Fitur

Sejarah Rangkaian Laga Submission Grappling Di ONE Championship

28 Apr 2022
Garry Tonon IMG_4442 1200x800

Setelah berbagai laga submission grappling ditampilkan di atas panggung dunia, kebangkitan itu bukanlah menjadi titik dimana kisah ini dimulai.

ONE Championship memang selalu menjadi “The Home of Martial Arts” dan pendukung dari berbagai disiplin, dimana spesialis ground telah tampil secara berkala di pertarungan MMA sejak organisasi ini menyajikan gelaran perdananya pada September 2011.

Namun, lima tahun yang lalu, organisasi bela diri terbesar di dunia ini pertama kali memperkenalkan aksi khusus grappling ke dalam jajaran disiplin yang disajikannya. Kini, itu menjadi bagian dari jadwal reguler dalam tiap ajangnya.

Sebelum gelaran ONE 157: Petchmorakot vs. Vienot disiarkan langsung pada 20 Mei, simak kisahnya sejauh ini.

2017: Shinya Aoki Dan Garry Tonon Cetak Terobosan Baru

Laga grappling perdana di ONE Championship terjadi pada 26 Mei 2017, saat Garry Tonon mencetak debut promosionalnya melawan Shinya Aoki di ONE: DYNASTY OF HEROES.

Tonon memang sedang melihat kemungkinan di Asia, saat memikirkan tentang potensi peralihannya ke bela diri campuran, dan aksinya melawan “Tobikan Judan” menjadi awalan baik menuju karier barunya itu.

Anggota pertama dari Danaher Death Squad ini merajai sirkuit kompetisi BJJ dan berbagai gelaran khusus submission, sementara Aoki dikenal sebagai salah satu spesialis submission terhebat sepanjang masa di dalam MMA. 

Satu-satunya cara untuk memenangkan laga berdurasi 15 menit itu adalah melalui submission, dan jika waktu habis, laga akan dinilai imbang.

Beruntung, “The Lion Killer” tak membutuhkan waktu sebanyak itu saat ia menunjukkan kelihaian kuncian kaki (leg lock) elite-nya dan memaksa “Tobikan Judan” tap-out pada menit 7:47.

Keduanya mendapatkan momen mereka masing-masing, dengan kemampuan judo Aoki terlihat dari takedown yang disarangkannya, dan serangan tanpa henti Tonon dari segala posisi menjadikannya ancaman sejak awal.

Menuju penyelesaian itu, ikon Jepang ini mencoba mengambil punggung lawannya namun Tonon berguling menuju kuncian kaki dalam scramble. Walau Aoki tak asing dengan serangan ke bagian bawah tubuh ini, “The Lion Killer” hanya terlalu unggul dan masuk ke posisi sadel (saddle position) dan mengamankan inside heel hook.

2018: Juara Dunia MMA Beradu Dalam Laga Grappling

Shinya Aoki juga terlibat dalam laga submission grappling kedua dari ONE Championship saat ia melawan petarung dengan kuncian rear-naked choke yang sangat ditakuti, Marat Gafurov, di ONE: KINGS OF COURAGE pada 20 Januari 2018. 

Sebagai sepasang mantan Juara Dunia ONE Lightweight dan Featherweight, Aoki dan Gafurov sangat dikenal oleh para penggemar di seluruh dunia, dan itu jelas mencetak sebuah laga yang sangat ditunggu.

Selain itu, mereka adalah dua pencetak penyelesaian submission yang paling dikenal sepanjang masa di dalam Circle, maka keduanya jelas memiliki kemampuan untuk memaksa lawan mereka tap-out.

Dengan hanya 15 menit tersedia dan keputusan imbang jika batas waktu itu habis, Aoki tak ingin menjadi terlalu lambat. Bintang Jepang ini menekan rivalnya asal Dagestan itu ke dinding Circle di awal. Namun, kekuatan “Cobra” membantunya bertahan dengan baik, dan mereka segera beradu posisi.

Terobosan itu tiba bagi Aoki setelah tiga menit berlalu. Ia mementahkan percobaan Gafurov untuk meraih punggungnya dan membalikkan posisi untuk menempatkan kendali punggungnya sendiri.

