Fitur

5 Submissions Terbaik Dari Spesialis BJJ Di ONE: DREAMS OF GOLD

9 Agustus 2019

Seperti yang diharapkan dalam sebuah ajang di tanah kelahiran Muay Thai, akan terdapat berbagai macam teknik striking yang diperagakan dalam ajang ONE: DREAMS OF GOLD.

Tetapi, saat ONE Championship kembali ke Bangkok, Thailand pada hari Jumat, 16 Agustus nanti, akan ada kontingen seniman bela diri campuran elit yang juga akan berlaga di dalam Impact Arena.

Grappler terbaik dunia akan tampil dalam kartu pertandingan ini, termasuk praktisi elit dari disiplin Brazilian Jiu-Jitsu yang dapat membuat lawan mereka menyerah melalui kuncian dalam sekejap.

Sebelum para pesaing ini memasuki ONE Circle untuk berkompetisi, mari kita lihat beberapa aksi yang dapat diharapkan bagi para penggemar – dengan melihat lima penyelesaian melalui submission terbaik.

#1 Kuncian Armbar Alex Silva

Mark your calendars! Former ONE World Champion Alex Silva will be in action on 7 December

Mark your calendars! Former ONE World Champion Alex Silva will be in action on 7 December Kuala Lumpur | 7 December | 6:30PM | LIVE and FREE on the ONE Super App: http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast | Tickets: http://bit.ly/onedestiny18

Posted by ONE Championship on Tuesday, 27 November 2018

Alex “Little Rock” Silva dan Hayato Suzuki memang diharapkan untuk menampilkan beberapa aksi scramble yang menarik – karena mereka dianggap sebagai dua grappler terbaik – dalam “The Home Of Martial Arts” di ajang ONE: LEGENDS OF THE WORLD.

Tetapi, Juara Dunia BJJ ini menyerang dengan sebuah kuncian armbar yang cerdik dalam waktu 82 detik untuk mengakhiri rekor 19 pertandingan tak terkalahkan dari atlet Jepang tersebut.

Hayato menggunakan menggunakan kemampuan gulatnya untuk membawa pertandingan ke atas kanvas, tetapi “Little Rock” segera masuk dan menyerang. Ia mengambil posisi butterfly guard dan mengangkat Hayato untuk meraih tangan kirinya.

Walau hal ini tidak membuahkan hasil, Alex sangat gencar dengan serangannya dan beralih ke posisi mount, dimana ia menggunakan tulang keringnya untuk memberikan tekanan untuk menggulingkan Hayato saat ia menyerang dengan tangan kanannya.

Kali ini, tidak ada jalan keluar ketika “Little Rock” dengan cepat menjulurkan tangannya untuk memaksa lawannya menyerah.

#2 Rear-Naked Choke Milik “The Lion”

Indonesia's Stefer Rahardian remains undefeated with a commanding RNC win at 2:25 of the first round!

Indonesia's Stefer Rahardian remains undefeated with a commanding RNC win at 2:25 of the first round!Watch the full event LIVE & FREE on the ONE Super App http://bit.ly/ONESuperApp | TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Saturday, 12 May 2018

Stefer “The Lion” Rahardian berada dalam kondisi terbaiknya saat bertanding melawan Himanshu Kaushik dalam ajang ONE: GRIT AND GLORY, dimana ia mempertahankan rekor kemenangan beruntunnya saat itu dengan sebuah kuncian rear-naked choke pada ronde pertama di Jakarta.

Spesialis BJJ asal Indonesia ini menyeret lawannya ke bawah dalam menit pertama, sebelum tidak berhenti mengancam punggung lawannya sampai ia berhasil mendapatkan kemenangan.

Himanshu bekerja keras untuk melepaskan genggaman dan mengendalikan tangan “The Lion,” tetapi nampaknya ia memang harus menyerah.

Saat spesialis wushu ini terfokus pada usahanya melepaskan tangan kiri yang mencekiknya, Stefer menyelipkan tangan kanannya di belakang kepala Himanshu. Saat ia mengamankan genggaman ke bisepnya, ia menekan untuk mendapatkan penyelesaian.

“The Lion” akan menjalani ujian terberat di depannya, saat ia harus mengadu kemampuan grapplingnya dengan mantan Juara Dunia ONE Strawweight Alex Silva di Impact Arena, Bangkok.

#3 “Maestro Choke” Mengerikan Dari Yusup Saadulaev

A beautiful transition, another outstanding performance.

