Berita

Arjan Bhulllar Bedah Tiap Penantang Heavyweight MMA

Arjan “Singh” Bhullar baru saja memulai kejayaannya sebagai Juara Dunia ONE Heavyweight, namun ia tetap memperhatikan pergerakan para penantangnya.

“Divisi kami sangat padat,” kata superstar India berusia 35 tahun ini. “Kami memiliki yang terbaik di dunia dari berbagai disiplin yang berbeda.”

Jelas, divisi heavyweight bela diri campuran ONE memang sarat dengan berbagai pegulat elite, striker menakutkan dan praktisi Brazilian Jiu-Jitsu kelas dunia yang ingin menjatuhkan sang penguasa baru dari singgasananya.

Namun Bhullar tak gentar melihat para penantang berbakat itu. Walau divisi ini semakin kaya akan atlet berbakat, pria India ini meyakini bahwa kemampuan dan etos kerjanya berada di tingkatan berbeda.

Kali ini, “Singh” berbagi pemikirannya tentang tujuh petarung heavyweight terbaik dalam organisasi ini, serta Juara Dunia dua divisi ONE Reinier “The Dutch Knight” de Ridder yang ingin naik divisi untuk merebut sabuk emasnya.

Brandon ‘The Truth’ Vera

Scenes from the ONE Heavyweight World Title fight between Arjan Bhullar and Brandon Vera at ONE: DANGAL on 15 May

“Ia atlet kelas dunia. Ia melawan para atlet sejati [dalam bela diri campuran]. Ia mencetak KO atas semua orang di divisi heavyweight pada ronde pertama. Ia adalah juara untuk lima, enam tahun.”

“Ia sangat berkemampuan lengkap, berbahaya di sisi mana pun, gemar untuk menyerang di atas, memiliki jiu-jitsu hebat dan latar belakang gulat. Ia sangat berbahaya secara keseluruhan, tetapi tak cukup bagi saya.”

‘Mighty Warrior’ Kang Ji Won

MMA Fight: Kang Ji Won fights Amir Aliakbari at ONE: FISTS OF FURY II

“Kang Ji Won adalah anak muda, tak terkalahkan, [dan mengejutkan] dirinya sendiri. Tetap saja, ia memiliki masa depan yang hebat. Ia dapat bergerak seperti atlet middleweight — kaki yang cepat, tangan yang cepat, serta kuat.”

“Namun ia terlalu banyak terkena serangan, menurut saya. Ia terkena serangan telak dan belum pernah berhadapan dengan seseorang seperti saya, yang dapat memadukannya secara bersamaan, dapat mengenainya dan menyeretnya ke bawah, seperti yang ia tunjukkan.”

Anatoly Malykhin

MMA Fight: Anatoly Malykhin fights Alexandre Machado at ONE: FISTS OF FURY II

“Seorang grappler yang bagus, tahu cara untuk menang, terlatih dengan baik, serta adalah pria yang besar dan kuat.Ia memiliki semua itu. Tetapi ada satu pertanyaan – apakah ia berkemampuan lengkap?”

“Ia belum pernah menghadapi pegulat tingkat tinggi yang dapat menghentikan takedown-nya dan menyarangkan takedown atas dirinya. Maka, ia akan menjadi seperti apa jika terkena pukulan dan harus berada di laga stand-up? Apa yang akan terjadi saat ia terkena takedown? Semua itu adalah pertanyaan yang masih tersisa.”

Mauro ‘The Hammer’ Cerilli

MMA heavyweight fighters Mauro Cerilli and Abdulbasir Vagabov compete at ONE: UNBREAKABLE II in January 2021

“Petarung yang sangat, sangat kuat. Tahan pukulan. Ia ingin menang dan memiliki keinginan untuk menang.”

“[Ia memiliki] semua itu dan masih menjadi lebih baik lagi, seperti yang ditunjukkannya dalam laga terakhirnya. Saya merasa bahwa ia telah berkembang dan masih berada pada jalur menuju kejuaraan. Tetapi ia adalah pria lainnya yang tak akan dapat mengatasi perbedaan [kemampuan] dengan saya.”



‘Reug Reug’ Oumar Kane

Pictures from the heavyweight fight between Oumar Kane and Kirill Grishenko at "ONE on TNT IV"

“Saya menyukai pria ini. Mon ami de Senegal (Teman saya dari Senegal)! Seorang pegulat tradisional, besar dan kuat. Atlet yang hebat, tetapi tenggorokannya lemah – dan saya akan berhenti di situ.”

