Media Sosial

Priscilla Dan Andreas Tunjukkan Solidaritas Di Tengah Pandemi COVID-19

22 Mei 2020

Pandemi corona yang tengah terjadi di Indonesia kian menguji konsistensi para atlet ONE Championship tanah air. Namun, tak sedikit pula yang melakukan aksi solidaritas lewat bantuan sosial.

Selain mengisi waktu di rumah bersama dengan keluarga tercinta, mayoritas atlet ONE asal Indonesia menghabiskan waktu dengan melakukan aneka kegiatan latihan fisik yang unik dan menyenangkan. Lebih lagi, tak sedikit yang tergerak untuk melakukan aksi sosial bagi sesama.

Priscilla Berbagi Berbagi Bersama Komunitas Di Garut

Sebagai salah satu bintang divisi atomweight, kehebatan Priscilla Hertati “Thathie” Lumban Gaol tak hanya ditunjukkan lewat banyaknya kemenangan di atas Circle. Ia juga punya kepedulian yang tinggi bagi sesama.

Tepat pada hari Kamis, 21 Mei, Priscilla bersama segenap perwakilan Siam Training Camp melakukan misi sosial “Berbagi Sesama” ke Desa Tunggulan, Garut, Jawa Barat.

Priscilla yang didampingi oleh sang coach Teguh Wartana, berangkat dengan konvoi mobil dan tiba di lokasi sehari sebelumnya sambil membawa ratusan paket sembako untuk dibagikan. Seperti diketahui, tak sedikit masyarakat yang terimbas efek COVID-19.

Sebelumnya, pihak Siam Training Camp memang telah mengadakan donasi sejak seminggu yang lalu. Atas kebaikan hati para donatur, uang yang terkumpul dibagi ke paket yang disesuaikan dengan jumlah donasi.

“Ini sudah ada 530 paket, kita bagikan ke 9 RW dan 26 RT juga ke salah satu panti asuhan,” ungkap Priscilla mewakili Siam Training Camp.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua donatur yang sudah berdonasi.”

Dengan semangat gotong royong, Priscilla dan perwakilan Siam Training Camp berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya di Garut. Dalam setiap kunjungan, dibagikan sejumlah bingkisan kepada yang membutuhkan. Priscilla pun punya alasan, kenapa memilih desa di Garut untuk aksi sosialnya.

“Karena di Jakarta sudah banyak banget yang bagi-bagiin. Kebetulan kita sudah tahu kondisi orang-orang di Garut, karena di sana banyak orang tua yang jompo. Kita sudah survei dulu dan itu daerahnya di kaki gunung, gak terjangkau akses, kita benar-benar nyamperin,” jelas Priscilla.

Diceritakan Prisciila, kegiatan sosial ini ternyata merupakan yang pertama untuknya. Mendatang, atlet kelahiran Dolok Sanggul ini pun berkeinginan untuk kembali terjun ke tengah masyarakat dan melancarkan bantuan sosial lainnya.

“Ini sih kali pertama saya ya, turun langsung buat orang-orang yang benar-benar kurang mampu. Saya jadi banyak belajar, jadi harus lebih banyak bersyukur. Ternyata saya di Jakarta, yang perasaan saya berasa susah banget, ternyata masih banyak yang lebih parah dari kondisi saya,” cerita Priscilla.

“Kita kan juga enggak pengen cuma sekali dua kali ya. Kita pengen jalan terus, mungkin ke yayasan atau panti asuhan dan kita rencana kita masih ada lanjut lagi ke Jakarta. Paling antar daerah [dekat] camp saja karena kita belum bagiin tuh. Nanti kayak keluarga terdekat yang kurang mampu, kayak gitu.”



Andreas Bantu Tenaga Kesehatan Di Salatiga

Semangat berbagi juga ditunjukkan Andreas “Yhayaz” Satyawan. Juara Karate Kyokushinkai Indonesia ini telah melakukannya sejak awal Mei lalu.

Bersama dengan teman-temannya dari Freestyle Kungfu, Andreas ikut membagikan sejumlah donasi pada para tenaga kesehatan di kota kelahiranya Salatiga. Di awal pandemi, tak sedikit tenaga kesehatan yang mengaku kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) kesehatan yang mumpuni.

“Awalnya saya sama tim murid-murid ini ingin bantu buat tenaga medis dan kegiatan sosial. Kami menggalang dana dari teman-teman, puji Tuhan banyak yang peduli,” ujar atlet asal camp Lindu Aji Semarang ini.

Dari uang donasi yang terkumpul selama seminggu, mereka membeli masker. Akhirnya, ratusan masker terhimpun dan mereka sumbangkan ke tenaga kesehatan di lingkungan sekitar.

“Kemarin ada dua jenis masker; face shield dan masker biasa. [Totalnya] hampir 850 buah,” ungkap Andreas.

Selain memberi donasi ke tenaga kesehatan yang berjuang melawan COVID-19, Andreas dan timnya juga memberi ke masyarakat yang dirasa membutuhkan hingga ke pos polisi sebagai bentuk dukungan.

“Kita bagikan ke Rumah Sakit sekitar, puskesmas, pos polisi dan orang-orang di jalan. Kita sudah keliling Salatiga. Begity ketemu warga, kita bagikan masker dan hand sanitizer. Kemarin juga kita bagi-bagi takjil,” cerita Andreas.

Baca juga: Priscilla, Sosok Kakak Di Dalam Dan Luar Arena Bagi ‘Papua Badboy’