastikan bahwa instingnya akan masuk dan membantunya menemukan cara untuk meraih kemenangan di ranah ground. 

Ia mewaspadai ancaman yang dibawa oleh pria Kanagawa itu ke dalam Circle, namun ia juga yakin bahwa dirinya akan mematahkan rivalnya di dalam jarak serang – dan bahkan dalam lima menit pertama.

“Saya mungkin harus mempersiapkannya dengan striking saya untuk menjatuhkan dirinya. Namun jika ia menyeret saya ke bawah, saya akan baik-baik saja dengan itu. Saya dapat bekerja dengan baik dan mengendalikan laga lewat BJJ saya,” tegasnya. 

“Saya akan mengunci dirinya, dan itu akan berakhir pada ronde kedua atau akhir ronde pertama. Saya melihat itu. Namun, anda tak akan tahu – dengan dua pria besar dalam ajang yang besar, apa pun dapat terjadi.”

Baca juga: Aygun Balas Kryklia: ‘Saya Akan Tunjukkan Apa Itu Laga Mudah’

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.