Fitur

5 KO Terbaik Dari Para Bintang Di ONE: UNBREAKABLE

Para bintang yang bernaung di ONE Championship mengakhiri tahun 2020 dalam sebuah ‘COLLISION COURSE’, dan 12 striker dan grappler terbaik dunia akan memulai tahun yang baru bulan ini dengan membuktikan bahwa mereka memang tak terpatahkan, atau ‘UNBREAKABLE’.

Pada hari Jumat, 22 Januari, “The Home Of Martial Arts” akan membawa para penggemar memasuki ajang perdananya di 2021 – ONE: UNBREAKABLE – langsung dari Singapore Indoor Stadium.

Jelang seluruh aksi yang akan disajikan, mari kita lihat kembali beberapa KO yang mendefinisikan para bintang yang akan berlaga dalam ajang perdana ONE tahun ini.

Alaverdi Ramazanov Cetak TKO Atas Striker Serbia-Amerika

Alaverdi “Babyface Killer” Ramazanov merebut gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing perdana di bulan Desember 2019 lalu, namun ia telah mengincar gelar itu empat bulan sebelumnya.

Di ajang ONE: DREAMS OF GOLD pada Agustus 2019, Ramazanov memasuki Circle melawan atlet keturunan Serbia-Amerika, Ognjen Topic, dalam sebuah laga bantamweight Muay Thai antara kedua bintang yang memiliki gaya berlawanan – agresi milik Ramazanov dan gaya muay femeu dari Topic.

Pada akhirnya, serangan tanpa henti dari atlet Rusia itu memberinya TKO pada ronde pertama.

Itu semua dimulai saat “Babyface Killer” menjatuhkan lawannya dengan pukulan straight kanan untuk membalas sebuah percobaan sweep. Segera, Ramazanov menyarangkan hook kiri yang memberi sebuah knockdown lainnya. Topic memang kembali bangkit berdiri, namun sebuah pukulan kanan kuat menjatuhkannya untuk terakhir kali.

Kemenangan TKO ini memberinya kesempatan merebut gelar Juara Dunia ONE Bantamweight Kickboxing, dan ia memenangkan laga lima ronde keras dengan “Muay Thai Boy” Zhang Chenglong.

Inilah pertama kalinya Ramazanov mempertahankan gelar, melawan kickboxer peringkat kedua divisi bantamweight Capitan Petchyindee Academy, dalam laga utama ajang ONE: UNBREAKABLE.

Capitan Cetak Sejarah Besar

Capitan memperingkatkan para penggemar striking bahwa pukulannya jauh lebih cepat dari Petchtanong Petchfergus, namun ia tak menyangka akan masuk ke dalam catatan rekor ONE Super Series.

Atlet Thailand ini bertemu kompatriotnya dalam laga pendukung utama ajang ONE: A NEW BREED III bulan September lalu, dan banyak penggemar yang mengharapkan laga keras di tanah kelahiran mereka, Thailand.

Tetapi, perwakilan Petchyindee Academy ini hanya membutuhkan enam detik untuk mencetak kemenangan KO besar atas pria yang enam kali menjadi Juara Dunia Muay Thai dan Kickboxing.

KO tersebut terjadi setelah keduanya saling menepuk sarung tinju dan Petchtanong melontarkan sebuah jab lemah ke arah rivalnya. Capitan menangkis pukulan itu dan melontarkan kombinasi jab kiri-straight kanan yang seketika menjatuhkan lawannya.

Memang, hampir tak mungkin bahwa Capitan dapat meraih kemenangan secepat itu saat menghadapi Ramazanov, tetapi melihat bagaimana keduanya menyerang, salah satu dari kedua kickboxer ini hampir dapat dipastikan akan terjatuh sebelum pertanding berakhir.



Meng Bo Cetak KO Dominan Pada Ronde Pertama

???? TRIFECTA: The jaw-dropping finish to Meng Bo ???? Priscilla — FROM ALL ANGLES ????????????

???? TRIFECTA: The jaw-dropping finish to Meng Bo ???? Priscilla — FROM ALL ANGLES ???????????? #InsideTheMatrix2

Posted by ONE Championship on Friday, November 6, 2020

Meng Bo mungkin belum memecahkan rekor apapun saat ia memasuki Circle bulan November lalu, namun ia jelas mematahkan semangat lawannya.

