Anthony Engelen Berbagi Kenangan Tentang Kampung Halaman Di Belanda

Anthony Engelen IMG_1122

Pandemi global karena COVID-19 masih terus berdampak pada kondisi kehidupan di seluruh dunia. Para atlet seni bela diri campuran profesional di Indonesia pun merasakannya, sehingga berbagai aktifitas harus tertunda.

Bagi Anthony “The Archangel” Engelen, atlet berdarah Indonesia-Inggris yang lahir di Belanda, pencegahan perjalanan ke luar negeri selama beberapa bulan terakhir ini juga berarti membatalkan mudik ke tanah kelahirannya.

Anthony mengaku sangat merindukan kota Hardewyk tempat ia dibesarkan.

“Kota itu sangat menyenangkan dan tenang yang terletak di tepi sungai. Udara di sana, seperti di seluruh Belanda, sangat bersih dan menyegarkan,” ujarnya.

“Di tempat saya tinggal, ada banyak sekali hutan dan padang rumput serta danau. Suasana disana sangat indah apalagi saat musim panas seperti sekarang ini,” tutur atlet yang bernaung di Bali MMA ini.

“Saya juga kangen dengan Amsterdam, ibukota Belanda dan salah satu kota terbesar di sana.”

“Saya rindu suasana restoran dan kanal-kanal di Amsterdam serta menghabiskan waktu bersama teman-teman.”



Sebagai seorang foodie atau penggemar kuliner, “The Archangel” mengaku beruntung bisa menemukan beberapa makanan khas Belanda di Pulau Dewata.

“Saya masih bisa membeli bitterballen (semacam gorengan khas Belanda) di kawasan Canggu, Bali,” ungkapnya.

“Yang saya rindukan justru restoran Chinese food favorit saya, New King di Amsterdam. Menurut saya, mereka selalu menyajikan swekiaw (siomay udang) terbaik!”

Menurutnya, ada sebuah citarasa spesial dari makanan di sana yang tak bisa ia temukan di tempat lain.

“Saya sudah berkeliling Asia dan mencoba mencari restoran yang lebih baik dari New King,” imbuhnya.

“Saya menelusuri Hong Kong, Shanghai, bahkan Jepang tapi tidak berhasil menemukan restoran Chinese food yang lebih baik dari mereka. Itulah sebabnya swekiau khas restoran New King adalah salah satu makanan yang saya rindukan dari kota tempat saya dibesarkan.”

“Satu lagi, saya juga rindu menyantap oorlog, yaitu kentang goreng dengan mayonnaise dan saus kacang serta taburan bawang. Ini makanan khas Belanda yang enak dan juga saya rindukan.”

Seperti tradisi mudik di Indonesia, ada sebuah tradisi lokal Belanda yang Engelen rindukan. Ia mengaku cukup rindu merayakan Hari Raja (King’s Day) yang jatuh setiap tanggal 27 April.

“Dalam peringatan hari ulang tahun Raja Willem Alexander itu, seluruh negara menggelar pesta sepanjang hari itu. Semua orang berada di luar, seluruh negara berpesta. Sangat seru sekali!” urai Engelen.

“Banyak pementasan musik dan konser, sungguh sangat menyenangkan!”

Baca juga: Paul Lumihi Ungkap Darimana Mental Bajanya Terbentuk

Selengkapnya di Fitur

Stamp Fairtex all smiles before her clash against Ham Seo Hee at ONE Fight Night 14.
Ubaid Hussain smashes Khusen Salomov with a hard left at ONE Friday Fights 105.
Songchainoi connects with a body shot on Numsurin.
Chinese kickboxer Liu Mengyang taps gloves with Japanese star Masaaki Noiri in their first fight
Superlek and Abdulla Dayakaev at The Inner Circle 14
Enkh Orgil Baatarkhuu (L) faces off with Elbek Alyshov (R) before The Inner Circle 24
Enkh Orgil
Zhang Peimian Jonathan Di Bella ONE162 1920X1280 47
Zhang Peimian gets ready for his fight at ONE Friday Fights 142
Joshua Pacio and Mansur Malachiev share a moment after their ONE Fight Night 15 battle.
Asadula Imangazaliev Nong O Hama ONE Friday Fights 147 7 scaled
uzbek