“Tobikan Judan” segera menyelipkan tangannya di bawah leher pria Dagestani itu untuk mengakhiri malam lawannya itu dengan submission andalannya pada menit 12:22.

Maret 2022: Laga Grappling Kembali Di ONE X

Gelaran perayaan 10 tahun berdirinya ONE Championship menempatkan submission grappling kembali di permukaan dengan sepasang laga epik pada ONE X: Part I, 26 Maret 2022. Durasi laga dipercepat hanya selama 12 menit, walau keputusan imbang itu tetap diberikan jika aksi sampai akhir pertandingan.

Danielle Kelly dan Mei Yamaguchi menjadi sepasang grappler yang pertama tampil. Kelly, sang debutan, tampil impresif di berbagai organisasi seperti WNO, EBI dan Quintet, sementara “V.V” dua kali menjadi mantan penantang gelar Juara Dunia ONE Women’s Atomweight dengan sabuk hitam BJJ.

Kelly mendesak dengan serangan konstan, dan walau Yamaguchi mampu menahan dan meraih hasil imbang, atlet AS itu meraih bonus penampilan senilai US$50.000 untuk usahanya.

Kemudian, ‘GOAT’ ADCC Andre Galvao melawan Juara Dunia dua divisi ONE Reinier de Ridder. Sebelum itu, “The Dutch Knight” menantang pria Brasil itu jelang pertahanan gelar Juara Dunia-nya satu bulan lalu.

Sekali lagi, laga ini berlangsung hingga 12 menit penuh, dengan permainan ground Galvao yang tetap membuatnya unggul, tetapi De Ridder memang nampak impresif untuk mengimbangi Juara Dunia IBJJF lima kali itu.

Setelah laga tersebut, “The Dutch Knight” menyiratkan bahwa mereka dapat mengulanginya kembali demi sabuk emas dalam MMA.

April 2022: Debut Mikey Musumeci Kontra Masakazu Imanari

Dengan dua keputusan imbang di ONE X itu, Chairman dan CEO ONE Chatri Sityodtong mengumumkan bahwa atlet yang memiliki percobaan submission terbanyak akan dinilai sebagai pemenang dalam laga-laga grappling berikutnya.

Namun, itu tak diperlukan dalam aksi submission grappling berikut ini.

Atlet BJJ sensasional Amerika Serikat, Mikey Musumeci, maju menghadapi ikon pencetak kuncian kaki asal Jepang Masakazu Imanari di ONE 156: Eersel vs. Sadikovic pada 22 April 2022, dan merebut penyelesaian tercepat sampai saat ini.

“Darth Rigatoni” menghindari serangan kaki “Ashikan Judan” sejak awal dan berusaha meraih posisi atas, atau top position. Dari titik itu, ia mengambil punggung rivalnya, mengunci beberapa bagian tubuh lawannya dan mengamankan rear-naked choke pada menit 4:09.

Juara Dunia BJJ yang sangat ramah ini juga menerima bonus penampilan senilai US$50.000 untuk usahanya itu.

Apa Saja Laga Grappling Yang Akan Datang?

BREAKING NEWS: BOOM!!! On May 20, the world will once again witness real jiu-jitsu at the highest levels on the planet…

Posted by Chatri Sityodtong on Monday, April 18, 2022

Remaja sensasional Kade Ruotolo dan Tye Ruotolo – pemegang sabuk hitam dan atlet unggulan di bawah Andre Galvao – akan mencetak debutnya di ONE 157: Petchmorakot vs. Vienot pada Jumat, 20 Mei.

Tye akan melawan Garry Tonon, sementara Kade bertemu dengan Shinya Aoki – dan tak diragukan lagi bahwa kedua laga dalam divisi lightweight ini akan menarik perhatian para grappler.

Selain itu, Gordan Ryan juga menunggu untuk mencetak debut promosionalnya, dan ini pun akan menjadi aksi keras yang dapat dinanti – saat ONE Championship memberi panggung luar biasa bagi para spesialis submission terbaik dunia.

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.