Di ONE: INSIDE THE MATRIX II, Meng menghadapi bintang andalan Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol dan membuktikan mengapa ia adalah penantang peringkat kedua divisi atomweight bela diri campuran.

Atlet Tiongkok ini hanya membutuhkan 86 detik untuk meraih penyelesaian dan mengejutkan para penggemar di seluruh dunia.

Penyelesaian pada ronde pertama itu tiba setelah Priscilla melontarkan jab. Meng mengalihkan pukulan itu dan segera membalas dengan pukulan kanan yang menggoyahkan bintang Indonesia itu. Lalu, ia melontarkan dua pukulan kanan keras lainnya untuk memastikan kemenangan.

Dalam ajang ONE: UNBREAKABLE, Meng akan mencoba memperpanjang kemenangan beruntunya dan mengamankan posisinya dalam daftar peringkat resmi saat menghadapi Juara Bela Diri Campuran Brasil Samara “Marituba” Santos.

Zebaztian Kadestam Taklukkan McGuire Dengan KO Menit Terakhir

Mantan penguasa divisi welterweight Zebaztian “The Bandit” Kadestam membuat para penonton berdiri dari tempat duduk mereka dengan sebuah penyelesaian mengejutkan dalam laganya melawan grappler unggulan asal Amerika Serikat.

Kadestam bertemu Tyler McGuire, yang saat itu masih tak terkalahkan, dalam laga utama ONE: WARRIOR’S DREAM pada bulan November 2018, dimana laga ini beralih menjadi pertukaran serangan keras demi gelar Juara Dunia ONE Welterweight yang masih lowong.

Pada akhirnya, kontes eksplosif ini diakhiri oleh penyelesaian mengejutkan dengan hanya 28 detik tersisa di stanza terakhir.

Laga ini hampir berakhir di tangan juri, namun pada ronde tersebut, pria asal Swedia ini mengejar McGuire dan menyarangkan sebuah overhand kanan keras. Ia lalu segera mendekati lawannya yang terjatuh itu untuk menyelesaikan laga melalui serangan lutut yang mengamankan gelar Kejuaraan Dunia dengan cara luar biasa.

Kadestam kini akan berusaha menampilkan sebuah aksi sorotan lainnya melawan alumni ONE Warrior Series yang tak terkalahkan, Gadzhimurad Abdulaev, tanggal 22 Januari nanti.

Rade Opacic Kejutkan Sang Legenda Di Debut ONE

The hard-hitting heavyweight kickboxing showdown between Rade Opacic and Errol Zimmerman that ended in a STUNNING spinning kick knockout!

The hard-hitting heavyweight kickboxing showdown between Rade Opacic and Errol Zimmerman that ended in a STUNNING spinning kick knockout!

Posted by ONE Championship on Sunday, December 13, 2020

Juara Muay Thai Serbia Rade Opacic mungkin belum memiliki gelar Juara Dunia dalam debut promosionalnya di ajang ONE: BIG BANG II bulan Desember lalu, namun ia mengalami sebuah malam yang jelas tak terlupakan.

Pria berusia 23 tahun ini bertemu dengan kickboxer legendaris asal Belanda, Errol “The Bonecrusher” Zimmerman, dalam sebuah laga divisi heavyweight, dan walau pertarungan mereka berjalan dengan sangat kompetitif, Opacic mengakhiri laga tersebut dengan sebuah KO yang tak terlupakan untuk tahun 2020.

Sekitar separuh jalan di ronde kedua, Zimmerman melontarkan sebuah tendangan ke arah paha rivalnya. Lalu, tepat saat “The Bonecrusher” berusaha melontarkan hook kirinya, Opacic melepaskan teknik spinning heel kick yang menghantam sisi kanan dari kepala atlet asal Belanda tersebut dan menjatuhkannya ke atas kanvas.

Walau Zimmerman mampu kembali berdiri, wasit menyadari bahwa ia tak dapat melanjutkan pertandingan dan menghentikan laga itu.

Opacic berharap dapat mencetak sebuah KO luar biasa lainnya dalam laga berikutnya di ONE: UNBREAKABLE.

Baca juga: 5 Alasan Untuk Menantikan ONE: UNBREAKABLE