A beautiful transition, another outstanding performance.Jakarta | 20 January | TV: Check local listings for global broadcast | PPV: Official Livestream at oneppv.com | Tickets: bit.ly/onecourage18

Posted by ONE Championship on Tuesday, 9 January 2018

Saat Yusup “Maestro” Saadulaev menampilkan kuncian khasnya bernama “Maestro Choke” untuk pertama kalinya dalam ajang ONE: STATE OF WARRIORS, ia memberikan para penggemar salah satu penyelesaian paling spektakuler dalam sejarah “The Home Of Martial Arts.”

Pemegang sabuk hitam BJJ ini mendominasi Jordan “Showtime” Lucas diatas kanvas, serta mengamankan teknik ‘seatbelt grip’ saat rivalnya asal Australia tersebut berusaha meloloskan diri dari posisi knee-on-belly, atau lutut diatas perut.

Atlet Rusia ini kemudian berguling ke arah punggung Jordan, menempatkan tangan kanannya di bawah leher lawannya dengan kuat, dimana tangan kirinya masuk ke bawah ketiak kiri lawannya.

Saat ia menempatkan pundaknya di belakang kepala Jordan dan menggabungkan tekanan ini dengan sebuah genggaman yang menyesakkan, leher Jordan terdorong ke depan dalam sebuah sudut yang terlihat menyakitkan – yang juga membuatnya tercekik – dimana tidak ada pilihan lain selain menyerah kalah. 

Yusup akan berhadapan dengan spesialis ground game lainnya dalam divisi bantamweight, atlet asal Jepang Shuya “Stealth” Kamikubo, di Bangkok.

#4 Guillotine Choke Zhao Zhi Kang

Zhao Zhi Kang submits Ma Xu Dong with a tight guillotine choke at 1:08 of the third round!

Zhao Zhi Kang submits Ma Xu Dong with a tight guillotine choke at 1:08 of the third round!TV: Check local listings for global broadcast

Posted by ONE Championship on Saturday, 7 July 2018

Dalam sebuah pertandingan antar atlet Cina di ajang ONE: BATTLE FOR THE HEAVENS, Zhao Zhi Kang ahirnya menaklukkan “The Tank” Ma Xu Dong saat ia beralih mencari kemenangan submission alih-alih mencetak KO.

Saat Ma melancarkan teknik single-leg takedown, Juara Sanda Cina ini mampu bertahan dengan baik, dimana saat ia melakukan scramble, ia meraih posisi tepat untuk sebuah kuncian guillotine choke.

Zhao memasukkan tangan kanannya dan menemukan siku kirinya tersilang di tulang selangka lawannya untuk menahannya. Dari posisi tersebut, ia beralih ke posisi guard untuk memperkuat kendalinya, dan “The Tank” segera tidak sadarkan diri setelah ia memberikan tekanan yang kuat.

Dalam ajang ONE: DREAMS OF GOLD, atlet berusia 24 tahun dari Xi’an ini akan bertemu dengan atlet Indonesia Paul Lumihi dalam pertandingan divisi bantamweight.

#5 Antara Kuncian Atau Serangan Ramon Gonzales

With this win, Ramon Gonzales is back in the game.TV: Check local listings for global broadcast | PPV: Official Livestream at oneppv.com

Posted by ONE Championship on Saturday, 16 September 2017

Ramon “The Bicolano” Gonzales dikenal luas berkat kemampuan stand-up miliknya, tetapi ia meraih kemenangan pertamanya dalam “The Home Of Martial Arts” dengan teknik grappling saat berhadapan dengan “The Little Squirrel” Liu Deligerihu.

Dalam ajang ONE: TOTAL VICTORY, Liu menangkap tendangan tinggi milik karateka Filipina ini dan merangsek dengan sebuah hook kanan, tetapi “The Bicolano” menghindar dan menyarangkan sebuah takedown melalui selengkatan.

“The Little Squirrel” kemudian berpegangan pada kepala lawannya, dimana Ramon sejenak melihat keadaan dengan sebuah kuncian Von Flue choke, tetapi karena kepalanya berada di dalam kepitan ketiak kanan lawannya, pria asal Manila ini memiliki kesempatan sempurna untuk membalikkan keadaan.

Ia beralih ke posisi mount dan menerapkan kontrol head-and-arm, atau ke arah kepada dan tangan, sebelum ia bergeser ke posisi side control, melakukan kuncian arm-triangle choke, dan meningkatkan tekanan untuk memaksa lawannya menyerah.

Ramon akan membuka ajang di Impact Arena dengan sebuah pertandingan divisi strawweight melawan atlet Cina Hexigetu.

Bangkok | 16 Agustus | 17:30 WIB | ONE: DREAMS OF GOLD | TV: Periksa daftar tayangan lokal untuk siaran global | Tiket: http://bit.ly/onegold19