Amir Aliakbari

MMA Fight: Kang Ji Won fights Amir Aliakbari at ONE: FISTS OF FURY II

“Anda harus menghormati kemampuan atletisnya. [Ia sangat] besar, kuat, tahu cara untuk menang, datang dari dunia gulat [dan memiliki] banyak kemenangan di MMA. Tetapi, saya tak menghormatinya sebagai individu.”

“Saya tak suka seberapa besar ia berbicara. Anda tahu, kami datang dari dunia gulat, dimana kami bekerja dan membiarkan hasilnya berbicara. Saya mengerti sisi promosi dalam hal-hal seperti ini, tetapi saya kira ia sudah tak lagi bekerja keras dan tak menjadi dirinya yang dahulu.”

“Terdapat berbagai celah dalam permainannya juga. Jika ia dapat menerapkan kemampuan gulatnya, baguslah. Jika ia dapat menahan anda di bawah, bagus. Tetapi jika anda dapat membuatnya bekerja keras – sosok seperti Heath Herring telah menyulitkannya. Kang Ji Won mencorengnya, menunjukkan celah di [permainan] stand-up, yang juga kita lihat.

Dan, ia belum pernah menghadapi pegulat tingkat tinggi juga, maka jelas ada berbagai pertanyaan itu.”

Kirill Grishenko

Pictures from the heavyweight fight between Oumar Kane and Kirill Grishenko at "ONE on TNT IV"

“Pegulat lainnya. Saya suka melihat bagaimana ada banyak pegulat yang bergabung. Pria ini adalah praktisi Grego-Roman juga, dan ia mengalahkan monster besar menakutkan berjuluk ‘Reug Reug’ dalam laga terakhirnya. Mungkin mereka dapat melakukannya lagi. Mungkin ia meraih kemenangan lainnya, dan ia akan menuju perebutan emas.”

“Tetapi itu adalah pria yang saya suka – panjang dan memiliki jangkauan. Jelas, ia sangat kuat karena datang dari dunia gulat. Ia memiliki keinginan untuk menang, namun menunjukkan bahwa dirinya sangat kuat dalam dunia MMA juga, yang berbeda dengan dunia gulat. Maka, saya menghormatinya.”

Alain ‘The Panther’ Ngalani

MMA heavyweight stars “Reug Reug” Oumar Kane and Alain Ngalani fight at ONE: UNBREAKABLE II

“Alain, teman saya! Sang ‘Black Panther’. Saya suka pria ini. Saya kira ‘Reug Reug’ mungkin saja menjadi Alain 2.0, namun dunia Instagram masih didominasi oleh ‘The Panther’, dan saat ia bertanding, ia juga sangat berbahaya di dalam arena.”

“Saya suka apa yang pria ini lakukan di dalam kariernya saat ini. Kita harus menghormati itu. Tetap berlatih, tetapi mengincar kemenangan, semua itu, dan ia nampak luar biasa melakukan itu semua. ”

Reinier ‘The Dutch Knight’ de Ridder

Pictures from the fight between Aung La N Sang and Reinier De Ridder at "ONE on TNT IV"

“Terakhir tapi bukan paling belakang, De Ridder. Dari Belanda, juara dua divisi mereka. Saya menghormatinya karena itu. Grappler yang bagus, saya menghormati itu juga. Namun ia belum menghadapi seseorang seperti saya. Ia mengalahkan Aung La N Sang, dan hanya itu.”

“Anda tahu, Aung La telah melakukan berbagai hal hebat dalam olahraga ini, tetapi ia tak dapat menghentikan sebuah takedown bahkan jika hidupnya bergantung pada itu. Ia menyambut permainan ground, dan ia memainkan itu saat ia tak seharusnya bermain di sana dengan [De Ridder] karena permainan stand-up adalah keunggulan terbesarnya. Maka, itu tergantung pada dirinya, pelatih dan pendekatannya.”

“Tetapi pada akhirnya, [De Ridder] jelas menang, dan ia memiliki dua sabuk. Mari kita lihat ia mempertahankannya. Saya akan melakukan hal yang sama, dan jika ia masih di sini, kita akan melakukannya.“

Baca juga: 3 Kandidat Lawan Yang Tepat Bagi Alain Ngalani

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.