‘Penuhi Kekurangan Saya’ – Cara Kulabdam Gunakan Kemenangan Di ONE Untuk Beri Kesempatan Bagi Petarung Muda

Kulabdam Sor Jor Piek Uthai Julio Lobo ONE Friday Fights 52 10

Pencetak KO Thailand yang sedang naik daun, Kulabdam “Left Meteorite” Sor Jor Piek Uthai, memiliki komitmen untuk membuka pintu bagi generasi baru atlet Muay Thai dari negaranya.

Di ONE Friday Fights 58: Superbon vs. Grigorian II, petarung berusia 25 tahun ini ingin memperpanjang tiga kemenangan beruntunnya saat mengjhadapi mantan penguasa divisi dan penantang #2 Nong-O Hama dalam sebuah aksi bantamweight Muay Thai dengan pertaruhan besar.

Laga yang sangat ditunggu itu akan berlangsung pada jam tayang utama Asia, di hadapan para penonton yang memadati arena ikonik Bangkok, Lumpinee Boxing Stadium.

Kulabdam sudah berlatih untuk laganya di Sombunfarm, sasana yang baru dibukanya di Provinsi Surin, Thailand.

Selain menjadi rumah bagi pemusatan latihan “Left Meteorite,” sasana ini juga menjadi tempat bagi para pemuda lokal untuk berlatih Muay Thai dengan tujuan meraih pendapatan yang sangat mereka butuhkan bagi keluarga.

Petarung bantamweight Muay Thai ini berbicara pada onefc.com/id tentang tujuan barunya ini:

“Saya ingin memberi kesempatan bagi para anak-anak kurang mampu di lingkungan ini untuk memiliki karier demi mendapatkan uang.”

Kulabdam mengetahui bahwa sebuah karier dalam Muay Thai memang tidak mudah, dimana hal itu membutuhkan disiplin dan dedikasi luar biasa.

Ia juga mengetahui secara langsung tantangan besar untuk menemukan pelatihan berkualitas, terutama di bagian negara itu yang dilanda kemiskinan. Dengan pemikiran tersebut, ia berharap dapat memberi kesempatan yang dulu tak dimilikinya bagi para atlet muda:

“Ini seperti memenuhi kekurangan saya saat saya kecil. Saat masih muda, saya ingin menjadi petarung Muay Thai, tapi saya tak bisa menemukan sasana apa pun di area saya. Maka, saya memasukkan tanah ke karung pupuk untuk membuat samsak sendiri.”

“Saya ingin membangun sasana yang memenuhi standar bagi anak-anak.”

Sasana itu kini memiliki delapan petarung muda, selain Kulabdam yang berada di kelas dunia dan para rekan berlatih elite-nya.

Sementara bintang bantamweight itu masih berada di awal perjalanan barunya, ia berkata aspek paling menarik tentang membuka Sombunfarm adalah melihat para petarungnya mengambil langkah perdana mereka dalam dunia Muay Thai yang sangat kompetitif:

“Bagian yang paling bernilai adalah bahwa saya dapat membawa anak-anak di komunitas saya untuk belajar Muay Thai dan membawa mereka berkompetisi di berbagai ring lokal, agar mereka dapat mendapatkan uang pertandingan demi menyokong keluarga mereka.”

https://www.instagram.com/p/C3SKvhwpInq/

Kulabdam Ingin Ubah Kehidupan Sesama Atlet Di Sombunfarm

Kulabdam mengakui bahwa membuka dan menjalankan sasana baru itu memang memberi tekanan tersendiri, tetapi halangan awal yang terbesar adalah mendapatkan uang yang cukup untuk meluncurkannya.

Ia berkata bahwa KO beruntun terbarunya atas Fariyar Aminipour dan Julio Lobo – dan bonus penampilan yang didapatkannya karena itu – menjadi bagian krusial untuk membantunya membangun Sombunfarm:

“Permasalah utamanya adalah kurangnya dana, maka saya mengumpulkan uang secara berkala sampai saya mencapai tujuan saya. Uang bonus yang saya dapatkan dari dua laga sebelumnya itu sangat membantu.”

“Saya tak memiliki rekanan. Ini saya sendiri. Saya dapat berkata bahwa semua uang yang saya investasikan di sasana itu berasal dari uang yang saya dapatkan dari berkompetisi di ONE.”

Kini menjadi bintang global yang akan melawan ikon Muay Thai sejati pada 5 April, Kulabdam sangat bersyukur untuk pintu yang dibukakan oleh ONE Championship bagi dirinya.

Dengan pemikiran tersebut, ia berharap satu hari nanti dapat melihat petarung binaannya berkompetisi bersama organisasi seni bela diri terbesar di dunia ini, dimana mereka juga dapat mencapai tingkatan baru dari kesuksesan finansial dan kompetitif:

“Dalam 5 atau 10 tahun ke depan, saya ingin melihat atlet perwakilan sasana saya berkompetisi di ibu kota, Bangkok. Saya akan sangat senang jika saya dapat mendukung semua petarung itu untuk memiliki kesempatan berkompetisi di ONE dan mengubah hidup mereka.”

Selengkapnya di Berita

Tagir Khalilov Yodlekpet Or Atchariya ONE Friday Fights 41 47 scaled
Tye Ruotolo Izaak Michell ONE Fight Night 21 64
Nakrob Fairtex Muangthai PK Saenchai ONE Friday Fights 10
Reinier de Ridder Anatoly Malykhin ONE 166 9 scaled
Johan Ghazali Nguyen Tran Duy Nhat ONE 167 65
Kade Ruotolo Blake Cooper ONE 167 69
Rodtang Jitmuangnon Denis Puric ONE 167 59
Mikey Musumeci Gabriel Sousa ONE 167 14
Tawanchai Beats SmokingJo 1920X1280
Mikey Musumeci Gabriel Sousa ONE 167 11
TawanchaiPKSaenchai SmokinJoNattawut 1920X1280
Adrian Lee 2