Fitur

5 Penampilan Menawan Dari Para Superstar Di ONE: FULL BLAST II

ONE: FULL BLAST II akan membawa seluruh disiplin Muay Thaikickboxing dan bela diri campuran ke Singapore Indoor Stadium.

Kartu pertandingan berisi empat laga itu, yang tayang pada hari Jumat, 11 Juni, menampilkan beberapa atlet paling menarik dalam rangkaian ONE Super Series, serta para bintang baru yang akan memberi malam penuh aksi bela diri.

Jelang malam pertandingan ini, simak beberapa penampilan terbaik dari para kompetitor yang akan beraksi di “Kota Singa.”

#1 Debut Penuh Gaya Mongkolpetch

Sebagai Juara Dunia Lumpinee Stadium Muay Thai dan pemenang terbaru dari Turnamen Toyota Marathon di Thailand, Mongkolpetch Petchyindee Academy memasuki ONE Super Series dengan berbagai ekspektasi.

Warga Bangkok ini membuktikan dirinya saat ia memasuki Circle untuk pertama kali saat melawan Alexi “Phet” Serepisos di ONE: ETERNAL GLORY, bulan Januari 2019 lalu.

Perwakilan Petchyindee Academy ini menampilkan serangkaian kemampuannya melawan atlet kuat Selandia Baru itu, saat ia menyarangkan berbagai tendangan ke arah Serepisos sebelum serangan lutut dan siku yang tajam dalam jarak dekat.

Setelah tiga ronde, Mongkolpetch meraih kemenangan mutlak dan memberi peringatan pada divisi flyweight Muay Thai.

Dengan catatan rekor 3-0 bersama ONE, bintang Thailand ini ingin menempatkan dirinya sebagai kandidat perebutan gelar Juara Dunia lewat kemenangan atas penantang lima besar di laga berikutnya ini.

#2 Mahmoudi Ungguli Seorang Legenda

Elias “The Sniper” Mahmoudi berjaya dalam pertarungan antara dua striker licin saat ia menghadapi atlet legendaris Muay Thai Lerdsila Phuket Top Team di ONE: MARK OF GREATNESS, Desember 2019.

Lerdsila menjalani empat kemenangan beruntun bersama “The Home Of Martial Arts,” tetapi bintang keturunan Perancis-Aljazair ini memastikan bahwa ia mampu menekan rivalnya dan secara konsisten mencetak poin.

Walau atlet Thailand ini mampu menghindar dengan. baik, “The Sniper” tak menyerah dan mencetak poin dengan pukulan, tendangan dan serangan lutut keras ke arah lawannya.

Agresi Mahmoudi memberinya kemenangan mutlak dan posisi keempat dalam daftar Peringkat Atlet divisi flyweight Muay Thai. Jika ia dapat mengalahkan Mongkolpetch pada hari Jumat, ia akan berada dapat memasuki laga perebutan gelar Juara Dunia itu.



#3 Tsogookhuu Kejutkan Bangkok, Ungguli Wiratchai

Amarsanaa Tsogookhuu in action against Shannon Wiratchai

Dua penantang divisi lightweight bela diri campuran berlaga pada ONE: CLASH OF LEGENDS di bulan Februari 2019, saat Amarsanaa “Spear” Tsogookhuu mengalahkan atlet berpengalaman Shannon “OneShin” Wiratchai dalam debutnya bersama ONE.

“Spear” harus menghadapi Wiratchai dan penonton tuan rumah di Bangkok, namun ia tak gentar dan menampilkan aksi kuat yang memberinya keputusan juri setelah tiga ronde.

Pria Mongolia ini jelas telah menyelesaikan pekerjaan rumahnya atas “OneShin” dan mengaplikasikannya secara sempurna selama 15 menit itu. Ia menghindari serangan balik keras dari Wiratchai dengan tetap berada di sisi luar dengan jab dan tendangan, dimana ia juga menggunakan takedown untuk mempertahankan keunggulannya.

Saat bel akhir pertandingan berbunyi, Tsogookhuu mengetahui bahwa ia telah beraksi dengan baik dan meraih kemenangan terhebat dalam sejarah kariernya.

Berikutnya, “Spear” akan berbalik menyambut pendatang baru di dalam Circle saat ia menghadapi atlet AS Ben Wilhelm Jumat ini.

#4 Yoon Tembus Pertahanan Tan

Terlepas dirinya yang baru dua kali berkompetisi dalam laga profesionalnya, “The Big Heart” Yoon Chang Min menunjukkan keahlian seorang veteran untuk mengatasi pejuang kuat asal Filipina, Trestle “Jun Minion” Tan, di ONE: LEGENDARY QUEST pada bulan Juni 2019.

Setelah terbawa ke ground dan terancam oleh arm-triangle choke pada stanza pembuka, Yoon berjuang keluar dari posisi yang buruk, kembali berdiri dan membalikkan keadaan dengan cara luar biasa.

“The Big Heart” mulai menyerang dengan pukulan kuatnya dan menjatuhkan “Jun Minion” ke atas kanvas dengan lengan kanan kerasnya – yang mengakhiri laga sebelum ronde pertama selesai.

Yoon kini ingin kembali ke jajaran pemenang setelah kekalahan pertamanya dalam laga terbarunya, namun ia tak akan mendapatkan lawan mudah saat menghadapi pegulat Tiongkok “Cannon” Ma Jia Wen.

#5 Naito Bertahan Dalam Laga Antara Dua Bintang Baru

Dua atlet baru yang berbakat di ONE Super Series berlaga demi membuktikan bahwa mereka layak berada dalam jajaran elite organisasi itu di ONE: WARRIOR’S CODE, namun adalah Taiki “Silent Sniper” Naito yang mampu menjalani langkah besar.

Bintang baru Jepang ini mengalahkan “The Baby Face Killer” Savvas Michael Petchyindee Academy melalui keputusan juri di bulan Februari 2020, setelah dua kali menjatuhkan striker Siprus itu selama tiga ronde.

Naito wajib mengatasi jangkauan panjang Michael pada stanza pembuka, namun ia menemukan ritmenya pada ronde berikutnya. Saat perwakilan Petchyindee Academy itu maju menyerang, “Silent Sniper” menyerangnya dengan lengan kanan yang menjatuhkannya ke atas kanvas.

“The Baby Face Killer” melakukan yang terbaik untuk mengejar kemenangan pada stanza penutup, tetapi Naito menyarangkan sebuah pukulan kanan lainnya yang merebut kemenangan dari tangan Michael.

“Silent Sniper” ingin meraih posisi dalam jajaran lima besar divisi flyweight kickboxing, dimana sebuah kemenangan atas penantang peringkat keempat Wang “Metal Storm” Wenfeng Jumat ini di Singapura dapat memberinya hasil tersebut.

Baca juga: Danny Kingad Ingin Laga Ulang Melawan Adriano Moraes: ‘Saya Siap’

Muat Lebih Banyak

Ikuti perkembangannya

Bawa ONE Championship kemana pun anda pergi! Daftarkan diri untuk mendapatkan akses ke berita terbaru, berbagai tawaran spesial dan kursi terbaik dalam gelaran langsung kami.
Dengan mengirimkan formulir ini, anda menyetujui pengumpulan, penggunaan dan pembukaan informasi anda berdasarkan Privacy Policy kami. Anda dapat membatalkan (unsubscribe) dari jenis komunikasi ini kapan saja.