Fitur

Siapa Jagoan Anda? Simak Kilasan Turnamen ONE Bantamweight Muay Thai

Peserta Turnamen ONE Bantamweight Muay Thai telah bersiap, dimana sepasang babak semifinal eksplosif akan segera berlangsung.

Pertama, Saemapetch Fairtex dan Rodlek PK.Saenchai Muaythaigym akan berlaga dalam ajang ONE: NO SURRENDER II tanggal 14 Agustus di Bangkok, Thailand.

Berikutnya, “The Million Dollar Baby” Sangmanee Klong SuanPluResort dan “Left Meteorite” Kulabdam Sor. Jor. Piek Uthai akan bertemu di ONE: NO SURRENDER III, tanggal 21 Agustus, di kota yang sama.

Kedua pemenang dalam laga tersebut akan saling berhadapan dalam babak final. Setelah juara turnamen ini ditemukan, ia akan melawan Juara Dunia ONE Bantamweight Muay Thai Nong-O Gaiyanghadao.

Sebelum aksi ini berlangsung di ibukota Thailand, mari kita melihat keempat atlet yang akan tampil dalam babak semifinal.

Saemapetch Fairtex

Saemapetch Fairtex

Saemapetch bergabung dengan organisasi bela diri terbesar di dunia ini pada bulan Juli 2018, saat ia mengalahkan Deividas “The Lithuanian Savage” Danyla di ajang ONE: BATTLE FOR THE HEAVENS.

Ia lalu menaklukkan Ognjen Topic dan pria yang akhirnya menjadi Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing – Alaverdi “Babyface Killer” Ramazanov.

Kekalahan satu-satunya Saemapetch bersama ONE terjadi di tangan Nong-O Gaiyanghadao, maka jika ia menjadi pemenang turnamen ini, ia akan mendapatkan kesempatan meraih penebusan melawan sang penguasa divisi itu.

Tentunya, ia akan harus melewati Rodlek terlebih dahulu, yang tidak akan menjadi sebuah tugas yang mudah. Kedua atlet ini telah tiga kali berlaga di Thailand, dan Saemapetch hanya sekali menang.

Jika ia ingin meraih kemenangan dalam laga ini, perwakilan Fairtex ini akan ingin memanfaatkan senjatanya yang paling berbahaya – pukulan straight kirinya, yang ia seringkali sembunyikan di belakang rangkaian jab kerasnya. Namun, atlet berkuda-kuda southpaw ini memiliki tendensi untuk menurunkan lengan kanannya, yang akan dimanfaatkan Rodlek nantinya.

Tetapi, jika Saemapetch dapat menghindari kekuatan tangan Rodlek, ia dapat menemukan dirinya berada di babak final melawan pemenang dari babak semifinal lainnya di tanggal 21 Agustus.

Rodlek PK.Saenchai Muaythaigym

Thailand's Rodlek PK.Saenchaimuaythaigym and Scotland's Chris Shaw compete in ONE Championship

Rodlek bergabung dengan ONE Championship satu tahun setelah Saemapetch, dimana dirinya belum merasakan kekalahan di atas panggung dunia.

Sejak tahun 2019, bintang Thailand ini telah mengalahkan Liam “Hitman” Harrison, Andrew “Maddog Fairtex” Miller dan Chris Shaw.

Penantang peringkat kelima dalam divisi bantamweight kickboxing ini dikenal memiliki rahang yang sangat kuat dan gemar menekan maju, dimana ini jelas akan menjadi duel yang menarik bersama Saemapetch, yang akan ingin menyerang balik saat ia bertahan dengan pukulan dan tendangan kirinya.

Rodlek juga telah meraih dua kemenangan atas Saemapetch, yang akan memberinya keunggulan mental pada tanggal 14 Agustus.

Jika pria yang dikenal sebagai “The Steel Locomotive” ini dapat menghindari pukulan dan tendangan kiri rivalnya itu, sambil mendaratkan pukulan kanan andalannya, ia mungkin dapat maju ke babak final.



Sangmanee Klong SuanPluResort

Sangmanee Sathian MuayThai defeats Kenta Yamada at ONE A NEW TOMORROW

“The Million Dollar Baby” memang baru saja bergabung bersama ONE pada bulan November 2019, tetapi ia jelas tidak kekurangan pengalaman.

Sejak bergabung bersama promosi ini, penantang peringkat pertama divisi bantamweight Muay Thai ini telah mengalahkan Azize Hlali dan Kenta Yamada – keduanya melalui keputusan mutlak.

Di luar ONE, ia adalah Juara Dunia Muay Thai tujuh kali, dengan berbagai gelar Rajadamnern dan Lumpinee Stadium di Bangkok yang terkenal itu.

Sangmanee adalah seorang petarung teknis yang gemar menekan maju dan melunakkan tubuh lawannya dengan tendangan kiri. Karena Kulabdam memiliki pukulan kiri yang dapat menghentikan laga kapanpun juga, kontes ini mungkin dapat berakhir saat salah satunya mampu mendaratkan serangan dari kiri terlebih dahulu.

Jika “The Million Dollar Baby” dapat menghindari berbagai pukulan kuat dari Kulabdam dan mencetak poin dengan tendangannya, ia akan memiliki kesempatan yang bagus untuk mencapai babak final.

Kulabdam Sor. Jor. Piek Uthai

Kulabdam Sor. Jor. Piek Uthai fires his trademark left hand at Bobo Sacko

Debut promosional Kulabdam berlangsung pada bulan September 2019 saat ia mengalahkan Bobo Sacko melalui keputusan mutlak di ajang ONE: IMMORTAL TRIUMPH.

“Left Meteorite” belum mencapai ketenaran Sangmanee di ONE, tetapi di sirkuit Muay Thai Thailand, ia memiliki gelar yang hampir sama banyaknya, termasuk tiga gelar Juara Dunia Muay Thai, dua penghargaan “Lumpinee Stadium Fight Of The Year,” serta sebuah penghargaan “Sports Writers Association Of Thailand Fighter Of The Year.”

Atlet yang menempati peringkat ketiga divisi bantamweight Muay Thai ini juga meraih tujuh kemenangan KO di Channel 7 Stadium, Bangkok, yang menjadi sebuah penampilan impresif bagi siapapun yang berkompetisi di arena Muay Thai terpopuler di negara tersebut.

Dengan sebuah julukan seperti “Left Meteorite,” pencapaian tersebut seharusnya tidak mengejutkan. Kulabdam telah mencetak KO atas para bintang Muay Thai, termasuk Muangthai “Elbow Zombie” PK.Saenchai Muaythaigym.

Dalam babak semifinal turnamen ini, Kulabdam akan harus berhati-hati akan tekanan dan tendangan kiri Sangmanee, namun jika ia dapat menemukan cara mendaratkan pukulan straight atau sikutan kirinya, sebuah laga final akan menjadi bagiannya.

Baca juga: Kartu Pertandingan Resmi Untuk Ajang ONE: NO SURRENDER II Dan III